Bola.com, Kudus - Tim Putri Nusantara harus mengakui keunggulan tim kuat Thailand dalam laga pertama Grup B Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2026) sore WIB. Tim Putri Nusantara kalah 0-2 dari Thailand.
Thailand memulai pertandingan dengan permainan disiplin sembari berupaya membuka celah di lini pertahanan Putri Nusantara. Sementara di sisi lain, skuad asuhan Takumi Taniguchi tidak tinggal diam dan beberapa kali mencoba memanfaatkan momentum melalui skema serangan balik.
Tekanan yang terus dilancarkan Thailand akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-11. Berawal dari bola lambung yang sempat ditepis kiper Indonesia, Naura Airish Qaisara Rifaldhi, bola rebound langsung disambar sundulan Miricah Shealagh Murdoch dan bersarang di gawang sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol tak membuat semangat Putri Nusantara surut untuk terus berupaya keluar dari tekanan dengan membangun serangan secara bertahap demi mencari gol penyeimbang. Meski demikian, ketatnya pressing Thailand membuat Indonesia belum mampu mengkreasi peluang.
Sementara di sisi lain, lini belakang Putri Nusantara yang dikomandoi Dian Aprilia Pary juga tampil disiplin untuk meredam sejumlah upaya lawan menambah keunggulan.
Putri Nusantara tampil lebih berinisiatif melancarkan serangan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya pertahanan Thailand membuat setiap pergerakan pemain Indonesia terus mendapat pengawalan ketat.
Thailand akhirnya berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-89. Berawal dari umpan silang Siriprapa Lamnamkham dari sisi kiri, Witchayada Wanasin sukses menyambut bola masuk ke gawang dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-0 untuk kemenangan Thailand tetap bertahan. Dengan hasil ini, Thailand berhasil mengemas tiga poin penuh di papan klasemen sementara Grup B.
Tetap Menatap ke Depan
Meski belum berhasil mengumpulkan poin, Putri Nusantara tetap menegakkan kepala dan lebih termotivasi menyambut pertandingan selanjutnya.
Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, mengungkapkan skuad asuhannya masih menjalani proses adaptasi dengan atmosfer pertandingan sembari menerapkan game plan.
Mentalitas dan taktik akan menjadi poin evaluasi untuk menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Singapura pada Senin (17/8) mendatang.
“Terima kasih atas dukungan suporter untuk Putri Nusantara. Harus diakui tadi pertandingan yang berat. Namun, seluruh pemain dan staf telah melakukan yang terbaik. Kami harus kembali bagkit dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya," ujar Takumi.
"Mereka masih memiliki rasa percaya diri untuk berjuang di lapangan. Kami akan melakukan evaluasi khususnya mental dan taktik serta mengatur strategi agar mendapatkan poin,” lanjut pelatih asal Jepang itu.
Tiga Poin Penting, Tetap Ada Evaluasi
Pelatih Kepala tim Thailand, Thidarat Wiwasukhu, senang atas performa tim asuhannya yang mampu memetik kemenangan di laga perdana Grup B Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino.
Meski meraih tiga poin di matchday pertama ini, tim kepelatihan Thailand juga mengantongi sejumlah catatan sebagai bahan evaluasi guna menghadapi lawan-lawan selanjutnya.
“Pertandingan tadi telah berjalan sesuai harapan kami untuk mendapat tiga poin pertama. Para pemain sudah tampil bagus namun ada beberapa hal yang masih perlu kita benahi seperti taktik dan memperingatkan agar menghindari pelanggaran," ujar Tridarat.
"Saya berharap mereka dapat belajar dari laga hari ini. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa tampil bermain lebih baik,” lanjutnya.
Salah satu penyumbang gol atas kemenangan Thailand, Miricah Shealagh Murdoch bangga dapat mencetak gol dan tak sabar bertemu lawan dari negara-negara lain.
Menurutnya, sepak bola putri tengah berkembang pesat dan kini tiap individu dapat beradu kemampuan satu sama lain untuk mendapat kesempatan mengasah kemampuan.
“Saya senang bisa bermain dan mencatatkan gol pertama saya dari turnamen ini. Namun, ini bukan tentang saya saja, melainkan seluruh tim juga merasa senang kami mendapatkan tiga poin," ujar Miricah.
"Saya sangat menantikan pertandingan-pertandingan selanjutnya. Tentu gembira melihat semakin banyak perempuan yang bermain sepak bola dari seluruh penjuru negeri, saya rasa pengembangan pemain baik fisik dan mental sudah berjalan baik,” lanjut pemain bernomor punggung 17 itu.