Bola.com, Jakarta - Keputusan mengejutkan datang dari pelatih Chelsea, Liam Rosenior, yang mencoret nama Enzo Fernandez dari skuad untuk dua laga penting. Gelandang asal Argentina itu harus menerima sanksi usai komentar kontroversialnya memicu spekulasi kepindahan ke Real Madrid.
Situasi ini menjadi sorotan tajam karena Fernandez bukan pemain biasa. Ia adalah wakil kapten tim sekaligus salah satu rekrutan termahal dalam sejarah klub, didatangkan dengan nilai fantastis pada 2023. Namun, komentar publiknya dalam beberapa pekan terakhir dinilai telah melewati batas.
Chelsea sendiri tengah berada dalam tekanan setelah hasil kurang memuaskan, termasuk tersingkir dari Liga Champions dengan agregat telak dari Paris Saint-Germain. Di tengah situasi sulit tersebut, pernyataan Fernandez justru dianggap memperkeruh suasana.
Akibatnya, sang gelandang dipastikan absen dalam laga Port Vale di ajang FA Cup, serta duel krusial Premier League melawan Manchester City. Keputusan ini menegaskan sikap tegas manajemen dan pelatih terhadap disiplin pemain.
Komentar Picu Kontroversi
Kontroversi bermula dari pernyataan Enzo Fernandez dalam sebuah wawancara. Ia secara terbuka mengungkapkan ketertarikannya terhadap kota Madrid, yang dianggap mirip dengan kampung halamannya di Buenos Aires.
"Saya sangat menyukai Madrid, kota itu mirip dengan Buenos Aires," ungkap Fernandez.
Pernyataan ini memperkuat rumor bahwa ia membuka peluang hengkang ke Real Madrid. Apalagi, sebelumnya ia juga sempat mengkritik kebijakan klub setelah kekalahan telak dari PSG di Liga Champions.
Tidak hanya itu, laporan juga menyebutkan bahwa Fernandez telah bergabung dengan agensi baru yang berbasis di Madrid, semakin menguatkan spekulasi masa depannya jauh dari Stamford Bridge.
Rosenior: Ada Batas yang Dilanggar
Menanggapi situasi tersebut, Liam Rosenior mengambil langkah tegas. Ia menilai ada garis yang telah dilanggar oleh pemainnya, meski tetap membuka peluang Fernandez untuk kembali ke dalam skuad.
Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari pemilik klub yang melihatnya sebagai bentuk kepemimpinan kuat dalam menjaga standar dan disiplin tim.
"Saya sudah berbicara dengan Enzo satu jam lalu. Sebagai klub, kami telah mengambil keputusan. Dia tidak akan tersedia untuk pertandingan besok dan juga melawan Manchester City," ujar Rosenior.
Agbonlahor Dukung Keputusan Chelsea
Mantan striker Premier League, Gabby Agbonlahor, turut angkat suara. Ia memuji langkah Rosenior dan menilai tidak ada pemain yang lebih besar dari klub.
"Saya suka keputusan ini. Ini menunjukkan tidak ada pemain yang lebih besar dari klub," ujarnya.
Ia juga menyoroti keberanian Rosenior mencoret pemain penting seperti Fernandez, terutama jelang laga besar melawan Manchester City.
"Dia membuat keputusan besar. Enzo Fernandez adalah juara Piala Dunia dan sosok penting di ruang ganti. Tapi tetap saja dicoret untuk dua laga penting. Saya sangat menghargai itu," tegasnya.
Kritik Pedas untuk Fernandez dan Cucurella
Tak hanya Fernandez, Marc Cucurella juga ikut terseret dalam kritik. Bek asal Spanyol itu sebelumnya melontarkan komentar yang dianggap menyindir manajemen klub dan membuka peluang kembali ke Barcelona.
Agbonlahor mengecam keras perilaku tersebut dan meminta para pemain fokus memperbaiki performa tim.
"Pemain-pemain ini harus berhenti. Fokus saja membawa klub keluar dari situasi sulit," katanya.
Ia bahkan menilai para pemain seperti “menjual diri” dengan komentar yang mengarah ke klub lain.
"Mereka seperti mengatakan, tolong datang dan rekrut saya. Padahal Real Madrid tidak membutuhkan kalian," lanjutnya.
Real Madrid Dinilai Tak Akan Tertarik
Meski Fernandez disebut-sebut bermimpi bermain untuk Real Madrid, Agbonlahor menilai transfer tersebut tidak realistis. Ia yakin klub raksasa Spanyol itu tidak akan mengeluarkan dana besar untuk merekrutnya.
"Real Madrid tidak membutuhkan Enzo Fernandez. Mereka tidak akan membayar lebih dari 107 juta poundsterling seperti yang dikeluarkan Chelsea," tegasnya.
Ia pun menutup dengan pesan keras kepada sang pemain agar fokus pada performa bersama Chelsea.
"Diam saja, bawa klub Anda ke Liga Champions, menangkan FA Cup, dan tampil lebih baik. Jadi saya tidak menyalahkan klub dan pelatih atas keputusan ini."