Bola.com, Jakarta - Veda Ega Pratama sangat percaya diri menatap balapan seri keempat Kejuaraan Dunia Balap Motor pada Moto3 Spanyol di Sirkuit Jerez, 24-26 April 2026.
Veda Ega Pratama dan semua pembalap Moto3 baru saja menjalani libur kompetisi selama tiga bulan lamanya. Sebelum jeda, pembalap Honda Team Asia itu mengalami crash pada balapan Moto3 Amerika Serikat di COTA dalam kondisi sedang bersaing untuk masuk Top 5.
Jeda selama tiga pekan, membuat Veda Ega Pratama dalam kondisi sangat fit untuk balapan Moto3 Spanyol. Ditambah ia sangat percaya diri karena sangat mengenal Sirkuit Jerez.
Pembalap berusia 17 tahun itu bahkan pernah merasakan podium pada balapan di Jerez saat masih mengikuti ajang Red Bull Rookies Cup tahun lalu.
Target Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol
Berbekal rangkaian fakta di atas, jadi apa target Veda Ega Pratama pada balapan Moto3 Jerez akhir pekan ini?
"Tujuannya adalah untuk tetap fokus, bekerja sama dengan tim, dan mencoba untuk kembali bersaing di depan," kata Veda Ega Pratama melalui keterangan pers yang diterima Bola.com, Kamis (23/04/2026).
"Saya merasa termotivasi dan siap untuk memberikan yang terbaik akhir pekan ini," tambahnya.
Veda Ega Pratama memang sudah sangat mengenal Sirkuit Jerez. Fakta ini tentu berbeda dengan dua seri sebelumnya di Brasil dan Amerika Serikat, di mana ia memang baru pertama kali tampil.
"Jerez adalah trek yang sudah saya kenal, dan saya menyukai tata letaknya," ungkap Veda.
"Trek ini cukup teknis dan Anda perlu presisi di setiap sektor, jadi penting untuk memulai dengan kuat dari sesi pertama dan membangun kepercayaan diri selangkah demi selangkah," lanjut pembalap jebolan Astra Honda Racing School itu.
Konsisten
Veda Ega Pratama turut mengatakan dirinya bertekad tampil konsisten pada Moto3 Spanyol demi meraih hasil lebih baik ketimbang COTA.
"Saya sangat senang bisa kembali balapan setelah tiga minggu ini Ini adalah periode yang baik untuk mengatur ulang, berlatih, dan mempersiapkan diri untuk bagian selanjutnya dari musim ini," ungkap Veda Ega Pratama.
"Setelah apa yang terjadi di Austin, tentu saja saya ingin melupakan kejadian itu dan fokus untuk meraih hasil yang kuat di Jerez."
"Saya tahu kami memiliki kecepatan yang bagus di balapan terakhir, jadi sekarang targetnya adalah untuk lebih konsisten dan menyelesaikan pekerjaan," tambahnya.