Kata-kata Jan Olde Riekerink Setelah Dewa United Menang Tipis atas PSIM di BRI Super League

Dewa United berhasil mengamankan kemenangan penting saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 04 April 2026, 08:45 WIB
Dewa United memetik kemenangan 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada laga pekan ke-26 BRI Super League 2026 di Banten International Stadium, Jumat (03/04/2026) malam WIB. (dok. PSIM Yogyakarta)

Bola.com, Serang - Dewa United berhasil mengamankan kemenangan penting saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026, Jumat (3/4/2026) malam WIB. Klub yang dijuluki Banten Warriors tersebut unggul tipis 1-0 atas tamunya.

Gol tunggal pada laga ini dicetak Alex Martins melalui titik putih pada menit ke-62. Penalti tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium, Kota Serang itu.

Advertisement

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengaku bersyukur dengan kemenangan yang diraih timnya. Namun, ia tak sepenuhnya puas dengan performa anak asuhnya di atas lapangan.

"Menghadapi lawan seperti hari ini, yang saya rasa kurang adalah saya tahu Anda menikmati pertandingan ini, tapi bagi saya, hasrat saya terhadap sepak bola mungkin berbeda dengan kebanyakan penonton Indonesia karena saya selalu mendengar seruan 'tiga poin', 'kenapa tidak menang', semuanya soal menang, soal itu," ujar Riekerink seusai laga.

"Karena saya selalu mendengar 'tiga poin', kenapa Anda tidak menang, ini tentang kemenangan, ini tentang ini. Tapi kalau melihat penampilan kita hari ini, hati saya sebagai penggemar sepak bola sedikit sedih karena saya tahu betapa bagusnya kita sebenarnya bisa bermain," lanjutnya.

 


Soroti Performa dan Filosofi Bermain

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink saat memimpin laga melawan Persita pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Kamis (26/2/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pelatih asal Belanda itu menegaskan, baginya sepak bola bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga bagaimana tim bermain dan menghibur. Ia juga menyoroti kurangnya dominasi skuadnya, utamanya di sektor lini tengah.

"Saya senang pemain telah melakukan yang terbaik, tapi kami tidak bisa memberikan apa yang biasanya bisa kami lakukan. Ini tentang 'tiga poin', tapi kami juga harus menghibur dan memiliki standar bermain bersama. Menciptakan peluang dan saya rasa itu tadi tidak bagus," katanya.

"Mungkin semua orang akan berkata 'tiga poin' dan saya katakan oke, hasil dari 'tiga poin' seharusnya selalu berarti Anda harus bermain sepak bola yang baik. Bagian yang paling membahagiakan adalah kami mendapatkan tiga poin."

"Bagian yang buruk hari ini adalah kami tidak mendominasi permainan di sebagian besar waktu. Kami memiliki masalah besar dalam mengendalikan lini tengah mereka, kami memiliki masalah dalam mengendalikan Vidal," paparnya.

 


Lawan Tampil Menyulitkan

Dewa United memetik kemenangan 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada laga pekan ke-26 BRI Super League 2026 di Banten International Stadium, Jumat (03/04/2026) malam WIB. (dok. PSIM Yogyakarta)

Lebih lanjut, juru taktik berusia 63 tahun tersebut mengakui timnya kesulitan mengatasi permainan Laskar Mataram, terutama dalam mengantisipasi pemain kunci lawan seperti Ezequiel Vidal hingga Ze Valente.

"Jadi kami harus mengevaluasi, kami masih memiliki delapan pertandingan lagi, tapi saya rasa bagi saya dengan klub apa pun saya bekerja, saya juga ingin memainkan jenis sepak bola yang berbeda dari yang kami tunjukkan hari ini," ucapnya.

"Saya pikir kami memiliki masalah, terutama pertahanan di lini tengah dan juga Vidal. Setiap kali kami membiarkan pemain terbaik mereka, Ze Valente, Vidal, setiap kali bebas. Jadi kami harus sedikit menyesuaikan," imbuh Riekerink.

 


Komentar Taisei Marukawa

Dewa United memetik kemenangan 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada laga pekan ke-26 BRI Super League 2026 di Banten International Stadium, Jumat (03/04/2026) malam WIB. (dok. Dewa United)

Sementara di sisi lain, winger Dewa United, Taisei Marukawa, menyebut kemenangan ini sangat penting meski diraih dalam kondisi tidak ideal.

"Itu adalah laga yang sulit karena kami kehilangan beberapa pemain dan hujan mulai turun di babak kedua. Tapi setidaknya kami memenangkan pertandingan dan ini memberi kami kepercayaan diri untuk delapan pertandingan berikutnya," sebutnya.

Tambahan tiga angka membuat Dewa United kini menempati posisi kesembilan klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 37 poin, hasil dari 11 kemenangan, empat imbang, dan 11 kekalahan.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait