Punya Ikatan Emosional, Eks Persija Berdoa Timnas Indonesia U-17 Lanjutkan Tren Positif Lawan Qatar U-17 di Piala Asia U-17 2026

Aris Indarto merasa yakin Timnas Indonesia U-17 bisa menandingi Qatar U-17 yang dipoles mantan bek tengah Real Madrid, Alvaro Mejia.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 08 Mei 2026, 21:30 WIB
Timnas Indonesia U-17 nantinya akan satu grup dengan Jepang, China, dan Qatar dalam ajang yang akan berlangsung pada 5–22 Mei 2026. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Kediri - Timnas Indonesia U-17 akan berhadapan dengan Qatar U-17 pada laga kedua fase Grup B Piala Asia U-17 2026 di Lapangan A King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026) tengah malam WIB.

Anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto wajib meraih kemenangan untuk memastikan tiket lolos ke Piala Dunia U-17 Qatar, bulan November mendatang. Kondisi kedua tim bertolak belakang menjelang pertandingan ini.

Advertisement

Mathew Baker dkk. mengoleksi tiga poin hasil menundukkan China U-17 dengan skor tipis 1-0. Sementara Qatar U-17 digebuk Jepang U-17 dengan gol 1-3.

Namun, Aris Indarto merasa yakin Timnas Indonesia U-17 bisa menandingi Qatar U-17 yang dipoles mantan bek tengah Real Madrid, Alvaro Mejia.

"Asal tidak over confidence setelah menang atas China U-17, saya yakin Timnas Indonesia U-17 bisa mengatasi permainan Qatar U-17, karena Indonesia masih mampu bersaing di Asia jika bertarung di turnamen kelompok umur," katanya.

 
 

Berbenah setelah Gagal di Piala AFF U-17

Starting XI Timnas Indonesia U-17, saat menghadapi China dalam laga pertama Grup B Piala Asia U-17 2026 di Lapangan A King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Selasa (5/5/2026). (Dok. PSSI)

Eks bek Persija dan Persik ini mengamati progres Timnas Indonesia U-17 cukup signifikan usai gagal ke semifinal di Piala AFF 2026 lalu.

"Kegagalan dalam persiapan membuat coach Kurniawan Dwi Yulianto dan para pemain memperbaiki diri. Jika dibandingkan di Piala AFF 2026 lalu, saya lihat kemajuan di Piala Asia 2026 sudah kelihatan bagus," jelasnya.

Aris Indarto juga menyoroti bergabungnya tiga pemain diaspora, yakni kiper Mike Rajasa Hoppenbrouwers, bek tengah sekaligus kapten tim, Mathew Baker, dan Noha Pohan di lini tengah berpengaruh besar terhadap performa Tim Garuda Muda.

"Kita harus akui tiga pemain diaspora ini punya dampak positif bagi Timnas Indonesia U-17. Mereka berkompetisi di Eropa, rasa percaya diri mereka tinggi. Apalagi ketiganya menempati poros utama di tim," ujarnya.


Respek untuk Si Kurus

Timnas Indonesia U-17 dipastikan gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Tampak dalam foto, ekspresi pelatih Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto jelang bertanding melawan Vietnam pada laga pamungkas Grup A Piala AFF U-17 2026 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sebagai sesama alumni Diklat Salatiga, Aris Indarto respek dan mendoakan Kurniawan Dwi Yulianto menorehkan prestasi bagi sepak bola Indonesia yang pernah mengharumkan namanya.

"Kami pernah di Diklat Salatiga. Secara emosional, saya punya kepedulian dengan teman yang sedang meniti karier bagi sepak bola Indonesia," ujar Aris.

"Saya doakan Kurus dan sahabat saya, asisten pelatih Dwi Priyo Utomo bisa membawa Timnas Indonesia U-17 ke Piala Dunia U-17 lagi," lanjutnya.

Berita Terkait