Bola.com, Jakarta - Petinggi klub Go Ahead Eagles merespons sikap NAC Breda yang baru saja mengajukan banding atas polemik paspor dan izin tinggal Dean James. Kasus ini sempat dinyatakan selesai setelah melewati beberapa pekan penyelidikan oleh otoritas hukum dan sepak bola Belanda.
Awalnya paspor Dean James yang sempat dipermasalahkan oleh kontestan lain di persaingan Eredivisie, yakni NAC Breda. Pengaduan itu berkaitan dengan pertandingan pekan ke-27 Eredivisie 2025/2026 ketika NAC Breda keok telak 0-6 dari Go Ahead Eagles di De Adelaarshorst, Deventer, pada tanggal 15 Maret lalu.
NAC Breda kemudian mengajukan permohonan agar pertandingan itu dinyatakan tidak sah dan perlu diulang. Kasus ini berkaitan dengan perubahan kewarganegaraan yang dilakukan Dean James pada Maret 2025. Dia saat itu mengambil status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) untuk dapat membela Timnas Indonesia.
Pada akhirnya pemain Timnas Indonesia itu akhirnya bisa kembali memperkuat Go Ahead Eagles setelah dinyatakan tak bersalah. Kasus itu telah selesai setelah KNVB memutuskan Dean James dan Go Ahead Eagles tidak bersalah.
Upaya NAC Breda
Dean James kembali bermain setelah polemik tersebut akhir pekan lalu menghadapi tuan rumah Groningen dan tampil sebagai pengganti di babak kedua. Manajemen klub NAC Breda tak puas dengan hasil yang dikeluarkan pengadilan dan KNVB, kini resmi melayangkan banding.
Upaya mereka yang ngebet agar duel kontra Go Ahead Eagles diulang, tentu membuat harapan menghindari zona degradasi terbuka, jika berhasil menang dalam laga ulang. Sebab Eredivisie musim ini hanya tersisa tersisa empat pertandingan.
NAC Breda masih terpaku di posisi ke-17 klasemen Eredivisie dengan nilai 25, terpaut tiga poin dari Excelsior di posisi aman untuk bertahan. Kini kubu NAC Breda mengajukan banding ke pengadilan soal kelayakan administrasi Dean James, dan berharap agar pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang
"NAC telah memutuskan untuk menyerahkan kepada pengadilan untuk menentukan apakah Dewan Kompetisi berhak mengambil keputusan ini, atau apakah pertandingan tersebut harus dinyatakan tidak sah dan diulang. NAC akan melakukan ini dalam proses ringkas."
"Sambil menunggu proses hukum, NAC tidak akan membuat pernyataan substantif lebih lanjut untuk sementara waktu," tegas pernyataan klub tersebut.
Reaksi Go Ahead Eagles
Manajer umum Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop bereaksi atas keputusan NAC Breda dalam mengambil tindakan hukum berupa banding tersebut. Ia masih tidak mengerti apa kemauan NAC Breda setelah adanya keputusan jaksa yang menganggap konsekuensi dari memperoleh kewarganegaraan lain tidak diketahui dalam sepak bola profesional di Belanda.
"Saya tidak begitu mengerti ke mana arah NAC. Mereka berpikir berbeda tentang hal ini dan percaya bahwa setiap orang harus mengetahui hukumnya. Tetapi mereka merasa lebih nyaman mengangkat masalah ini sekarang. Mengapa mereka tidak mengangkat masalah ini pada bulan Agustus, ketika mereka bermain melawan Fortuna Sittard di kandang?" terang Jan Willem van Dop dalam wawancara dengan Voetbal International.
Aneh
Van Dop merujuk pada pertandingan kedua musim ini. Saat itu, NAC mengalahkan Fortuna Sittard 2-1, di mana Justin Hübner (Indonesia) dan Justin Lonwijk (Suriname) bermain, bisa saja dipersoalkan lebih dulu oleh NAC.
"Jika NAC benar-benar menganggapnya sebagai masalah, mereka pasti akan mengatakan sesuatu tentang hal itu pada saat itu. Bukankah seharusnya semua orang mengetahui hukum menurut mereka? Tidak, mereka membiarkan semuanya berjalan sampai sesuai keinginan mereka. Saya tidak menganggap itu sebagai permainan yang adil," lanjut Jan Willem van Dop.
"Saya tidak sepenuhnya yakin apa tujuan pasti NAC, tetapi kita akan menunggu dan melihat. Kita akan lihat apa yang diputuskan," pungkas Van Dop.
Sumber: Voetbal Primeur