3 Pemain Terhebat Versi Paolo Maldini: Tak Ada dari Italia, Semua Pesepak Bola Amerika Latin

Lantas, siapa saja ketiga pemain terhebat versi Paolo Maldini? Berikut ini ulasan selengkapnya seperti dilansir Give Me Sport.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 04 April 2026, 08:15 WIB
Untuk sementara pekerjaaan Maldini akan dipegang oleh Kepala Pemandu Bakat Geoffrey Moncada dan CEO Giorgio Furlani. (AFP/Isabella Bonotto)

Bola.com, Jakarta - Paolo Maldini bukan hanya ikon Italia, tetapi juga simbol loyalitas di AC Milan. Sepanjang kariernya dari 1984 hingga 2009), Maldini tak pernah meninggalkan San Siro dan sukses meraih berbagai gelar, baik di level domestik maupun Eropa.

Sebagai bek yang pernah menghadapi banyak pemain hebat dunia, Maldini punya standar tinggi dalam menilai kualitas seorang pesepak bola.

Advertisement

Menariknya, dari sekian banyak bintang yang pernah ia hadapi, hanya tiga nama yang dianggap benar-benar luar biasa. Sayangnya, tak satu pun dari pemain terbaik versi Paolo Maldini yang berasal dari Italia.

Lantas, siapa saja ketiga pemain tersebut? Berikut ini ulasan selengkapnya seperti dilansir Give Me Sport.

 


Ronaldo Nazario

Bintang AC Milan, Ronaldo (kiri), bersaing dengan Mohammad Qassem dari tim nasional Uni Emirat Arab selama Emirates Challenge 2008 di Dubai, 8 Januari 2008. AC Milan memenangkan pertandingan dengan skor 2-0. (FOTO AFP/KARIM SAHIBKARIM SAHIB/AFP)

Nama pertama yang masuk daftar pemain terbaik versi Paolo Maldini adalah Ronaldo Nazario. Penyerang asal Brasil tersebut dikenal sebagai mesin gol yang mematikan di era kejayaannya.

Dalam sebuah dokumenter tentang Ronaldo, Maldini mengakui betapa sulitnya menghentikan sang striker. Kecepatan, kekuatan, dan insting gol pesepak bola yang disebut Il Fenomeno tersebut membuatnya seperti "tidak manusiawi" di lapangan.

Meskipun kariernya sempat diganggu cedera, Ronaldo tetap dianggap sebagai salah satu striker paling dominan dalam sejarah sepak bola.

 


Diego Maradona

3. Diego Maradona (Napoli) - Pria Argentina ini bagaikan dewa bagi warga kota Naples, Italia. Torehan Gelar dan prestasi yang dipersembahkan membuat Napoli memensiunkan nomor punggung 10 pada tahun 2000 lalu. (AFP/Carlo Hermann)

Berikutnya adalah Diego Maradona, sosok yang sering disebut sebagai definisi dari keajaiban sepak bola.

Dengan bola di kaki, legenda Argentina tersebut seolah mampu melakukan apa saja. Dari dribel magis hingga visi permainan luar biasa, Maradona menjadi mimpi buruk bagi lawan.

Meski kontroversial—terutama karena gol "Tangan Tuhan" di Piala Dunia 1986, tak ada yang bisa menyangkal kehebatannya. Gol solo legendarisnya melawan Inggris di Estadio Azteca masih dikenang sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa.

 


Lionel Messi

Lionel Messi #10 dari Inter Miami CF merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan MLS antara New York Red Bulls dan Inter Miami CF di Stadion Sports Illustrated pada 20 Juli 2025 di Harrison, New Jersey. (Ira L. Black/Getty Images via AFP)

Nama terakhir adalah Lionel Messi. Menariknya, Maldini tidak pernah berhadapan langsung dengan Messi di lapangan, karena keburu pensiun. Meski begitu, ia tetapi tetap mengakui kehebatan La Pulga.

Peraih delapan Ballon d’Or tersebut dianggap sebagai satu di antara pemain terbaik sepanjang masa. Selama lebih dari dua dekade, Messi terus menunjukkan konsistensi luar biasa, baik bersama Barcelona, PSG, hingga kini di Inter Miami.

Kemampuannya melewati pemain, mencetak gol, dan menciptakan peluang membuatnya selalu selangkah di depan pemain lain.

Sumber: GiveMeSport

Berita Terkait