Luis Figo Ungkap Pengalaman Pribadi saat Komentari Keributan Valverde Vs Tchouameni di Real Madrid

Lui Figo mengomentari insiden Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni di Real Madrid.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Mei 2026, 15:30 WIB
Mantan pesepak bola Portugal, Luis Figo, tampak memperhatikan menjelang dimulainya Kongres Biasa UEFA ke-50 di Brussels pada 12 Februari 2026. (Pau BARRENA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Luis Figo akhirnya ikut buka suara mengenai keributan antara Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni di pusat latihan Real Madrid. Legenda Los Blancos itu menjadi figur pertama yang secara terbuka memberikan komentar terkait insiden yang mengguncang ruang ganti klub.

Valverde sempat mendapatkan penanganan medis pada Kamis setelah terlibat konfrontasi dengan Tchouameni.

Advertisement

Ketegangan di antara keduanya disebut memuncak setelah adu mulut panas sehari sebelumnya. Dalam insiden itu, Valverde terjatuh dan kepalanya membentur meja hingga mengalami luka.

Namun, cedera tersebut disebut bukan akibat pukulan Tchouameni.

Gelandang Timnas Uruguay itu dilaporkan mengalami trauma kranioensefalik, cedera pada kepala dan otak yang membutuhkan waktu pemulihan hingga dua pekan.

Valverde kemudian mengeluarkan pernyataan resmi pada Kamis malam. Ia membenarkan adanya pertikaian, tetapi membantah dirinya dan Tchouameni sampai baku hantam.

Ia juga menyinggung adanya pihak yang tergesa-gesa membocorkan cerita tersebut ke publik di tengah situasi Madrid yang sedang goyah dan terancam menutup musim tanpa gelar untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.


Figo Tidak Kaget

Memasuki menit ke-20, Real Madrid akhirnya membuka keunggulan 1-0, melalui skema serangan balik, Federico Valverde berhasil melewati Gianluigi Donnarumma lalu menceploskan bola ke gawang kosong Manchester City. Tampak dalam foto, pemain Real Madrid, Federico Valverde, merayakan golnya pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 melawan Manchester City di stadion Santiago Bernabeu, Rabu 11 Maret 2026 waktu setempat atau Kamis 12 Maret 2026 dini hari WIB. (AP Photo/Jose Breton)

Sejauh ini, seluruh orang dalam klub memilih bungkam. Namun, sejumlah mantan pemain mulai memberikan pandangan mereka, termasuk Luis Figo.

Figo hadir dalam sebuah acara di Barcelona menjelang El Clasico akhir pekan ini. Dalam kesempatan tersebut, mantan bintang Portugal yang membela Madrid pada 2000-2005 itu ditanya mengenai konflik Valverde dan Tchouameni.

Figo mengaku tidak terlalu terkejut mendengar kabar tersebut. Ia bahkan mengatakan situasi serupa pernah dialaminya semasa masih bermain.

"Real Madrid sudah mengeluarkan pernyataan resmi. Saya bukan bagian dari klub," kata Figo.

"Saya pikir secara teori apa yang terjadi memang tidak bisa dianggap normal karena hal seperti itu seharusnya tidak terjadi dalam lingkungan tim," ujarnya.


Tidak Asing di Sepak Bola

Real Madrid sempat unggul lebih dulu melalui aksi Aurelien Tchouameni pada menit ke-11. Tampak dalam foto, gelandang Real Madrid asal Prancis, Aurelien Tchouameni, merayakan golnya pada pertandingan pekan ke-27 La Liga 2025/2026 melawan Celta Vigo di Estadio Abanca-Balaidos pada Jumat 6 Maret 2026 waktu setempat atau Sabtu 7 Maret 2026 dini hari WIB. (Miguel RIOPA/AFP)

Meski begitu, Figo menilai konflik semacam itu bukan sesuatu yang asing di ruang ganti sepak bola.

"Ini bukan yang terakhir dan juga bukan yang pertama kali terjadi. Situasi seperti ini bisa muncul di ruang ganti karena frustrasi dan emosi dalam momen tertentu sering membuat seseorang bersikap di luar kebiasaan," ucapnya.

"Namun, ini juga bukan terakhir kalinya hal seperti itu terjadi di ruang ganti sepak bola."

Figo mengakui mengelola skuad besar dengan banyak karakter bukan perkara mudah.

"Jelas hal itu seharusnya tidak terjadi. Saya pernah mengalaminya sendiri karena itu saya mengatakan ini bukan yang pertama dan bukan yang terakhir. Mengelola 30 orang itu tidak mudah, dan terkadang Anda melakukan sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan," lanjutnya.


Real Madrid Cari Sosok Berwibawa

Benfica menciptakan salah satu malam paling bersejarah di Liga Champions musim ini setelah menundukkan Real Madrid dengan skor 4-2, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis itu memastikan langkah klub Portugal tersebut ke fase play-off, sekaligus menorehkan cerita yang akan dikenang lama di Estadio da Luz. (AP Photo/Armando Franca)

Kekacauan di ruang ganti menjadi pukulan terbaru bagi Madrid musim ini.

Klub ibu kota Spanyol itu memulai musim bersama Xabi Alonso, tetapi pelatih muda tersebut pergi pada Januari lalu setelah dinilai gagal membangun hubungan dengan pemain.

Posisinya kemudian diisi Alvaro Arbeloa, yang naik dari Real Madrid Castilla. Meski sempat membawa Madrid menyingkirkan Manchester City di Liga Champions, Arbeloa disebut belum mampu meyakinkan manajemen.

Presiden klub, Florentino Perez, diyakini mulai mencari pelatih dengan karakter kuat untuk mengendalikan skuad yang disebut dipenuhi ego besar.

Nama Jose Mourinho kini kembali muncul sebagai kandidat utama. Pelatih asal Portugal itu saat ini menangani Benfica, tetapi kepulangannya ke Madrid disebut bukan perkara sulit untuk diwujudkan.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait