F1 Batalkan GP Bahrain dan Arab Saudi 2026, Imola Siap Jadi Pengganti

Dua seri Timur Tengah dicoret, Imola buka peluang masuk kalender F1 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Maret 2026, 15:45 WIB
Suasana udara sirkuit Autodromo Enzo e Dino Ferrari, Kamis (18/5/2023) setelah banjir bandang melanda kota Emilia Romagna beberapa hari kemarin. (AFP/Stringer)

Bola.com, Jakarta - Pihak penyelenggara Formula 1 memberikan penjelasan terkait kemungkinan pengganti dua seri yang dibatalkan dalam kalender 2026, yakni Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi.

Pada 14 Maret lalu, otoritas F1 mengumumkan bahwa dua balapan di Timur Tengah, yang semula dijadwalkan berlangsung pada April, tidak akan digelar.

Advertisement

Keputusan ini diambil oleh FIA setelah melakukan evaluasi menyeluruh di tengah konflik yang terus berlangsung di kawasan tersebut, melibatkan Iran serta operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Situasi memanas setelah Iran melancarkan serangan balasan ke pangkalan militer AS dan Israel di kawasan Timur Tengah, menyusul operasi militer besar yang terjadi pada 28 Februari.


Imola dan Portimao Siaga

Suasana udara sirkuit Autodromo Enzo e Dino Ferrari, Kamis (18/5/2023) setelah banjir bandang melanda kota Emilia Romagna beberapa hari kemarin. (AFP/Stringer)

Di tengah ketidakpastian itu, dua sirkuit, yakni Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrari di Imola dan sirkuit Portimao di Portugal, disebut berada dalam posisi siaga jika sewaktu-waktu diperlukan pengganti.

Keduanya pernah menjadi tuan rumah balapan F1 dan telah memenuhi akreditasi FIA.

Imola sempat absen sejak 2006 sebelum kembali masuk kalender pada 2020 lewat GP Emilia Romagna, seiring pembaruan besar sirkuit dan dampak awal pandemi COVID-19. Namun, untuk musim 2026, sirkuit tersebut kembali tidak masuk kalender resmi.

Wali Kota Imola, Marco Panieri, menegaskan bahwa pihaknya siap jika dibutuhkan, tetapi enggan membuka pembicaraan di tengah situasi konflik.

"Kami menunggu tanpa mengambil langkah. Kami lebih berharap perang ini segera berakhir," ujar Panieri kepada Motorsport.com Italia.

"Jika memang dibutuhkan, F1 tahu kami siap menggelar balapan, tetapi membicarakannya sekarang tidak masuk akal," lanjutnya.

"Saat ini, lebih masuk akal berharap konflik ini berhenti daripada berharap ada balapan di kalender 2026."

"Kami mengambil sikap yang sadar. Kami tidak bergerak, dan memilih menunggu," imbuhnya.


Peluang Tambahan Seri Masih Terbuka

Jika nantinya F1 memutuskan menambah satu seri pengganti, ruang di kalender sebenarnya cukup terbatas.

Hanya ada beberapa celah yang memungkinkan, seperti jeda dua pekan antara GP Inggris dan GP Belgia pada Juli, serta jeda dua pekan antara GP Belanda dan GP Italia pada Agustus-September.

Secara geografis, memasukkan balapan di Imola dinilai paling masuk akal jika ditempatkan di celah kedua, mengingat lokasinya yang berada di Italia utara sehingga dapat mengurangi beban perjalanan tim.

Namun, faktor efisiensi biaya perjalanan juga disebut menjadi satu di antara alasan mengapa FIA untuk saat ini belum mengambil langkah mengganti dua seri yang dibatalkan tersebut.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait