3 Alasan Liverpool Bisa Comeback dan Singkirkan PSG di Liga Champions: Modal Anfield Saja Cukup?

Harapan Liverpool untuk tetap bertahan di Liverpool memang berada di ujung tanduk. Tapi..

Bola.com, Jakarta - Harapan Liverpool untuk tetap bertahan di Liverpool memang berada di ujung tanduk. Kekalahan 0-2 dari Paris Saint-Germain di leg pertama membuat pasukan Arne Slot wajib menang dengan selisih minimal dua gol saat menjamu PSG di Anfield.

Meski situasi terlihat sulit, bukan berarti mustahil. Ada beberapa faktor kuat yang bisa menjadi kunci kebangkitan The Reds.

Liverpool memang menghadapi tantangan besar. Namun dengan sejarah comeback, kekuatan Anfield, dan kerentanan PSG di masa lalu, peluang itu tetap ada.

Jika mampu mencetak gol cepat dan menjaga intensitas, Anfield bisa kembali menjadi saksi salah satu malam ajaib di Liga Champions.

Setidaknya ada tiga alasan mengapa Liverpool bisa comeback di Anfield.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

PSG Punya Riwayat “Collapse” di Liga Champions

Di atas kertas, PSG memang unggul. Namun sejarah menunjukkan bahwa tim asuhan Luis Enrique bukan tanpa celah.

Salah satu momen paling ikonik adalah ketika Barcelona melakukan “La Remontada” pada musim 2016/17. Saat itu, PSG yang sudah unggul agregat besar justru tersingkir setelah kalah dramatis 6-1 di leg kedua.

Tak hanya itu, Manchester United juga pernah membalikkan keadaan pada 2019 lewat gol penalti menit akhir Marcus Rashford. Bahkan Chelsea sempat menyingkirkan PSG setelah tertinggal agregat di leg pertama.

Fakta ini menunjukkan bahwa PSG punya sejarah kehilangan keunggulan dalam situasi krusial—sesuatu yang bisa dimanfaatkan Liverpool.

Anfield, Senjata Utama Liverpool

Bermain di Anfield selalu menjadi keuntungan besar bagi Liverpool. Atmosfer stadion legendaris ini kerap menjadi faktor pembeda dalam laga-laga besar Eropa.

Dalam dua musim terakhir, Liverpool mencatatkan delapan kemenangan dari sepuluh laga kandang di Liga Champions. Bahkan musim ini, mereka sukses membalikkan ketertinggalan saat menghadapi Galatasaray dengan kemenangan meyakinkan 4-0.

Dukungan suporter juga menjadi sorotan utama. Arne Slot menegaskan bahwa peran fans akan sangat krusial dalam menciptakan malam magis lainnya di Anfield.

 

Inspirasi dari Comeback Bersejarah

Liverpool bukan tim asing dalam urusan comeback dramatis. Salah satu yang paling dikenang tentu saat mereka menyingkirkan Barcelona di semifinal 2019.

Dalam laga tersebut, tim asuhan JUrgen Klopp kala itu berhasil membalikkan defisit tiga gol dengan kemenangan 4-0 di Anfield. Momen corner taken quickly dari Trent Alexander-Arnold yang diselesaikan Divock Origi menjadi simbol keajaiban Eropa Liverpool.

Menariknya, musim itu Liverpool juga sempat menelan empat kekalahan di Liga Champions, situasi yang mirip dengan musim ini.

Kini, harapan kembali digantungkan pada pemain seperti Dominik Szoboszlai, Florian Wirtz, dan Hugo Ekitike untuk menciptakan momen bersejarah baru.

 

Sumber: Sportsmole

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer