Persib Makin Dekat ke Tangga Juara setelah Sikat Persija, Umuh Muchtar: Saya Enggak Mau Takabur, Ayo Fokus Lawan PSM

Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta menjadi momen yang sangat emosional bagi Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar.

Bola.com, Bandung - Kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta pada pekan ke 32 BRI Super League 2025/2026 menjadi momen yang sangat emosional bagi Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar.

Dengan suara lirih namun penuh keyakinan, Umuh Muchtar mengaku sejak awal percaya bahwa Persib mampu bangkit meski sempat tertinggal oleh Persija Jakarta.

Skor akhir 2-1 atas Persija itu membuat Maung Bandung semakin kukuh di puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan poin 75 dalam 32 laga.

“Seharian ini saya sakit, benar-benar istirahat. Tapi anak-anak tetap saya beri suntikan motivasi terus. Tidak ada yang perlu ditakutkan dan diragukan. Lawan pun saya lihat panik,” jelas Umuh Muchtar saat dihubungi Minggu (10/5/2026) malam.

Menurutnya, ketenangan para pemain menjadi kunci kemenangan Maung Bandung atas Macan Kemayoran yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Comeback

Meski terus mendapat tekanan sepanjang pertandingan, skuad asuhan Bojan Hodak dikatakan Umuh Muchtar tetap bermain disiplin dan percaya diri hingga mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1.

“Babak pertama pemain tenang semua. Walaupun dibombardir, Allah memberi jalan terbaik buat Persib. Alhamdulillah mereka menang karena bermain tetap tenang,” kata Manajer Persib ini.

Umuh juga memberikan pujian khusus kepada Bojan Hodak yang dinilainya berhasil menjaga mental bertanding pemain di tengah tekanan besar laga sarat gengsi tersebut.

“Bojan memang luar biasa. Secara teknik dan arahan kepada pemain sangat bagus. Saya juga sempat was-was saat tertinggal 1-0, tapi Alhamdulillah bisa membalikkan keadaan,” tegas Umuh.

Tak Mau Takabur

Meski kondisi tubuhnya menurun drastis, bahkan sulit makan sejak malam sebelumnya, Umuh mengaku tidak ingin meninggalkan tim di pertandingan sepenting itu. Baginya, Persib sudah menjadi bagian hidup yang tidak bisa dipisahkan.

“Ya, buat saya, nyawa pun untuk Persib. Kalau ada apa-apa saya sudah ikhlas karena Persib,” seloroh Umuh penuh haru.

Sepanjang laga, Umuh mengaku tak bisa duduk tenang. Saat Persib unggul 2-1 dan pertandingan memasuki tambahan waktu enam menit, ia terus mondar-mandir di depan ruang ganti untuk menghilangkan rasa cemas.

“Setelah peluit akhir, semua bergembira dan bersyukur. Saya juga bersyukur Allah melindungi pemain Persib dan memberi jalan terbaik,” tutur Umuh.

Di tengah euforia kemenangan, Umuh tetap memilih rendah hati ketika ditanya peluang Persib meraih hattrick juara. Ia menegaskan timnya tidak boleh jemawa karena persaingan masih sangat ketat.

“Saya tidak mau takabur. Dalam perasaan saya insya Allah bisa, tapi sekarang fokus dulu lawan Makassar. Itu final buat kita juga,” tegasnya.

Apresiasi Samarinda

Melihat antusiasme Bobotoh di Bandung yang sudah konvoi meski kompetisi belum selesai, Umuh memahaminya, sebab itu adalah kebahagiaan suporter setelah Persib berhasil mengalahkan rival besarnya, Persija.

“Belum juara, tapi mereka sudah senang karena bisa mengalahkan Jakarta,” katanya sambil tersenyum.

Umuh juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Samarinda dan pendukung Borneo yang dinilainya sangat ramah dan bersikap netral selama Persib berada di Kalimantan.

“Orang Borneo baik-baik, santun. Banyak juga yang mendukung Persib. Itu yang saya suka,” ucap Umuh sambil mengakhiri.

Video Populer

Foto Populer