3 Legenda Italia yang Pernah Diinginkan Alex Ferguson Gabung MU

Sir Alex Ferguson pernah ingin memboyong tiga legenda Italia ini ke MU, tetapi gagal.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 19 April 2026, 09:30 WIB
Sir Alex Ferguson, eks manajer Manchester United. (Dok. manutd.com)

Bola.com, Jakarta - Dominasi Sir Alex Ferguson selama 27 tahun bersama Manchester United tidak lepas dari kontribusi pemain-pemain asing yang bersinar di Stadion Old Trafford.

Selain pemain dari wilayah Britania Raya, MU meraih kesuksesan besar lewat talenta Portugal seperti Cristiano Ronaldo, Nani, hingga Bruno Fernandes yang kini menjadi idola suporter di Stadion Old Trafford.

Advertisement

Pemain Prancis juga memberi warna penting, dengan nama-nama seperti Eric Cantona, Paul Pogba, dan Patrice Evra yang sukses besar. Sementara dari Belanda, trio Robin van Persie, Edwin van der Sar, dan Jaap Stam juga meninggalkan jejak kuat.

Namun, pemain Italia tidak pernah benar-benar memberikan dampak serupa di MU. Padahal, Ferguson pernah berupaya mengubah hal tersebut dengan mencoba mendatangkan beberapa legenda Italia, meski hasilnya tidak sesuai harapan.


Upaya Gagal Mendatangkan Maldini

4. Paolo Maldini - Pemain legenda ini menjadi bek paling tangguh dan loyal yang pernah dimiliki AC Milan. Berkat ketangguhan Maldini menjaga lini pertahanan, AC Milan sukses meraih trofi Liga Champions 2007. (AFP/Giuseppe Cacace)

Dalam wawancara dengan media Italia, Corriere dello Sport, saat berkunjung ke Roma pada 2011, Ferguson mengungkapkan bahwa ia pernah mencoba merekrut Paolo Maldini dari AC Milan.

Ia bahkan langsung berbicara kepada ayah sang pemain, Cesare Maldini, untuk menanyakan kemungkinan kepindahan tersebut. Namun, respons yang diterima membuatnya langsung memahami situasi.

"Saya pernah bertanya kepada ayah Maldini, Cesare, tentang dirinya. Dia melihat saya seolah-olah saya orang gila, dan respons itu sudah cukup untuk memahami bahwa jawabannya adalah 'tidak'," ungkap Ferguson.

Cesare Maldini merupakan legenda AC Milan dengan lebih dari 400 penampilan sehingga loyalitas keluarga tersebut terhadap klub memang tidak diragukan.


Kagumi Zola

2. Gianfranco Zola - Pria berusia 53 tahun ini pernah berseragam Napoli sebelum menjadi legenda di Chelsea. Diego Maradona lah yang membuat permainan Zola berkembang hingga menjadi salah satu pesepak bola top dunia. (AFP/Adrian Dennis)

Selain Maldini, Ferguson mengakui ketertarikannya pada Gianfranco Zola, yang dikenal sebagai legenda Chelsea.

"Saya juga sangat menyukai Gianfranco Zola. Dia selalu bermain dengan senyuman dan dengan semangat olahraga yang tepat," ujar Ferguson.

Nama besar lainnya adalah Francesco Totti. Ferguson mengagumi sosok legenda AS Roma itu, tetapi menyadari bahwa Totti hampir mustahil direkrut karena loyalitasnya.

"Totti adalah simbol Roma. Dia tidak akan pernah ingin meninggalkan klub, sama seperti Ryan Giggs dan Paul Scholes di Manchester United," kata Ferguson.

"Totti perlu dijaga pada level tertentu di Roma, seperti yang saya lakukan di Manchester United. Saya mungkin tidak memainkan Giggs setiap pekan, tetapi dia selalu ada. Hal yang sama bisa terjadi pada Totti," lanjutnya.


Loyalitas Tak Tergoyahkan

Francesco Totti. Legenda AS Roma ini berusia 40 tahun, 8 bulan dan 1 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan Genoa di Liga Italia, 28 Mei 2017. Selama total 25 musim telah bermain dalam 785 laga dengan mencetak 307 gol dan 184 assist. (AFP/Filippo Monteforte)

Ferguson memahami betul bahwa Totti adalah pemain yang tidak tergantikan di klubnya, sebagaimana beberapa pemain didikannya di MU.

Ia menyebut generasi "angkatan 92", seperti Gary Neville, Ryan Giggs, dan Paul Scholes sebagai contoh pemain yang setia pada satu klub sepanjang kariernya.

Jika saja MU berhasil mendatangkan Maldini, Zola, dan Totti, bukan tidak mungkin era kejayaan mereka di Liga Inggris akan menjadi lebih dominan lagi di bawah kepemimpinan Ferguson.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait