Timnas Norwegia Diserang Penyakit Jelang Duel Kontra Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026

Norwegia melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 secara mengejutkan usai menumbangkan Brasil dengan skor 2-1.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 08 Juli 2026, 12:30 WIB
Pemain Erling Haaland usai pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia antara Brasil dan Norwegia di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 5 Juli 2026. (AP Photo/Frank Franklin II)

Bola.com, Jakarta - Timnas Norwegia mendapat kabar kurang menyenangkan jelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Persiapan tim berjulukan Viking itu terganggu setelah beberapa anggota skuad mengalami gangguan kesehatan akibat wabah penyakit.

Norwegia melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 secara mengejutkan usai menumbangkan Brasil dengan skor 2-1. Dua gol Erling Haaland dalam laga itu membuat kepercayaan diri tim meningkat untuk kembali menciptakan kejutan saat menghadapi Inggris.

Advertisement

Namun, pelatih Stale Solbakken kini harus memikirkan kondisi kebugaran para pemainnya setelah muncul kasus sakit di dalam skuad.

Laporan media Norwegia, Dagbladet, menyebut penyerang Crystal Palace, Jorgen Strand Larsen, sempat absen pada laga pembuka turnamen karena demam. Sementara Marcus Holmgren Pedersen juga tidak tampil saat menghadapi Brasil akibat mengalami sakit.

 
 

Jadwal Perjalanan Padat Diduga Jadi Penyebab

Pemain Timnas Norwegia merayakan gol yang dicetak Erling Haaland ke gawang Brasil dalam laga 16 Besar Piala Dunia 2026 di New York/New Jersey Stadium, Senin (6/7/2026) dini hari WIB. (Jewel SAMAD / AFP)

Stale Solbakken menduga padatnya perjalanan selama Piala Dunia 2026 turut memengaruhi kondisi fisik para pemain.

Sejak turnamen dimulai, Norwegia telah beberapa kali berpindah kota. Mereka bolak-balik ke Boston, lalu bermain di New Jersey dan Dallas.

Setelah mengalahkan Brasil di New York, skuad Norwegia kini harus kembali terbang menuju Miami untuk menghadapi Inggris pada Sabtu mendatang.

Menurut Solbakken, kombinasi perjalanan udara, pendingin ruangan, dan pergantian ruang ganti menjadi faktor yang membuat beberapa pemain mulai mengalami gejala sakit.

"Sebenarnya hanya Jorgen yang mengalami demam. Namun, ada beberapa pemain yang batuk dan mengalami gangguan tenggorokan. Kami terus berpindah-pindah dengan pesawat, berada di ruangan ber-AC, dan berganti ruang ganti. Kami membawa lebih dari 50 orang, jadi wajar jika ada beberapa yang jatuh sakit," ujar Solbakken.

Pelatih berusia 58 tahun itu juga berharap Pedersen dapat pulih tepat waktu. Meski demikian, ia masih memiliki Julian Ryerson sebagai opsi pengganti di posisi tersebut.

Solbakken menilai kondisi Pedersen juga dipengaruhi faktor mental dan fisik karena besarnya tekanan yang dirasakan selama menjalani turnamen pertamanya di Piala Dunia.


Inggris juga Dihantui Masalah Cedera

Jordan Henderson mengalami cedera saat merayakan kemenangan Inggris atas Meksiko pada babak 16 Besar Piala Dunia 2026 - AP Photo/Eduardo Verdugo

Sementara di sisi lain, Inggris juga tidak datang ke laga perempat final dengan kondisi ideal. Pelatih Thomas Tuchel masih memantau kebugaran sejumlah pemain penting.

Bek kanan Reece James telah melewatkan tiga pertandingan terakhir akibat cedera hamstring. Selain itu, Declan Rice dan Bukayo Saka juga terus menjalani perawatan agar tetap fit sepanjang turnamen.

Kondisi paling serius dialami Jordan Henderson. Gelandang senior tersebut dipastikan tidak dapat melanjutkan kiprahnya di Piala Dunia 2026 setelah mengalami cedera lengan yang tidak biasa.


Jordan Henderson Harus Jalani Operasi

 

Cedera Henderson terjadi bukan saat pertandingan, melainkan ketika merayakan kemenangan dramatis Inggris 3-2 atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Gelandang berusia 36 tahun itu terpeleset ketika memanjat pembatas tribun di Stadion Azteca. Akibatnya, lengannya tertekuk dan mengalami cedera serius.

Henderson sempat dievakuasi menggunakan tandu serta mendapat bantuan oksigen sebelum dilarikan ke rumah sakit di Mexico City.

Ia juga tidak kembali ke pusat latihan Inggris di Kansas City bersama rekan-rekannya karena harus menjalani perawatan lanjutan, didampingi salah satu staf medis tim.

Meski tidak dimainkan saat melawan Meksiko, Henderson tetap dianggap sebagai sosok penting di ruang ganti berkat pengalaman dan kepemimpinannya.

Absennya mantan kapten Liverpool itu menjadi kehilangan tersendiri bagi Inggris jelang laga krusial melawan Norwegia yang tengah berusaha menciptakan sejarah di Piala Dunia 2026.

Sumber: Metro

Berita Terkait