Bola.com, Jakarta - Real Madrid berpotensi kehilangan Vinicius Junior saat menghadapi Barcelona dalam laga El Clasico pada 25 Oktober 2026. Winger asal Brasil itu terancam hukuman larangan bermain setelah menerima kartu merah dalam kemenangan 1-0 Los Blancos atas Villarreal di La Liga.
Vinicius diusir keluar lapangan setelah terlibat insiden kontroversial pada menit ke-71. Ia diduga menarik rambut bek Villarreal, Nathan Saliba, ketika pertandingan masih berlangsung.
Situasi makin rumit karena Vinicius juga dilaporkan menunjukkan reaksi emosional setelah menerima kartu merah.
Menurut Mundo Deportivo, laporan resmi wasit Isidro Diaz de Mera mencatat dua insiden berbeda yang berpotensi membuat sang pemain menerima hukuman disiplin.
Vinicius diperkirakan menghadapi ancaman skorsing minimal dua pertandingan.
Namun, jika komite disiplin menilai tindakannya memenuhi unsur pelanggaran tambahan, hukuman tersebut bisa bertambah hingga empat pertandingan.
Vinicius Junior Terancam Hukuman Usai Tarik Rambut Pemain Villarreal
Insiden yang melibatkan Vinicius terjadi pada menit ke-71 pertandingan melawan Villarreal.
Saat bola masih bergulir, pemain Real Madrid itu menarik rambut Nathan Saliba, yang ketika itu tidak sedang berebut penguasaan bola dengannya. Wasit awalnya membiarkan pertandingan berlanjut.
Namun, setelah mendapat rekomendasi dari VAR untuk meninjau kemungkinan tindakan kekerasan, Isidro Diaz de Mera memeriksa tayangan ulang sebelum akhirnya memberikan kartu merah langsung kepada Vinicius.
Menurut laporan wasit, tindakan tersebut dilakukan ketika kedua pemain tidak sedang berduel memperebutkan bola.
Detail ini berpotensi menjadi pertimbangan penting bagi Komite Disiplin Spanyol dalam menentukan jenis pelanggaran dan sanksi yang tepat.
Berdasarkan klasifikasi Pasal 130 dalam regulasi disiplin yang dirujuk laporan tersebut, Vinicius berpotensi menerima hukuman larangan bermain selama satu hingga tiga laga, bergantung pada penilaian terhadap insiden itu.
Protes kepada Wasit Bisa Membuat Hukuman Vinicius Bertambah
Masalah Vinicius tidak berhenti kepada tindakan menarik rambut Saliba. Laporan wasit juga menyoroti perilaku sang winger setelah dirinya diusir keluar lapangan.
Vinicius disebut terus melayangkan protes dengan suara keras dan mendekati wasit secara agresif. Rekan-rekan setimnya bahkan harus menahannya agar situasi tidak memanas.
Meski laporan resmi tidak mencantumkan kata-kata penghinaan tertentu yang diucapkan Vinicius, reaksinya tetap berpotensi menjadi dasar pemberian sanksi tambahan.
Jika komite disiplin mengategorikan tindakannya sebagai perilaku tidak sportif, protes berlebihan, atau tidak hormat terhadap wasit, Vinicius bisa menghadapi hukuman larangan bermain selama dua hingga empat pertandingan.
Keputusan akhir akan bergantung kepada hasil pemeriksaan komite disiplin. Jika hukuman minimal dua pertandingan dijatuhkan, Vinicius dipastikan tidak dapat memperkuat Real Madrid saat menghadapi Barcelona pada 25 Oktober.
Jose Mourinho Harus Siapkan Alternatif di Lini Serang Real Madrid
Potensi absennya Vinicius menghadirkan tantangan tersendiri bagi Jose Mourinho dalam mempersiapkan Real Madrid menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya, termasuk El Clasico.
Meski mengawali musim dengan performa yang belum konsisten, Vinicius tetap menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini serang Los Blancos, terutama ketika mendapatkan ruang untuk melakukan penetrasi.
Vinicius tidak menjadi starter saat Real Madrid menghadapi Villarreal. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan perjalanan panjang yang harus dijalaninya sebelum pertandingan.
Sebagai gantinya, Yan Diomande dipercaya mengisi posisi di sisi kiri serangan. Keputusan itu terbukti efektif karena Diomande mencetak satu-satunya gol yang membawa Real Madrid menang 1-0.
Jika Vinicius benar-benar absen, Mourinho berpeluang kembali mengandalkan Diomande. Arda Guler juga bisa mendapatkan tanggung jawab lebih besar untuk membantu kreativitas serangan Madrid.
Real Madrid Menanti Keputusan Komite Disiplin Jelang El Clasico
Kemenangan atas Villarreal memberikan tambahan tiga poin penting bagi Real Madrid di La Liga Spanyol.
Namun, potensi kehilangan Vinicius membuat hasil pertandingan tersebut diiringi kekhawatiran menjelang duel melawan Barcelona.
Komite Disiplin Spanyol dijadwalkan membahas kasus Vinicius pada Rabu. Hasil pemeriksaan akan menentukan berapa lama pemain asal Brasil itu harus menjalani hukuman.
Skorsing dua pertandingan saja sudah cukup untuk membuat Vinicius melewatkan El Clasico pada 25 Oktober 2026.
Jika hukuman lebih berat dijatuhkan, Real Madrid bisa kehilangan salah satu pemain andalannya untuk pertandingan tambahan.
Kini, Jose Mourinho harus menyiapkan beberapa skenario untuk mengantisipasi keputusan itu. Kepastian mengenai jumlah pertandingan yang akan dilewatkan Vinicius menjadi faktor penting dalam menyusun strategi Real Madrid menghadapi Barcelona.
Sumber: Madrid Universal