Chelsea Tetap Percaya Liam Rosenior, Gagal ke Liga Champions Bukan Alasan Pemecatan

Masa depan Liam Rosenior di kursi pelatih Chelsea dipastikan masih aman, setidaknya untuk saat ini.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 25 Maret 2026, 10:15 WIB
Liam Rosenior menjalani debutnya sebagai manajer Chelsea dengan kemenangan manis atas Charlton Athletic pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Bola.com, Jakarta - Masa depan Liam Rosenior di kursi pelatih Chelsea dipastikan masih aman, setidaknya untuk saat ini. Meski performa tim belum konsisten, manajemen The Blues disebut belum memiliki rencana untuk melakukan pergantian pelatih dalam waktu dekat.

Keputusan ini cukup menarik, mengingat tekanan terhadap pelatih Chelsea dalam beberapa musim terakhir terbilang sangat tinggi. Namun, kali ini klub memilih pendekatan berbeda dengan memberi waktu lebih panjang bagi Rosenior.

Advertisement

Pelatih berusia 40 tahun itu baru ditunjuk pada Januari lalu, menggantikan Enzo Maresca. Sejak akuisisi klub oleh Todd Boehly dan Clearlake Capital pada 2022, Rosenior menjadi pelatih permanen kelima yang menangani Chelsea.

Meski hasil di lapangan belum sepenuhnya memuaskan, manajemen klub tetap menunjukkan komitmen untuk mendukung proyek jangka panjang bersama Rosenior.

Chelsea dikabarkan ingin memberikan kesempatan kepada Rosenior untuk menjalani setidaknya satu musim penuh sebelum melakukan evaluasi resmi.

Artinya, target jangka pendek seperti lolos ke Liga Champions musim depan bukan satu-satunya tolok ukur penilaian terhadap kinerjanya.

Klub hanya akan mempertimbangkan perubahan jika terjadi penurunan performa yang sangat drastis dan berkelanjutan hingga akhir musim. Namun, skenario tersebut diyakini kecil kemungkinan terjadi.

Selain itu, faktor finansial juga menjadi pertimbangan. Rosenior diketahui menandatangani kontrak berdurasi enam setengah tahun, sehingga pemecatan dalam waktu dekat akan memaksa klub membayar kompensasi besar.

 


Ambisi Besar Rosenior di Stamford Bridge

Pelatih Strasbourg, Liam Rosenior, disebut menjadi kandidat terkuat calon manajer anyar Chelsea, menggantkan Enzo Maresca. (AFP/Frederick FLORIN)

Saat pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih, Rosenior tidak menyembunyikan ambisinya untuk sukses bersama Chelsea.

“Ini adalah hasil kerja keras sepanjang hidup saya untuk bisa sampai di titik ini. Tapi seperti yang sudah saya katakan kepada para pemain, datang ke klub ini adalah satu hal, tetapi saya ingin menang bersama klub luar biasa ini,” ungkap Rosenior.

“Ketika pertama kali mendengar Chelsea tertarik kepada saya, itu menjadi salah satu hari paling membanggakan dalam hidup saya. Sekarang saya berada di sini bersama staf dan pemain, ini adalah momen yang tidak akan pernah dilupakan,” lanjutnya.

 


Performa Belum Stabil, Target Tetap Liga Champions

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menyapa para penggemar di akhir pertandingan leg kedua semifinal Carabao Cup melawan Arsenal di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Meski mendapat dukungan penuh, performa Chelsea di bawah asuhan Rosenior masih belum stabil. The Blues tercatat menelan empat kekalahan beruntun di semua kompetisi.

Bahkan, mereka tersingkir dari Liga Champions dengan agregat telak 2-8 dari Paris Saint-Germain, hasil yang tentu menjadi sorotan besar.

Di Premier League, Chelsea saat ini berada di peringkat keenam, hanya terpaut satu poin dari posisi kelima yang ditempati Liverpool.

Meski demikian, peluang untuk lolos ke Liga Champions masih terbuka. Dengan koefisien UEFA Inggris yang tinggi, posisi lima besar hampir pasti cukup untuk mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa tersebut.

Pendekatan Chelsea kali ini menegaskan bahwa klub mulai mengedepankan stabilitas dibanding keputusan reaktif.

Dengan memberi waktu kepada Rosenior, manajemen berharap bisa membangun fondasi tim yang lebih solid dalam jangka panjang.

Jika mampu memperbaiki performa dan menjaga konsistensi, bukan tidak mungkin Rosenior akan membayar kepercayaan tersebut dengan membawa Chelsea kembali bersaing di papan atas, sekaligus mengamankan tiket Liga Champions musim depan.


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait