Kegagalan Liga Champions Jadi Motivasi Arsenal Hadapi Man City di Community Shield 2026

Jelang Community Shield melawan Man City, Gabriel Magalhaes jadikan kegagalan di Liga Champions sebagai motivasi.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 Agustus 2026, 11:00 WIB
Bek Brasil Arsenal #06, Gabriel Magalhaes, bereaksi setelah pertandingan final Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal FC di Puskas Arena di Budapest pada 30 Mei 2026. Paris Saint-Germain mengalahkan Arsenal 4-3 melalui adu penalti untuk memenangkan gelar Liga Champions kedua berturut-turut setelah bermain imbang 1-1 di final di Budapest pada 30 Mei. (NICOLAS TUCAT/AFP)

Bola.com, Jakarta - Kegagalan Arsenal menjuarai Liga Champions musim lalu masih membekas bagi Gabriel Magalhaes.

Bek asal Brasil itu bahkan menjadi satu di antara pemain yang merasakan langsung pahitnya kekalahan tersebut setelah gagal mengeksekusi penalti dalam adu tos-tosan melawan Paris Saint-Germain di Puskas Arena, Budapest, Mei lalu.

Advertisement

Harapan untuk melengkapi musim dengan trofi Eropa pun berakhir secara menyakitkan.

Jelang duel melawan Manchester City di Community Shield 2026, Minggu (16-8-2026), Gabriel tidak ingin menjadikan pengalaman tersebut sebagai beban.

Ia justru melihat kekecewaan itu sebagai motivasi untuk kembali berjuang bersama Arsenal pada musim baru.

"Ya, seperti yang saya katakan, itu menjadi motivasi bagi kami. Kami tahu kualitas yang kami miliki di dalam tim," ujar Gabriel dalam wawancara di TNT Sports.


Kecewa, tapi Bakal Bangkit

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, gagal melakukan tugasnya sebagai eksekutor kelima dalam drama adu penalti melawan Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions 2025/2026, Sabtu (30/5/2026). Kegagalan itu memastikan PSG back to back juara Liga Champions. (Odd ANDERSEN / AFP)

Arsenal sebelumnya telah mengakhiri penantian 22 tahun untuk kembali menjadi juara Premier League.

Meski begitu, kekalahan di Liga Champions membuat musim lalu tetap menyisakan rasa kecewa.

Gabriel menilai pengalaman itu bisa mendorong Arsenal untuk kembali bersaing dalam perebutan berbagai gelar. Ia menyebut Arsenal memiliki lima trofi yang bisa diperjuangkan pada musim baru.

"Kami ingin menang lagi dan tentu saja kami memiliki lima trofi untuk diperjuangkan, dan kami akan mengejarnya," lanjutnya.


Bisa Bersaing

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes merayakan gol ke gawang Atletico Madrid di Liga Champions 2025-2026. (AP Photo/Alastair Grant)

Bek berusia 28 tahun itu percaya Arsenal berada dalam posisi yang tepat untuk kembali bersaing.

Hanya, Gabriel menyadari mempertahankan keberhasilan sekaligus melangkah lebih jauh di Eropa bukan perkara mudah.

"Saya pikir kami berada di posisi yang tepat dan tentu saja kami harus banyak bekerja. Kami tahu betapa sulitnya memenangi kejuaraan, betapa sulitnya memenangi Liga Champions dan Premier League. Saya pikir setiap trofi sulit dimenangi, tetapi kami yakin bisa melakukannya," tutur Gabriel.


Bahan Evaluasi

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, merayakan golnya setelah pertandingan Liga Champions UEFA - pekan ke-4 fase grup antara Slavia Praha dan Arsenal FC di Praha, Republik Ceko, pada 4 November 2025. (Michal Cizek / AFP)

Kegagalan di Liga Champions menjadi satu di antara pengalaman yang ingin dijadikan Arsenal sebagai bahan evaluasi.

Gabriel mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, termasuk dirinya sendiri.

"Kami masih memiliki banyak hal yang harus diperbaiki, tetapi banyak hal juga yang perlu dipertahankan secara konsisten. Menurut saya, keduanya penting. Saya tahu ada beberapa hal dalam diri saya yang masih bisa saya tingkatkan," kata Gabriel.

Arsenal kini bersiap mengawali musim baru dengan target kembali bersaing di berbagai kompetisi, dimulai dengan Community Shield malam nanti.

 

Sumber: TNT Sports

Berita Terkait