Bola.com, Jakarta - Timnas Republik Demokratik Kongo akhirnya kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian sangat panjang selama 52 tahun. Negara asal Afrika tersebut resmi mengumumkan daftar 26 pemain untuk menghadapi Piala Dunia 2026, sekaligus menandai momen bersejarah dalam perjalanan sepak bola mereka.
Ini menjadi penampilan kedua DR Kongo di ajang Piala Dunia. Sebelumnya, mereka sempat tampil pada edisi 1974 saat masih menggunakan nama Republik Zaire.
Namun, pengalaman pertama mereka di turnamen terbesar dunia itu berlangsung pahit. Zaire kala itu kalah dalam tiga pertandingan fase grup dengan agregat gol mencolok, yakni 0-14.
Kini, generasi baru DR Kongo datang dengan semangat berbeda. Mereka ingin menghapus kenangan buruk masa lalu sekaligus memburu kemenangan pertama dalam sejarah Piala Dunia.
Pelatih kepala Sébastien Desabre resmi mengumumkan skuad final yang akan dibawa ke Amerika Utara. Kombinasi pemain berpengalaman dan nama-nama yang bermain di Eropa menjadi modal penting bagi The Leopards untuk menciptakan kejutan.
Chancel Mbemba Jadi Pemimpin Utama DR Kongo
Kapten sekaligus sosok paling berpengalaman dalam skuad ini adalah Chancel Mbemba. Bek berusia 31 tahun tersebut juga memegang rekor penampilan terbanyak untuk negaranya dengan koleksi 107 caps.
Mbemba bukan hanya menjadi pemimpin di lini belakang, tetapi juga simbol perjuangan DR Kongo sepanjang proses kualifikasi. Ia beberapa kali tampil sebagai penyelamat dalam momen-momen krusial.
Selain Mbemba, perhatian juga tertuju kepada penyerang senior Cédric Bakambu. Striker milik Real Betis itu telah mencetak 21 gol untuk tim nasional dan hanya terpaut satu gol dari rekor top skor sepanjang masa milik Dieumerci Mbokani.
Nama-nama lain yang cukup dikenal publik sepak bola Eropa juga masuk dalam skuad DR Kongo. Mereka di antaranya Yoane Wissa, Aaron Wan-Bissaka, hingga Axel Tuanzebe.
Kehadiran para pemain yang terbiasa tampil di liga-liga Eropa membuat DR Kongo diyakini memiliki kualitas yang jauh lebih kompetitif dibanding generasi 1974.
Jalur Dramatis Menuju Piala Dunia 2026
Perjalanan DR Kongo menuju Piala Dunia 2026 bisa disebut sebagai salah satu kisah paling dramatis dalam babak kualifikasi. Mereka tergabung bersama Senegal, Sudan, Sudan Selatan, Togo, dan Mauritania.
DR Kongo akhirnya finis di posisi kedua, hanya terpaut dua poin dari Senegal yang menjadi juara grup. Meski gagal lolos langsung, mereka berstatus runner-up terbaik kedua dari seluruh grup kualifikasi zona Afrika.
Situasi tersebut membawa DR Kongo ke mini turnamen playoff yang digelar di Maroko. Di semifinal, mereka menghadapi Kamerun dalam laga penuh tekanan.
Kapten Chancel Mbemba menjadi pahlawan lewat gol injury time yang membawa DR Kongo lolos ke final. Tiga hari kemudian, mereka bertemu Nigeria yang lebih difavoritkan.
Laga berjalan sengit hingga berakhir imbang 1-1 selama 120 menit. Adu penalti pun menjadi penentu, dan lagi-lagi Mbemba tampil sebagai tokoh utama setelah mencetak penalti kemenangan untuk negaranya.
Meski menang atas Nigeria, perjuangan DR Kongo ternyata belum selesai. Mereka masih harus menjalani inter-confederation play-off di Meksiko pada Maret lalu.
Sebagai salah satu tim dengan ranking FIFA tertinggi, DR Kongo langsung mendapat bye ke final playoff. Mereka kemudian menghadapi Jamaika untuk memperebutkan tiket terakhir menuju Piala Dunia.
Pertandingan berlangsung ketat tanpa gol selama 90 menit. Namun, pada menit ke-100 babak tambahan waktu, Axel Tuanzebe mencetak gol tunggal yang memastikan DR Kongo lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 52 tahun.
Tantangan Berat Menanti di Fase Grup
DR Kongo tergabung di Grup K pada Piala Dunia 2026. Mereka akan memulai perjalanan melawan Portugal pada 17 Juni di Houston, Texas.
Enam hari kemudian, mereka menghadapi Colombia di Guadalajara, Meksiko. Setelah itu, DR Kongo akan menutup fase grup dengan melawan debutan Uzbekistan di Atlanta pada 27 Juni.
Format baru Piala Dunia membuat dua tim teratas grup serta delapan peringkat ketiga terbaik berhak lolos ke fase gugur. Situasi itu membuat peluang DR Kongo untuk menciptakan sejarah baru tetap terbuka.
Dengan kombinasi pengalaman, mentalitas kuat, dan perjalanan dramatis yang telah mereka lalui, DR Kongo datang ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar sebagai pelengkap. Mereka ingin membuktikan bahwa sepak bola Afrika masih mampu menghadirkan kejutan besar di panggung dunia.
Daftar Pemain
- Kiper: Lionel Mpasi (Le Havre), Matthieu Epolo (Standard Liège), Timothy Fayulu (FC Noah)
- Bek: Chancel Mbemba (Lille), Axel Tuanzebe (Burnley), Arthur Masuaku (Lens), Gédéon Kalulu (Aris Limassol), Joris Kayembe (Genk), Aaron Wan-Bissaka (West Ham United), Rocky Bushiri (Hibernian), Steve Kapuadi (Widzew Łódź), Dylan Batubinsika (AEL)
- Gelandang: Noah Sadiki (Sunderland), Charles Pickel (Espanyol), Edo Kayembe (Watford), Samuel Moutoussamy (Atromitos), Ngal’ayel Mukau (Lille), Nathanaël Mbuku (Montpellier), Meschak Elia (Alanyaspor), Brian Cipenga (Castellón), Gaël Kakuta (AEL), Théo Bongonda (Spartak Moscow)
- Striker: Simon Banza (Al Jazira), Yoane Wissa (Newcastle United), Fiston Mayele (Pyramids FC), Cédric Bakambu (Real Betis)