Kenapa Panggil Empat Kiper di Timnas Indonesia? John Herdman Beberkan Tujuannya

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya buka alasan memanggil empat kiper skuatnya untuk FIFA Series 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 26 Maret 2026, 18:45 WIB
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman (kanan) memberikan keterangan dalam sesi konferensi pers menjelang FIFA Series melawan St Kitts and Navis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (26/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih empat kiper dalam daftar 23 pemain yang dipanggilnya untuk dua pertandingan FIFA Series 2026.

Dua pertandingan itu, melawan Timnas St. Kitts and Nevis, Jumat (27-3-2026), dan pemenang laga Timnas Bulgaria versus Kepulauan Solomon, Senin (30-3-2026).

Advertisement

Sejak diumumkan saat Lebaran lalu, pilihan pemain John Herdman mendatangkan pro dan kontra di kalangan pencinta sepak bola Indonesia.

Satu di antara sektor yang mendapat sorotan adalah posisi penjaga gawang. Ya, empat kiper yang mendapat pemanggilan tersebut menjadi pembahasan.

Apa urgensi kali ini dengan memanggil empat kiper?

Empat kiper yang berada di Timnas Indonesia saat ini adalah Maarten Paes (Ajax), Emil Audero (Cremonese), Nadeo Argawinata (Borneo FC), dan Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta).

Nama terakhir itulah yang mengundang pro dan kontra.


Menguji Pemain Lokal

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Emil Audero melakoni latihan resmi menjelang laga FIFA Series 2026 melawan St Kitts and Nevis di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Kamis (26/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dalam konferensi pers jelang pertandingan di SUBGK, Jakarta, Kamis (26-3-2026), John Herdman akhirnya memberikan penjelasan mengapa ia memanggil hingga empat kiper.

Mantan pelatih Timnas Kanada itu menjelaskan bahwa pada pemusatan latihan kali ini, yang pertama buatnya sebagai pelatih Timnas Indonesia, ia ingin melihat semua opsi yang tersedia.

"Kami benar-benar mencoba semua pilihan di posisi penjaga gawang, terutama untuk menguji pemain lokal," kata Herdman.

"Kita memiliki pemain dari Serie A, Eredivisie, dari klub-klub top, dan saya pikir pemain lokal mendapatkan kesempatan untuk belajar standar yang lebih tinggi serta melihat ide-ide baru," imbuh pelatih asal Inggris itu.


Persiapan Piala AFF

Cahya Supriadi ketika PSIM Yogyakarta bertanding melawan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Herdman mencontohkan, keberadaan Maarten Paes di Ajax, klub raksasa di Eredivisie, sangat bermanfaat bagi juniornya di Tanah Air 

"Ia bisa membawa hal-hal baru dari sana, saya ingin membagikan itu kepada penjaga gawang yang lebih muda di sini," kata Herdman.

Lebih lanjut, pelatih berusia 50 tahun itu membeberkan rencananya. Hal itu terkait Piala AFF (ASEAN Championship) tahun ini yang akan digelar 24 Juli-26 Agustus 2026.

"Para penjaga gawang ini akan sangat dibutuhkan. Untuk ASEAN Hyundai Cup tahun ini, kami akan mengandalkan pemain lokal dan pemain kelahiran Indonesia. Jadi, setiap pemusatan latihan adalah bagian dari persiapan untuk turnamen berikutnya," jelas Herdman.

Berita Terkait