Dukungan Menyentuh untuk Pablo Oliveira yang Terancam Absen 9 Bulan, Arema FC Bawa Jersey Nomor 32 Sebelum Kick-off

Sebelum pertandingan dimulai, saat sesi foto tim, para pemain Arema membawa sebuah jersey bertuliskan P. Oliveira dengan nomor punggung 32. Gestur itu bukan tanpa alasan.

BolaCom | Iwan SetiawanDiterbitkan 18 April 2026, 20:55 WIB
Sebelum pertandingan dimulai, saat sesi foto tim, para pemain Arema membawa sebuah jersey bertuliskan P. Oliveira dengan nomor punggung 32. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Ada pemandangan berbeda saat Arema FC menjamu Persis Solo pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (18/4/2026).

Sebelum pertandingan dimulai, saat sesi foto tim, para pemain Arema membawa sebuah jersey bertuliskan P. Oliveira dengan nomor punggung 32. Gestur itu bukan tanpa alasan.

Advertisement

Aksi tersebut menjadi bentuk dukungan moral untuk Pablo Oliveira yang baru saja mendapat kabar buruk. Gelandang asal Brasil itu mengalami cedera lutut serius dan dipastikan harus menjalani operasi.

Cedera itu bahkan membuat Pablo diperkirakan absen hingga sembilan bulan, pukulan besar bagi sang pemain maupun Arema.

 


Marcos Santos Ungkap Alasan Bawa Jersey Pablo

Marcos Santos, pelatih Arema FC di BRI Super League 2025/2026 asal Brasil. (Dok. ileague.id)

Usai laga, pelatih Marcos Santos menjelaskan makna di balik momen emosional tersebut.

Menurutnya, seluruh tim merasa terpukul melihat Pablo kembali mengalami cedera berat.

“Kami semua sedih karena Pablo mengalami cedera lutut kanan. Dia harus operasi. Dari pemain ingin memberikan semangat dengan membawa bajunya sebelum pertandingan,” ujar Marcos.

Gestur itu menjadi pesan bahwa Pablo tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.

Apalagi, ini bukan pertama kalinya pemain berusia 30 tahun tersebut dihantam cobaan serupa.

 


Dua Musim, Dua Kali Cedera Berat

Selebarasi gol emosional Pablo Oliveira usai mampu mencetak gol pertama kemenangan Arema FC melawan Persija Jakarta dalam laga pekan 26 BRI Liga 1 2024/2025 yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (9/3/2025) malam WIB.

Cedera kali ini terasa semakin menyakitkan karena Pablo baru saja pulih dari cedera ligamen lutut kiri yang memaksanya mengakhiri musim lalu lebih cepat.

Ia baru kembali merasakan bermain pada paruh kedua musim ini, bahkan baru tampil dalam dua pertandingan, sebelum kini dihantam cedera di lutut yang berbeda.

Dokter tim Arema, Nanang Tri Wahyudi, menyebut kondisi Pablo cukup serius.

“Pablo mengalami cedera yang cukup kompleks di lutut kanan. Sehingga harus menjalani operasi. Perkiraan butuh waktu sembilan bulan untuk kembali bermain lagi.”

Artinya, Pablo dipastikan menutup musim ini lebih cepat. Lagi.

 


Masa Depan Pablo Bersama Arema Jadi Tanda Tanya

Arema FC menutup bursa transfer dengan mendatangkan Pablo Oliveira. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Cedera ini bukan hanya soal absennya Pablo di sisa musim, tetapi juga bisa berdampak pada masa depannya bersama Arema.

Musim lalu, meski sempat mengalami cedera berat, manajemen tetap menunjukkan kepercayaan dengan memperpanjang kontraknya.

Itu tidak lepas dari kontribusinya yang cukup penting, dengan 27 penampilan dan tiga gol pada musim sebelumnya.

Namun musim ini, Pablo baru bermain tiga kali.

Dengan dua operasi dalam dua musim beruntun, masa depannya di Arema kini mulai dipertanyakan.

Meski begitu, peluang comeback tetap ada. Faktor terbesar kini disebut bukan hanya kondisi fisik, tetapi juga kesiapan mental sang pemain untuk bangkit lagi.

 


Pablo Bukan Korban Cedera Pertama di Arema

Pablo juga bukan satu-satunya pemain Arema yang diterpa cedera serius musim ini.

Sebelumnya, Luiz Gustavo mengalami cedera lutut dan harus pulang ke Brasil untuk operasi.

Sementara bek anyar Walisson Maia juga mengalami retak tulang fibula, meski masih menjalani pemulihan tanpa operasi.

Rentetan cedera ini menjadi ujian berat bagi Singo Edan.

Berita Terkait