Pelatih Bulgaria Tak Suka dengan Kebobolan 2 Gol Melawan Kepulauan Solomon: Pantang Terulang Vs Timnas Indonesia

Meski mengamankan kemenangan fantastis 10-2 atas Kepulauan Solomon, pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov mengaku sedikit kurang puas

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 28 Maret 2026, 16:15 WIB
Sejumlah pemain Bulgaria merayakan gol ke gawang Kepulauan Solomon dalam laga semifinal FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Timnas Bulgaria mengawali kiprah di FIFA Series 2026 dengan fantastis. The Lions menghancurkan Kepulauan Solomon dengan skor telak 10-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3/2026) sore WIB.

Vladimir Nikolov menjadi bintang kemenangan Timnas Bulgaria dalam pertandingan tersebut setelah mengukir hattrick. Sementara itu, Martin Petkov dan Filip Krastev mencetak brace alias dua gol.

Advertisement

Adapun tiga gol lainnya masing-masing diceploskan Tonislav Yordanov, Igor Rusev, dan Kristiyan Balov. Tim Kepulauan Solomon hanya bisa membalas dua gol melalui brace Raphael Lea'i.

Dengan kemenangan ini, Timnas Bulgaria melaju ke final dengan bertemu tuan rumah Timnas Indonesia. Skuad Garuda juga meraih kemenangan besar dengan menumbangkan St. Kitts and Nevis empat gol tanpa balas.

 


Sangat Dominan

Pemain Bulgaria, Georgi Rusev (tengah) berusaha mengontrol bola dibayangi pemain Kepulauan Solomon, David Supa dalam laga semifinal FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Timnas Bulgaria menyajikan permainan penuh determinasi saat menggasak Kepulauan Solomon. Pasukan Aleksandar Dimitrov tersebut bahkan langsung membuka keunggulan pada menit kelima melalui Marin Petkov menyambut assist Zdravko Dimitrov.

Pada menit ke-12, Tonislav Yordanov mencetak gol dari tendangan penalti. Kiper tim lawan, Philip Mango, melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov.

Kepulauan Solomon tak mau menyerah. Menit ke-29, Raphael Lea'i sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 via tendangan penalti.

Namun, Bulgaria 'ngebut' dengan mencetak tiga gol sekaligus menutup babak pertama dengan skor 5-1. Filip Krastev mencetak dua gol, ditambah gol kedua Petkov.

 


Menang Mudah

Striker Bulgaria, Vladimir Nikolov (nomor 9), merayakan golnya ke gawang Kepulauan Solomon pada laga FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026) sore WIB. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bulgaria tak mengendurkan serangan pada babak kedua. Mereka bahkan menjauh 8-1 berkat gol Vladimir Nikolov, Georgi Rusev, dan Kristiyan Balov.

Lea'i kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menunjukkan Kepulauan Solomon ogah begitu saja menyerah. Memanfaatkan umpan Junior Fordney, ia membuat skor menjadi 8-2.

Nikolov memastikan hattrick setelah pada sisa laga, ia menambah dua gol lagi untuk menutup laga dengan skor 10-2. Selanjutnya Bulgaria menantang tuan rumah Timnas Indonesia di final yang kemudian akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) malam WIB.

 


Sedikit Kecewa

Pelatih kepala Bulgaria, Aleksandar Dimitrov menyalami wasit setelah laga semifinal FIFA Series 2026 melawan Kepulauan Solomon di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Meski mengamankan kemenangan fantastis 10-2, namun pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov mengaku sedikit kurang puas. Ia menyoroti hilangnya konsentrasi dengan kecolongan dua gol lawan pada pertandingan kemarin.

Sang pelatih berharap hal tersebut tak terulang ketika bersua Timnas Indonesia yang bakal bermain penuh determinasi dan agresif di partai final nanti.

"Secara umum saya senang dengan cara bermain dan kemenangan atas Kepulauan Solomon. Hanya, yang tidak saya sukai adalah kami memberikan inisiatif kepada lawan. Kami telah berbicara dengan para pemain, tentu saja ini mengkhawatirkan," tutur Dimitrov dikutip dari laman Top Sport.

"Bisa dimengerti karena sebagian pemain muda dan perlu beradaptasi dengan cuaca yang sangat sulit di sini. Jika kita bisa mengubah mentalitas kita, itu akan lebih baik," lanjut eks pemain Persija Jakarta itu. 

 


Layak Waspada

Aleksandar Dimitrov mengakui cuaca panas di Jakarta memang mempengaruhi performa individu para pemainnya. Namun ia bangga para pemain Bulgaria menunjukkan semangat dan mental petarung di tengah cuaca yang kurang bersahabat.

"Saya ingin berterima kasih kepada para pemain atas usaha mereka. Saya pernah bermain di sini, hanya orang yang pernah berada di sini yang tahu betapa sulitnya kondisi di sini."

Sang pelatih menegaskan Bulgaria tidak akan menganggap remeh Timnas Indonesia yang semakin berkembang, termasuk era baru pelatih John Herdman. Kedalaman skuad tim Merah-putih diakui menjadi kewaspadaan tersendiri bagi Dimitrov.

"Melawan Indonesia, ini akan menjadi pertandingan yang jauh lebih serius. Mereka memiliki pemain-pemain kuat, mereka bermain di kejuaraan-kejuaraan terkemuka, dan menjadi kekuatan tersendiri," tandas pelatih berusia 49 tahun.

Sumber: Top Sport

Berita Terkait