BRI Super League: Persita Berambisi Akhiri Tren Selalu Gagal Cetak Gol dalam 3 Laga Terakhir

Persita Tangerang saat ini masih berjuang untuk kembali ke papan atas BRI Super League.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 22 April 2026, 15:00 WIB
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena memberikan keterangan kepada awak media dalam sesi konferensi pers selepas laga melawan PSM Makassar di Stadion Gelora BJ. Habibie, Parepare, Senin (2/3/2026). (Dok. Persita)

Bola.com, Jakarta - Bali United datang untuk menantang Persita Tangerang di pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Laga itu akan digelar di Banten International Stadium (BIS), Kamis (23/4/2026).

Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena terus akan mencari solusi dari hasil minor yang didapat oleh timnya dalam tiga laga terakhir.

Advertisement

Persita baru saja menelan kekalahan tipis 0-1 dalam tiga laga beruntun saat menghadapi Persebaya Surabaya, Arema FC dan Persik Kediri.

Carlos Pena berharap para pemain bisa menjaga konsentrasi di pertandingan berikutnya dan meminimalkan kesalahan dalam laga-laga ketat, terutama untuk memanfaatkan peluang yang ada.

“Benar, dalam tiga laga terakhir kami tidak bisa mencetak gol. Namun laga melawan Persik Kediri hal yang terburuk adalah bukan karena kami tidak bisa mencetak gol, tapi kami melakukan kesalahan dan kebobolan,” ujar Coach Pena.


Harus Lebih Konsentrasi

Hingga akhir pertandingan skor tidak berubah, Persija menang 2-0 atas tuan rumah Persita. Tampak dalam foto, pemain Persita, Hokky Caraka Bintang Brilliant (atas) berusaha memenangkan duel perebutan bola atas saat melawan Persija pada pertandingan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Jumat (30/1/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Carlos Pena kemudian menyoriti bagaimana para pemain Persita Tangerang harus memiliki konsentrasi lebih. Mereka harus lebih sulit untuk dibobol oleh lawan.  

“Kami tidak bisa kehilangan konsentrasi seperti itu, begitu juga dengan cara kami kebobolan," jelas Carlos Pena.

“Karena jika tertinggal lebih dulu itu akan sulit bagi kita untuk mencetak gol, tim lawan juga pasti akan bertahan dengan baik."

"Mereka memanfaatkan waktu dengan baik untuk mempertahankan keunggulan. Akan sulit setelah hal itu terjadi,” sambung pelatih asal Spanyol tersebut.


6 Laga Krusial

Pemain Persita Tangerang, Javlon Guseynov (kanan), Matheus Alves (tengah) dan Ahmad Fahd (kanan) saat sebelum berhadapan dengan Persebaya Surabaya pada pekan kedua BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Sabtu (16/8/2025). (Bola.com/ Abdul Aziz)

Enam laga tersisa akan menjadi pembuktian bagi para pemain untuk bangkit dari tren minor saat ini. Keyakinan untuk bisa finis di posisi tertinggi dalam sejarah keikutsertaan Persita di liga pun didengungkan oleh kapten tim, Muhammad Toha.

“Kami bisa membuat peluang dan itu bagus. Namun kami juga harus bisa memaksimalkan itu menjadi sebuah gol,” ujar Toha.

“Dan yang terpenting kita tidak bisa membuat kesalahan seperti melawan Persik. Namun, itulah sepak bola, kita harus tatap ke depan dan fokus melawan Bali United di laga berikutnya,” tandas Pena.

Hingga pekan ke-28, Persita ada di urutan ke-8 klasemen dengan raihan 41 poin sama dengan Dewa United, yang ada di peringkat ke-7, yang unggul head to head.


Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Berita Terkait