Bola.com, Jakarta - Cesc Fabregas mengatakan sangat 'sulit untuk tidak jatuh cinta' kepada Como 1907 dan kelompok pemain muda berbakat mereka setelah berhasil menjauh tiga poin dari Juventus di zona Liga Champions berkat kemenangan telak 5-0 atas Pisa, Minggu (23/3/2026).
Como melibas lawan mereka yang tengah terancam degradasi di Serie A itu berkat gol-gol dari Assane Diao, Anastasios Douvikas, Martin Baturina, Nico Paz, dan Maxi Perrone.
Como kini memasuki jeda internasional dengan bertengger di posisi keempat, menjaga jarak aman tiga poin dari Juventus yang berada di posisi kelima.
Sementara itu, AS Roma berada di posisi keenam dan baru akan bertanding pada Minggu malam waktu setempat.
Perjalanan Luar Biasa Menuju Liga Champions
Fabregas juga ditanya tentang suasana di kota Como seiring dengan semakin dekatnya tim untuk mengamankan tiket pertama mereka sepanjang sejarah ke ajang Liga Champions.
"Kami menikmati atmosfer yang indah, para pendukung pun merasa puas. Kami semua menginginkan lebih, tetapi kami sedang menikmati perjalanan ini," ujar Cesc Fabregas.
"Enam atau tujuh tahun yang lalu, kami hanyalah tim daerah di Serie D, sekarang kami membuat kemajuan yang nyata. Sulit untuk tidak jatuh cinta pada para pemain muda ini. Kami mencapai apa yang kami targetkan dua tahun lalu."
"Kami tahu ke mana kami ingin melangkah dan bagaimana kami ingin mencapainya, di mana hal itu adalah sesuatu yang sangat mendasar bagi saya," lanjutnya.
Kemenangan Penting untuk Menghormati Mendiang Pemilik Klub, Michael Bambang Hartono
Cesc Fabregas menegaskan kemenangan pada hari Minggu ini terasa sangat spesial, bukan hanya karena dampaknya kepada persaingan menuju Liga Champions, melainkan untuk menghormati mendiang salah satu pemilik klub, Michael Bambang Hartono, yang meninggal dunia pekan lalu.
"Hari ini adalah kemenangan yang penting karena kami kehilangan sosok penting di Dunia Como," ungkap Fabregas kepada DAZN setelah pertandingan usai.
"Hari ini kami mengirimkan pelukan hangat untuk keluarga Hartono. Karena mereka kami semua bisa seperti ini. Kemenangan hari ini jauh lebih penting dalam hal tersebut," lanjut pelatih asal Spanyol itu.
Penampilan Cerdas yang Berbuah Kemenangan Telak
Cesc Fabregas mengakui ia sebenarnya tidak menyangka timnya akan mendominasi dengan skor sebesar itu sebelum kick-off dimulai.
"Kami mengatakan kepada diri kami sendiri selama beberapa hari terakhir ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami menyerang ruang dengan baik untuk menciptakan dua gol pertama. Tim bermain dengan cerdas, ini adalah pengalaman lain bagi pertumbuhan mereka," ujar Cesc Fabregas.
"Sekarang ada sedikit waktu untuk beristirahat. Mari kita lihat bagaimana kondisi Jesus dan Ramon, tetapi bagi kami, merupakan suatu kebanggaan melihat mereka dipanggil ke tim nasional masing-masing," lanjutnya.
Kondisi Cedera Jesus Rodriguez
Dalam kesempatan yang sama, Cesc Fabregas turut memberikan pembaruan mengenai kondisi Jesus Rodriguez, yang terpaksa ditarik keluar lapangan karena masalah lutut pada babak pertama saat melawan Pisa.
"Ia menerima dua benturan, satu di awal pertandingan dan satu lagi setelah 25 menit. Ia tidak bisa melanjutkan permainan. Ia adalah pemain yang eksplosif dan hal itu juga sangat memengaruhinya," ujar Fabregas.
"Sangat disayangkan, karena ini adalah pertandingan yang sangat cocok dengan karakteristiknya. Tapi itulah sepak bola dan kami harus terus melihat ke depan," lanjutnya.
Sumber: Football Italia