Pelatih PSBS Sudah Angkat Bendera Putih, Yakin Degradasi dari BRI Super League

Pernyataan mengejutkan dilontarkan pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, jelang duel kontra Malut United pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 28 April 2026, 12:25 WIB
Pemain PSBS Biak, Ruyery Blanco (kiri) dan Luquinhas Luquinhas melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persita Tangerang dalam laga BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Senin (16/02/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Pernyataan mengejutkan dilontarkan pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, jelang duel kontra Malut United pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026.

Alih-alih membakar semangat tim untuk berjuang keluar dari zona merah, juru taktik asal Rumania itu justru menilai peluang skuad berjuluk Badai Pasifik bertahan di kasta tertinggi nyaris mustahil.

Advertisement

Laga melawan Malut United akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (28/4/2026) pukul 19.00 WIB. Namun, atmosfer optimisme di kubu PSBS justru tampak memudar.

Saat ini, PSBS berada di dasar klasemen atau posisi ke-18 dengan 18 poin, hasil dari empat menang, enam imbang, dan 19 tumbang dari 29 laga. Mereka juga jadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan pada paruh musim ini.

 


Yakin PSBS Turun Kasta

PSBS Biak, BRI Super League. (Dok. ileague.id)

Mihail mengaku berbicara secara realistis berdasarkan pengalaman panjangnya di dunia sepak bola. Menurutnya, PSBS sudah kehilangan kesempatan untuk bertahan di BRI Super League musim depan.

Ucapan itu tentu cukup mencengangkan. Sebab, secara matematis, tim asal Papua tersebut sejatinya masih memiliki kans meski sangat tipis untuk keluar dari zona merah.

"Saya sudah katakan, kami yakin bahwa kami telah kehilangan peluang untuk tetap berada di divisi pertama," ujar Marian Mihail.

"Saya orang yang sangat realistis dan berpengalaman. Saya tahu itu mustahil, bahkan keajaiban pun tidak bisa menolong kita," sambung pelatih berusia 55 tahun itu.

 


Sebut Tiga Tim Kandidat Menemani

Sementara, PSBS Biak yang sempat unggul terlebih dahulu lewat Rgol Ruyery Blancos pada menit 45+1. Tampak dalam foto, pemain PSBS Biak merayakan gol yang dicetak Rgol Ruyery Blancos pada laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 melawan Persita di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Tak berhenti sampai di situ, Marian Mihail juga menyebut beberapa tim lain yang dinilai berpotensi menyusul PSBS ke divisi kedua musim depan.

"Masih ada Semen Padang, Madura United, Persis Solo. Tim-tim yang masih punya peluang, tapi dipastikan dua dari tiga atau empat tim itu akan bersama kami di divisi kedua," katanya.

Mantan pelatih PSS Sleman tersebut mengaku lima pertandingan tersisa akan dimanfaatkan untuk evaluasi sekaligus memberi kesempatan kepada pemain yang minim menit bermain.

"Kami harus menganalisis dengan baik apa yang terjadi. Kami harus melihat kesalahan kami dari sisi teknis dan administratif untuk menghindari situasi yang sama di masa depan," ucap Mihail.

"Sekali lagi kami akan menggunakan lima pertandingan terakhir ini mulai besok untuk memberikan kesempatan kepada pemain yang kurang mendapatkan menit bermain dan yang akan membentuk tim divisi dua berikutnya," pungkasnya.


Persaingan di BRI Super League

Berita Terkait