Boikot Ultras Malaya ke Malaysia Dimulai! Ajukan 3 Tuntutan hingga 31 Agustus 2026, Ancam Tolak Nonton Liga Domestik

Kelompok suporter Timnas Malaysia, Ultras Malaysia, memutuskan untuk memboikot tim berjuluk Harimau Malaya itu lewat pernyataan resmi yang diunggah di media sosial pada Jumat (1/5/2026).

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 01 Mei 2026, 18:30 WIB
Kelompok suporter Malaysia yang tergabung dalam Ultras Malaya menyerukan reformasi di FAM. (AFP/Mohd Rasfan)

Bola.com, Kuala Lumpur - Kelompok suporter Timnas Malaysia, Ultras Malaysia, memutuskan untuk memboikot tim berjuluk Harimau Malaya itu lewat pernyataan resmi yang diunggah di media sosial pada Jumat (1/5/2026).

Ultras Malaya juga kembali mengingatkan tiga tuntutannya yang telah diumumkan pada 13 April 2026, satu di antaranya ialah meminta pencabutan status kewarganegaraan terhadap tujuh pemain.

Advertisement

Tujuh pemain yang dimaksud Ultras Malaya itu ialah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Ketujuhnya adalah pemain yang dinaturalisasi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pada 2025 untuk membela Malaysia, namun menggunakan dokumen palsu berdasarkan putusan FIFA.


Skandal Naturalisasi

Ultras Malaya dikhawatirkan bakal melakukan aksi teror ke suporter Indonesia saat duel semifinal SEA Games 2017 di Stadion Shah Alam, Selangor, Sabtu (26/8/2017). (Bola.com/The Malaysian Times)

Skandal tujuh pemain naturalisasi itu mencoreng nama Malaysia di kancah dunia, dan Harimau Malaya harus kehilangan beberapa poin penting yang menyebabkan kegagalan lolos ke Piala Asia 2027.

Selain itu, Ultras Malaya menginginkan pengelolaan Malaysia dikembalikan kepada FAM, dan yang terakhir ialah reformasi sepak bola Malaysia.

Ultras Malaya membagi sikap boikotnya dalam dua periode. Pertama, dilakukan hingga 31 Agustus 2026. Jika tiga tuntutan itu tidak diwujudkan, maka boikot akan makin melebar.

"Sehubungan dengan itu, kami secara bulat memutuskan untuk melaksanakan boikot fase 1, yaitu memboikot seluruh pertandingan yang melibatkan tim nasional Malaysia, berlaku efektif segera," ujar Ultras Malaya.


Boikot Fase 2

Periode boikot kedua Ultras Malaya akan mencakup kompetisi domestik Malaysia, yang berjanji bakal teguh pada pendiriannya demi perbaikan sepak bola Negeri Jiran.

"Kami memberikan batas waktu hingga 31 Agustus 2026 agar ketiga tuntutan tersebut dipenuhi dan dilaksanakan oleh pihak-pihak terkait, demi memastikan sepak bola Malaysia benar-benar bebas dari kepentingan sempit, kegagalan tata kelola, serta kerusakan sistem yang berkepanjangan," imbuh Ultras Malaya.

"Apabila ketiga tuntutan ini tidak dipenuhi dalam waktu yang telah ditetapkan, maka boikot fase 2 yang lebih menyeluruh akan dilaksanakan, dan akan melibatkan seluruh ekosistem Liga Malaysia."

"Kami, Ultras Malaya, tetap pada pendirian untuk memperjuangkan sepak bola Malaysia yang murni, jujur, adil, dan terstruktur, serta menolak dengan tegas segala bentuk pemanfaatan sepak bola sebagai alat untuk memenuhi ambisi, pengaruh, dan kepentingan pribadi pihak atau individu mana pun."

Tindakan ini diambil bukan atas dasar kebencian terhadap tim nasional atau pihak mana pun, melainkan demi masa depan sepak bola Malaysia yang lebih bermartabat, tertata, dan bertanggung jawab," ungkapnya.


Sikap Ultras Malaya

Berita Terkait