Sunderland Vs Manchester Unitded: Michael Carrick Masih Dihantui Mimpi Buruk

Manchester United (MU) akan bertandang ke markas Sunderland pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Sabtu (9/5/2026).

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 08 Mei 2026, 18:10 WIB
Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick (kanan), bertepuk tangan dengan maskot Fred the Red menjelang dimulainya pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Brentford di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 28 April 2026. (Darren Staples/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) akan bertandang ke markas Sunderland pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Sabtu (9/5/2026). Michael Carrick mengatakan pertandingan tandang itu akan menjadi ujian berat bagi Setan Merah. 

Carrick menyebut Stadium of Light masih menjadi mimpi buruk yang menghantuinya. Stadion itu menjadi tempat dirinya mengalami salah satu hari terburuk sebagai pemain MU. 

Advertisement

Momen pahit itu terjadi 14 tahun, di pengujung Liga Inggris 2011/2012. Kala itu, para pemain United sedang menunggu kabar peluit akhir dari Stadion Etihad setelah menyelesaikan kemenangan 1-0 atas Sunderland.

Saat itu Setan Merah sudah di ambang gelar Premier League. Namun, pesta di depan mata berubah menjadi kepedihan gol telat Sergio Aguero ke gawang QPR membuat Manchester City merebut gelar juara Premier League dari tangan skuad asuhan Sir Alex Ferguson.

Para pendukung Sunderland bersorak merayakan kepedihan tim tamu saat berita dari Stadion Etihad terdengar. 

"Ya, ya, saya ingat kejadian itu. Saya belum melupakannya," ujar Carrick, yang menjadi bagian dari lini tengah MU pada hari itu, dengan senyum kecut, seperti dilansir dari ESPN, Jumat (8/5/2026). 

"Jelas itu adalah jenis perasaan yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Itu tidak terjadi selama pertandingan, tapi setelah pertandingan berakhir, saat itu kami belum benar-benar tahu bagaimana situasi sebenarnya."

"Baru setelah kami berjalan ke pinggir lapangan, kami harus menghadapi apa yang dilemparkan kepada kami (kenyataan pahit tersebut). Itu sudah masa lalu, tapi ya, itu benar-benar terekam jelas di ingatan," imbuh mantan gelandang MU tersebut. 

 


Tak Mau Remehkan Sunderland

Skuad Manchester United merayakan gol yang dicetak Casemiro seusai memanfaatkan umpan Bruno Fernandes saat melawan Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (15/3/2026) malam WIB. (Oli SCARFF / AFP)

Momen menyakitkan sepertu itu jelas tak akan terulang saat MU bertandang ke markas Sunderland besok. Gelar Premier Lague sudah jauh dari jangkauan United dan tiket kualifikasi Liga Champions telah diamankan dengan tiga laga tersisa.

Namun, kecil kemungkinan bagi The Red Devils yang berada di posisi ketiga untuk menurunkan tempo permainan saat melawan Sunderland. 

"Mereka punya banyak hal untuk diperjuangkan," kata Carrick mengenai The Black Cats, yang kini duduk di posisi ke-12 setelah melampaui ekspektasi sejak promosi lewat play-off Championship.

"Saya rasa persaingannya sangat ketat, mungkin dari posisi ke-6 hingga ke-12 sangatlah rapat. Selisih tiga atau empat poin saja, jadi saya rasa mereka punya banyak motivasi bermain."

"Mereka menjalani musim yang fantastis. Tidak mudah untuk promosi dan tetap bertahan di liga ini; hal itu terbukti sulit dilakukan akhir-akhir ini. Namun, berada di paruh atas klasemen dan berada dalam jarak dekat untuk menembus zona Eropa adalah bukti keberhasilan musim yang mereka jalani," sambung Carrick. 

 

 


Rotasi Skuad

Pemain Manchester United, Kobbie Mainoo, mencetak gol ke gawang Liverpool pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (3/5/2026) malam WIB. (Darren Staples / AFP)

Manchester United akan menjamu Nottingham Forest dan bertandang ke markas Brighton untuk menutup musim yang terdiri dari 40 pertandingan, jumlah laga paling sedikit dalam satu musim bagi mereka dalam 111 tahun terakhir.

Ini ditambah dengan minimnya cedera, memungkinkan Carrick untuk terus mengandalkan starting line-up yang sama sejak mengambil alih kepemimpinan. Namun, ia juga mempertimbangkan kesempatan untuk memberikan menit bermain bagi mereka yang selama ini berada di bangku cadangan.

"Saya harus katakan, setiap pemain dalam skuad benar-benar fantastis," ucapnya.

"Beberapa bermain jauh lebih banyak daripada yang lain dan saya paham, dari sudut pandang profesional dan pemain, itu bisa terasa sulit."

"Namun kebersamaan dan dukungan yang ditunjukkan para pemain, terutama satu sama lain, sangat luar biasa untuk dilihat," imbuh Carrick. 

Sumber: ESPN


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait