Bola.com, Jakarta - Bek garang Timnas Indonesia dan Fortuna Sittard, Justin Hubner terang-terangan mengeluarkan komentar pedas untuk klub NAC Breda. Kebetulan, klubnya baru saja bertanding melawan NAC Breda pada pekan ke-30 Eredivisie 2025/2026, Minggu (12/4/2026) malam WIB.
Laga ini menandai kembali bermainnya Justin Hubner untuk Fortuna Sittard setelah kasus paspoortgate yang pertama kali dimunculkan oleh NAC Breda. Pertandingan kedua tim berjalan ketat dan berakhir sama kuat 1-1.
Pemain berusia 22 tahun itu bermain penuh dan mendapat sorotan dalam laga ini karena sebuah upaya menghalau bola berujung cedera parah bagi pemain lawan. Ya, satu sentuhan yang membuat satu pemain NAC Breda, Lewis Holtby cedera parah.
Tepatnya pada menit ke-34, saat NAC Breda menguasai bola dari lemparan ke dalam. Bola lemparan dalam mengarah kepada Lewis Holtby lalu mendekati wilayah kotak penalti.
Justin Hubner bergerak menghampiri Lewis Holtby, dan memotong bola dengan kaki kirinya. Rupanya halauan dari Hubner itu mengenai kaki kiri Lewis Holtby dan langsung mengerang kesakitan dan tak sanggup melanjutkan permainan.
Tudingan untuk NAC Breda
Usai laga Justin Hubner mengeluarkan kritikan pedas untuk NAC Breda setelah kejadian polemik paspor. Diketahui bahwa Justin Hubner ikut terseret dari polemik paspor dan izin kerja di kompetisi sepak bola Belanda.
Kontroversi ini berawal dari aduan NAC Breda setelah kalah 0-6 dari Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026, yang mempertanyakan status Dean James sebagai pemain non-Uni Eropa (EU).
James, Geypens, Hubner, dan Nathan telah dinaturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia yang artinya mesti melepas paspor Belanda dan keluar dari kuota EU. Atas kasus itu, Justin Hubner sempat diparkir Fortuna Sittard dalam sesi latihan maupun laga resmi, seperti pekan lalu saat timnya kalah 0-2 dari AZ Alkmaar.
Justin Hubner dengan tegas menyatakan sama sekali tidak mengerti apa yang sedang diintervensi oleh pihak NAC Breda dengan melakukan pengaduan semacam itu.
"Tentu saja, tidak menyenangkan saat tidak diizinkan untuk berlatih atau bermain pertandingan karena masalah paspor itu. Dan juga karena NAC. Pertama-tama, saya merasa skandal bahwa manajemen klub mereka telah mengambil tindakan. Apa masalahnya bagi klub itu dengan kewarganegaraan Anda? Biarkan saja mereka bermain sepak bola," tegas Hubner kepada ESPN Nederland.
Kritikan Pedas
Kekesalan terlihat jelas di wajah Hubner, dan ini juga terlihat dari kata-katanya selanjutnya yang ia keluarkan. Termasuk bahwa ia merasa hampir setiap pemain yang mendapat masalah karena paspor ganda, tidak menyadari adanya kesalahan.
"Jika Anda dihancurkan 6-0 oleh Go Ahead Eagles, maka Anda tidak berhak mulai berbicara tentang paspor. Ini juga tentang Dean James, tetapi bukan berarti dia mencetak lima gol melawan NAC. Dia hanya bek kiri, dia melakukan tugasnya. Sungguh memalukan bagi manajemen NAC untuk mengambil tindakan itu," jelas Justin Hubner.
"Tentu saja tidak bersalah. Kami hanya bermain untuk negara kami. Kami tidak tahu apa pun tentang itu. Harus berlatih terpisah selama beberapa minggu dan bahkan tidak diizinkan datang ke klub, itu tidak menyenangkan," tandas kekasih Jennifer Coppen tersebut.
Hasil imbang 1-1 membuat posisi Fortuna Sittard masih tertahan di urutan ke-12 klasemen sementara dengan nilai 36, dan punya kans besar untuk tetap bertahan di Eredivisie. Sementara NAC Breda masih berkutat di zona degradasi, tepatnya di urutan kedua paling bawah dengan nilai 25.
Sumber: ESPN Nederland