Napoli Kalah dari Lazio, Inter Milan Semakin Dekat Kunci Titel Scudetto: Potensi di Pekan Depan!

Inter Milan di ambang mengamankan Scudetto ke-21 mereka, setelah kekalahan yang diterima posisi dua klasemen, Napoli dari Lazio pada giornata ke-33 Liga Italia 2025/2026 hari Sabtu (18/04/2026) malam WIB.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 19 April 2026, 10:00 WIB
Momen Napoli kalah dari Lazio pada giornata ke-33 Liga Italia 2025/2026. (Carlo Hermann / AFP)

Bola.com, Jakarta - Inter Milan di ambang mengamankan Scudetto ke-21 mereka, setelah kekalahan yang diterima posisi dua klasemen, Napoli dari Lazio pada giornata ke-33 Liga Italia 2025/2026 hari Sabtu (18/04/2026) malam WIB. 

Kekalahan tersebut membuat kini Inter Milan unggul 12 poin dari Napoli. Pada giornata ke-34 hari Jumat depan, Napoli akan menjamu Cremonese di Stadion Diego Armando Maradona.

Advertisement

Jika tim asuhan Antonio Conte tidak meraih tiga poin, Inter Milan dapat mengangkat trofi jika meraih kemenangan atas Torino pada hari Minggu.

Terlepas dari semua perhitungan matematis, titel scudetto memang tidak pernah benar-benar terlihat di luar jangkauan Inter Milan. 

Tim asuhan Cristian Chivu telah memimpin klasemen hampir sepanjang musim dan memang pantas menjadi juara.

Napoli dan Milan sama-sama memberikan ancaman di beberapa kesempatan, tetapi keduanya tidak memiliki konsistensi yang sama dengan sang pemimpin klasemen.

 


Kata-kata Conte soal Kekalahan Napoli

Sementara itu pelatih Napoli Antonio Conte bicara jujur ​​tentang performa tim saat kalah dari Lazio. Menurutnya dampak buruk dari hasil imbang melawan Parma pada giornata sebelumnya jelas terasa lebih dalam dari yang ia sadari.

"Ini bukan pertandingan yang bagus dari kami, kami menurunkan kualitas yang sangat minim di lini tengah," kata Conte seperti dikutip oleh TuttoMercatoWeb.

"Lazio menunggu kami dan melakukan serangan balik. Kami menguasai bola hingga 70 persen dan tidak berhasil melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran." 

"Kami telah mempelajari pertandingan tersebut tetapi kami tidak cukup bagus. Ketika tim ini kekurangan energi, kualitasnya menurun. Mungkin saya tidak cukup peka dalam merasakan kemerosotan yang terjadi setelah pertandingan melawan Parma," tambahnya. 


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait