PSS Siapkan Training Ground dan Museum Permanen, Super Elja Kian Mantap Sambut Super League 2026/2027

PSS Sleman tidak hanya bersiap membangun kekuatan tim untuk menyambut BRI Super League 2026/2027.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 19 Mei 2026, 17:30 WIB
Para pemain dan ofisial dari PSS Sleman merayakan keberhasilan promosi dari Pegadaian Championship 2025/2026 bersama para fans di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (3/5/2026). (Dok. PSS)

Bola.com, Sleman - PSS Sleman tidak hanya bersiap membangun kekuatan tim untuk menyambut BRI Super League 2026/2027. Manajemen Tim Super Elja juga mulai menyiapkan fondasi jangka panjang lewat proyek pembangunan training ground.

Langkah itu merupakan bagian dari ambisi besar PSS setelah memastikan diri kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia. Tim Super Elja sukses merebut tiket promosi dengan status runner-up Pegadaian Championship 2025/2026.

Advertisement

Di tengah euforia ulang tahun klub yang jatuh pada 20 Mei 2026, manajemen PSS juga membuka Mini Museum 50 Tahun PSS di Stadion Maguwoharjo. Pameran itu berlangsung mulai 17 hingga 24 Mei mendatang.

Menariknya, desain proyek training ground milik PSS mulai diperlihatkan kepada publik dalam area mini museum tersebut. Meski lokasi pembangunan masih dirahasiakan, konsep pengembangannya sudah disiapkan manajemen.

 


Proyek Besar PSS

PSS Sleman saat latihan, persiapan. (Dok. ileague.id)

Direktur PSS, Yoni Arseto, mengungkapkan bahwa klub tengah menyiapkan proyek besar bertajuk Project Unity. Salah satu fokus utama dari proyek tersebut ialah pembangunan training ground untuk menunjang aktivitas tim.

"Itu nanti ada ke depannya kalau memang proses perizinan dan lain-lain bisa berjalan, kita akan bikin training ground sendiri untuk latihan. Jadi satulah nanti di situ," ujar Yoni.

"Kalau lokasi belum bisa bocorkan karena ini masih terkait perizinan ya, pasti belum. Tapi kalau untuk desainnya sudah ada. Di situ (area mini museum) sudah ada," samsungnya.

 


Ingin Punya Museum Permanen

Mini Museum 50 Tahun PSS: Menjaga Sejarah Klub Tetap Hidup dari Generasi ke Generasi

Selain training ground, PSS memiliki mimpi menghadirkan museum permanen. Dengan begitu, perjalanan klub dari era APBD sampai jadi tim profesional berbadan PT bisa terus dikenang generasi berikutnya.

Harapan manajemen nanti ke depannya kalau nanti sudah punya tempat tersendiri kami akan benar-benar membikin mini museum untuk jadi wisata spot di Sleman," kata Yoni.

"Agar tidak terputus dan sejarah memang akan dikenang selamanya. Untuk saat berdiri maupun sampai besok yang akan datang jadi semuanya itu bisa akan tahu gimana proses perjalanannya PSS Sleman ini berjalan," lanjutnya.

Di sisi lain, PSS juga mendapat kabar menggembirakan usai resmi mengantongi lisensi klub Super League 2025/2026. Capaian itu baru saja diumumkan oleh I.League selaku operator kompetisi.

"Alhamdulillah kita lolos karena ini kerja keras dari tim kita, manajemen dan semua yang mendukung. Itu membuktikan kelayakan PSS di Liga 1 musim depan dan kalau untuk lisensi Asia pasti pengin lah kami," tutur Yoni.

Berita Terkait