Ditekuk Prancis 1-4, Tim Bulutangkis Indonesia Tersingkir dari Piala Thomas 2026: Pengalaman Besar buat Kami

Tim putra Indonesia harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-4 pada laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026) waktu setempat.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 29 April 2026, 07:55 WIB
Jonatan Christie bertanding pada Piala Thomas 2026. (Dok. PBSI)

Bola.com, Jakarta - Tim putra Indonesia harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-4 pada laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026 di Horsens, Denmark, Selasa (28/4/2026) waktu setempat. Hasil ini memastikan langkah Indonesia terhenti lebih awal di turnamen beregu paling bergengsi tersebut.

Kekalahan ini menjadi catatan pahit karena untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan sejak 1958, Indonesia gagal melangkah ke fase gugur. Dari total 31 penampilan, tradisi kuat Merah Putih di Piala Thomas akhirnya terhenti di babak penyisihan grup.

Advertisement

Pada pertandingan tersebut, Prancis unggul melalui dominasi di sektor tunggal. Tiga partai tunggal berhasil diamankan, sementara Indonesia hanya mampu meraih satu poin dari sektor ganda.

Hasil ini menempatkan Indonesia di posisi ketiga Grup D, di bawah Thailand dan Prancis. Situasi ini kontras dengan pencapaian edisi sebelumnya ketika Indonesia mampu melaju hingga final sebelum dikalahkan China.

 


Sektor Tunggal Jadi Penentu Kekalahan

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. (Dok. PBSI)

Indonesia gagal mengamankan poin di tiga partai tunggal. Jonatan Christie harus mengakui keunggulan Christo Popov dengan skor 19-21 dan 14-21 pada partai pertama.

Kekalahan berlanjut di tunggal kedua ketika Alwi Farhan takluk dari Alex Lanier dengan skor 16-21 dan 19-21. Harapan sempat muncul di partai ketiga melalui Anthony Sinisuka Ginting, namun ia harus menyerah dalam pertarungan ketat rubber game 22-20, 15-21, dan 20-22 dari Toma Junior Popov.

Ginting mengungkapkan bahwa perubahan pola permainan lawan menjadi faktor penting dalam kekalahannya.

“Kuncinya pada gim kedua ketika Toma mulai mengubah pola permainan dan saya ikut masuk ke pola permainan dia. Lalu memasuki gim ketiga bisa menemukan ritme lagi, sempat unggul saat interval.”

 


Ganda Putra Gagal Maksimalkan Peluang

Alwi Farhan. (Dok. PBSI)

Pada sektor ganda putra pertama, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga belum mampu menyumbang poin. Mereka kalah dari Eloi Adam/Leo Rossi dengan skor 19-21 dan 19-21.

Sabar mengakui lawan tampil lebih percaya diri dan menunjukkan peningkatan dibanding pertemuan sebelumnya.

“Kami sudah mencoba untuk mengeluarkan yang terbaik pada gim tadi. Namun, kami harus akui bahwa Prancis bermain sangat baik, sangat percaya diri. Kami pernah bertemu mereka dua kali dan hari ini permainannya jauh berbeda dari dua pertemuan itu.”

Ia juga menambahkan bahwa kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi tim ke depan.

“Kekalahan ini menjadi pembelajaran berharga buat kami berdua untuk ke depannya dan mudah-mudahan tim Indonesia bisa kembali dengan lebih kuat.”

“Pelajaran dan pengalaman besar buat kami bagaimana untuk mengontrol tekanan di turnamen beregu seperti ini. Tidak mudah apalagi dengan kondisi tim yang sedang tertinggal.”

 


Satu Poin dari Ganda Kedua Tak Cukup

Satu-satunya kemenangan Indonesia diraih melalui pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Mereka mengalahkan pasangan Christo Popov/Toma Junior Popov dengan skor 21-18, 19-21, dan 21-11.

Meski berhasil menyumbang poin, kemenangan tersebut tidak cukup untuk mengubah hasil akhir pertandingan. Indonesia tetap harus mengakui keunggulan Prancis secara keseluruhan.

Dengan hasil ini, Indonesia finis di peringkat ketiga Grup D Piala Thomas 2026. Ini menjadi evaluasi besar bagi tim Merah Putih setelah sebelumnya mampu mencapai final pada edisi terakhir.


Hasil Lengkap

  • MS1: Jonatan Christie vs Christo Popov 19-21, 14-21
  • MS2: Alwi Farhan vs Alex Lanier 16-21, 19-21
  • MS3: Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov 22-20, 15-21, 20-22
  • MD1: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Eloi Adam/Leo Rossi 19-21, 19-21
  • MD2: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Christo Popov/Toma Junior Popov 21-18, 19-21, 21-11

Berita Terkait