Sukses


Feri Pahabol Sukses Gantikan Boaz Solossa, Ini Statistiknya

Bola.com, Jakarta - Persipura Jayapura akhirnya berhasil meraih kemenangan pertama di Piala Jenderal Sudirman (PJS) 2015. Setelah menelan kekalahan di pertandingan pertama melawan Bali United melalui adu penalti (14/11/2015), tim asal Jayapura ini menaklukkan Semen Padang.

Kemenangan atas Semen Padang juga melalui adu penalti, setelah bermain imbang 2-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta (17/11/2015). Dengan kemenangan ini, Persipura meraih tiga poin dan sementara merangsek ke posisi 2 grup B.

Tidak ingin kembali menelan kekalahan, Persipura yang tampil tanpa Boaz Solossa berhasil mendominasi pertandingan. Di babak pertama saja, tim Mutiara Hitam mengungguli penguasaan bola sebanyak 60% berbanding 40%. Namun, Semen Padang malah tampil luar biasa dengan berhasil menahan gempuran pemain Persipura dan mencuri 2 gol melalui skema serangan cepat dan tembakan jarak jauh.

Gol diciptakan oleh Irsyad Maulana (menit 27) dan Yoo Hyun Koo (menit 37) memanfaatkan kelengahan Selsius Gebze dalam mengantisipasi tendangan keras jarak jauh sebelum akhirnya diperkecil Robertino Pugliara (menit 39) memanfaatkan assist Ferinando Pahabol.

Di babak kedua, Persipura semakin bernafsu untuk memperkecil ketertinggalan. Hal ini diperlihatkan dari jumlah percobaan tembakan yang mencapai 10 berbanding 6 percobaan tembakan di babak pertama.

Namun, solidnya lini pertahanan Kabau Sirah membuat Persipura hanya mampu mencatatkan 2 tendangan tepat sasaran, sedangkan 3 di antaranya diblok dan 5 sisanya melenceng. Babak kedua ini diwarnai kontroversi penalti Ian Kabes yang berhasil menyamakan kedudukan 2-2.

 

Yohanes Ferinando Pahabol menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Masuk menggantikan penyerang muda Persipura, Ronald Sesmot, di menit ke-31, kehadirannya menjadikan lini serang Persipura lebih berbahaya. Perubahan tersebut tampak ketika 8 menit berselang aksinya kemudian membuahkan asistensi bagi gol Roberto Pugliara.

Berbekal kecepatan dan mobilitas, pemain yang memperkuat Timnas U-23 ini menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan Semen Padang. Terlihat bagaimana ia seringkali berpindah posisi dan melakukan penetrasi ke kotak penalti Semen Padang. Selama 59 menit bermain, selain satu assist-nya kepada Robertino, pemain bernomor punggung 17 ini menciptakan 2 peluang dan melakukan 2 percobaan tendangan.

Tak hanya itu, untuk pemain Persipura yang seringkali terlibat di sektor penyerangan, Feri mencatatkan rasio operan sukses terbanyak kedua setelah Ian Louis Kabes dengan 74% operan sukses dalam 27 kali percobaan. Ian Kabes mencatatkan rasio operan sukses sebesar 89% dalam 79 kali percobaan.

Meski tidak mencetak gol, peran vital Ferinando Pahabol menjadi kunci dalam kemenangan Persipura atas Semen Padang kali ini.
Jika saja pada pertandingan berikutnya Persipura harus kembali bermain tanpa Boaz, pelatih Osvaldo Lessa tampaknya tak harus bingung mencari pengganti di lini depan dalam mengarungi Piala Jenderal Sudirman.

Dengan usianya yang masih muda dan potensinya yang besar, Feri mungkin akan menjadi tumpuan Persipura dan timnas Indonesia di masa mendatang.

Video Populer

Foto Populer