Alexander Isak Kembali, tapi Belum Jadi Solusi: Realita Pahit Liverpool usai Ekitike Cedera

Mengapa Alexander Isak masih menjadi masalah bagi Liverpool pasca cedera Hugo Ekitike.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 18 April 2026, 17:15 WIB
Alexander Isak menjalani debut sebagai pemain Liverpool dalam duel versus Atletico Madrid pada fase liga Liga Champions 2025/2026 di Anfield, Kamis (18/9/2025) dini hari WIB. (AFP/Oli Scraff)

Bola.com, Jakarta - Alexander Isak masih menjadi tanda tanya bagi Liverpool, meski sudah kembali dari cedera panjang. Situasi ini muncul di saat The Reds justru kehilangan penyerang utama lainnya, Hugo Ekitike.

Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui Isak belum siap bermain penuh selama 90 menit, di tengah upayanya mencari solusi pengganti Ekitike yang mengalami cedera serius.

Advertisement

Ekitike diketahui mengalami robek tendon Achilles saat Liverpool tersingkir dari Liga Champions setelah dikalahkan Paris Saint-Germain.

Ia kini menunggu operasi yang akan menjadi awal masa pemulihan panjang, diperkirakan minimal sembilan bulan.

Secara teori, Liverpool seharusnya tidak terlalu kesulitan menutup lubang tersebut dalam beberapa pekan ke depan. Isak, yang didatangkan dengan nilai transfer rekor Inggris, sudah kembali dari cedera. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu.

"Alex belum siap untuk 90 menit, tergantung intensitas pertandingan, karena kami tidak pernah tahu bagaimana jalannya laga," kata Slot kepada wartawan, Jumat waktu setempat.

"Ia semakin dekat ke kondisi terbaiknya. Sekarang kami membutuhkannya, tetapi ada beberapa opsi lain untuk bermain sebagai nomor 9. Federico Chiesa salah satunya. Ada berbagai pilihan, tetapi jelas sangat bagus memiliki Alex kembali, terutama setelah Hugo cedera," imbuh Slot.


Kebijakan Transfer

Pemain Liverpool Hugo Ekitike alami cedera dan terancam gagal mentas di Piala Dunia 2026. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)

Slot juga menyinggung kontribusi pemain lain di lini depan.

"Cody tampil sangat baik saat masuk di babak kedua (melawan PSG),” ujar Slot, merujuk kepada Cody Gakpo.

Sejak awal musim, Liverpool memang mendapat sorotan terkait kebijakan transfer mereka. Bahkan sebelum para pemain baru tampil, keputusan klub sudah menuai tanda tanya.

Mendatangkan penyerang menjadi prioritas utama. Ketertarikan terhadap Isak bukan rahasia, tetapi Newcastle United bersikeras mempertahankan pemain asal Swedia tersebut.

Liverpool pun beralih dan mencapai kesepakatan untuk Ekitike, yang juga menjadi incaran Newcastle.

Tak lama berselang, situasi berubah. Isak akhirnya tersedia di bursa transfer dan Liverpool bergerak cepat, menjadikannya pembelian termahal dalam sejarah Liga Utama Inggris dengan nilai mencapai 125 juta paun.


Sempat Picu Perdebatan

Pelatih Liverpool, Arne Slot, tampak santai setelah skuad asuhannya kalah dengan skor 0-2 saat bertemu PSG pada leg pertama perempat final Liga Champions di Parc des Princes, Paris hari Kamis (09/04/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Aurelien Morissard)

Langkah itu memicu perdebatan. Banyak pihak mempertanyakan apakah karier Ekitike akan terganggu, mengingat Liverpool sudah lebih dulu mengeluarkan 79 juta paun untuknya, yang kemudian terlihat seperti pelapis.

Kini, setelah kedua pemain sama-sama sempat mengalami cedera serius di periode berbeda, Slot justru melihat keputusan tersebut sebagai langkah tepat.

"Pertama-tama, bagus kami merekrut dua nomor 9 karena sebelumnya banyak yang mempertanyakan kenapa kami melakukan itu," ujar Slot sambil tertawa.

"Kami berpikir mungkin ini ide cerdas, tidak menjadi satu-satunya klub di dunia yang hanya punya satu nomor 9. Itulah alasan kami mendatangkan dua pemain, dan sekarang keputusan itu terlihat tepat. Bahkan sekarang orang-orang mungkin mulai bertanya apakah kami perlu menambah satu nomor 9 lagi," ucap pelatih asal Belanda itu.


Adanya Kebetulan

Bek Brasil Paris Saint-Germain #05, Marquinhos, berebut bola dengan striker Swedia Liverpool #09 Alexander Isak selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions UEFA antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, barat laut Inggris pada 16 April 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Slot juga menyoroti kebetulan yang terjadi di skuadnya.

"Seseorang mengatakan kepada saya sehari setelah pertandingan melawan PSG, Anda tidak bisa menulis skenario seperti ini, di hari ketika Alex kembali setelah empat bulan, pemain lainnya justru meninggalkan lapangan dengan cedera jangka panjang. Tapi, jelas bagus Alex sudah kembali, terlebih dalam situasi seperti ini, ujarnya.

Meski begitu, Slot menegaskan kondisi Isak masih belum ideal.

"Ini bukan pertama kalinya saya harus bermain tanpa tipe pemain tertentu di posisi tertentu. Saya sudah menjalani banyak pertandingan musim ini tanpa bek kanan, misalnya," katanya.

"Senang memiliki Alex kembali, tetapi kami juga tahu ia belum siap bermain 90 menit," tambahnya.

 

Sumber: SI

Berita Terkait