Donald Trump Akhirnya Buka Suara soal Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026: Saya Ikut Gianni Infantino Saja

Pernyataan Presiden FIFA, Gianni Infantino, tentang keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 memicu respons dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 01 Mei 2026, 21:45 WIB
Presiden AS, Donald Trump, berpose dnegan jersey yang diberikan presiden FIFA, Gianni Infantino, selama pertemuan di Oval Office Gedung Putih, Selasa (28/8). Presiden FIFA bertemu Trump untuk membahas kesiapan Piala Dunia 2026. (AFP/Mandel Ngan)

Bola.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, akhirnya angkat bicara setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan Iran akan tetap tampil di Piala Dunia 2026. Donald Trump menyebut akan mengikuti keputusan yang diambil Gianni Infantino.

Dalam Kongres FIFA di Vancouver, Kanada, Jumat (30/4/2026) waktu setempat, Gianni Infantino secara resmi memastikan Iran akan tetap tampil di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Advertisement

Keputusan ini diambil di tengah situasi geopolitik yang cukup tegang, terutama karena konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Namun, FIFA menegaskan sepak bola harus menjadi alat pemersatu.

“Izinkan saya memulai dengan menegaskan Iran tentu akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026. Dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat," ujar Infantino seperti dilansir dari Give Me Sport.

"Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu. Kita harus menyatukan orang-orang,” lanjut Presiden FIFA itu.


Donald Trump Beri Tanggapan Santai

Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Kamis (29/1/2026). (Dok. AP/Allison Robert)

Pernyataan Gianni Infantino itu memicu respons dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam keterangannya kepada media pada hari yang sama, Donald Trump memberikan tanggapan yang terkesan santai.

“Kalau Gianni yang bilang, saya tidak masalah. Apakah Gianni benar-benar mengatakan itu? Gianni Infantino, dia sosok yang unik,” ujar Trump.

“Kalau mereka menang, kita mungkin harus memikirkan itu. Saya harus memikirkan itu. Namun, biarkan mereka bermain. Gianni luar biasa, dia teman saya, dia sudah membicarakan ini, dan saya bilang ‘lakukan saja apa yang kamu mau’,” lanjut Presiden AS itu.

Menariknya, Donald Trump sempat mempertanyakan kekuatan Timnas Iran kepada wartawan kepresidenan AS yang berada pada momen tersebut.

“Mereka mungkin punya tim yang bagus. Apakah mereka punya tim yang bagus? Apakah Anda tahu?” ujar Trump.

Ketika wartawan menjawab tidak tahu, Trump menimpali: “Sulit dipercaya sebenarnya. Tapi biarkan mereka bermain, kan?”

 
 

Jadwal Iran di Fase Grup dan Sepak Bola di Tengah Ketegangan Politik

Para pemain dan tim teknis Iran merayakan kemenangan setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia Grup A antara Iran dan Uzbekistan, pada 25 Maret 2025 di Teheran. (AFP)

Timnas Iran dijadwalkan memainkan tiga laga fase grup di dua kota berbeda di Amerika Serikat.

Mereka akan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni, kemudian melawan Belgia pada 21 Juni di kota yang sama. Selanjutnya, Iran bertemu Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan karena berlangsung di tengah hubungan diplomatik yang sensitif. Meski demikian, FIFA tetap berpegang pada prinsip bahwa sepak bola harus menjadi jembatan antarnegara.

Dengan turnamen yang akan dimulai pada 11 Juni 2026, perhatian dunia kini tertuju pada bagaimana ajang ini dapat berjalan lancar di tengah dinamika politik global yang kompleks.

Sumber: Clutch Points

Berita Terkait