Sukses


Plus-Minus ISC B di Mata Penggagas Pertemuan Ciamis

Bola.com, Ciamis - Penggagas silaturahmi CEO klub sepak bola se-Indonesia di Ciamis, Herdiat Sunarya, lega karena kompetisi bakal digelar lagi. Keputusan yang dihasilkan dari pertemuan klub-klub ISL dan Divisi Utama bersama PT Gelora Trisula Semesta (GTS), Jumat (26/2/2016) , bisa membuat sepak bola Indonesia kembali bergairah.

"Kegiatan kami di Ciamis bak gayung bersambut. Alhamdulillah, Allah SWT mendengarkan dan mengabulkan doa kami. Jika kompetisi diputar lagi, itu sesuai dengan tuntutan ketiga yang tercantum dalam Deklarasi Ciamis soal bergulirnya kompetisi di semua level. Kami lebih menuntut kompetisi daripada turnamen yang selama ini hanya melibatkan klub-klub ISL," tutur Herdiat.

Yang lebih memuaskan CEO PSGC Ciamis itu, karena PT GTS akan menggelar enam kompetisi mulai level tertinggi ISL, Divisi Utama, U-21, U-17, hingga Liga Nusantara.

"Semoga rencana itu bisa terlaksana karena masih tergantung izin pihak kepolisian. Jika kompetisi digelar bisa kembali menghidupkan nadi ekonomi, mulai pemain hingga pedagang kecil," ujarnya.

Namun, sosok CEO PSGC yang juga menjabat Sekda Pemkab Ciamis itu masih ada ganjalan, terkait uang subsidi bagi kontestan Divisi Utama sebesar Rp 400 juta per klub untuk fase penyisihan grup. Meski Herdiat Sunarya mengakui jumlah Rp 400 juta ini ada peningkatan dibanding subsidi pada kompetisi 2014, ia menilai jumlah itu terlalu kecil.

"Nilainya terlalu jauh dibanding ISL yang masing-masing dapat minimal Rp 5 miliar. Setidaknya kami dapat 50 persen dari jatah ISL agar klub Divisi Utama bisa belanja pemain yang mumpuni," katanya.

"Subsidi itu untuk mengontrak pemain saja tak cukup. Kami juga butuh dana operasional besar. Saya yakin mayoritas klub-klub Divisi Utama saat ini tak punya dana. Tapi, jumlah itu memang lebih baik dibanding musim sebelumnya," imbuh Herdiat.

Selain itu, kompetisi ISC B yang tanpa promosi dan degradasi, lanjut Herdiat Sunarya, dianggap kurang menarik. "Tensi persaingan tak seru karena tanpa promosi dan degradasi, saya pikir pasti ada klub yang asal ikut saja. Kompetisi nanti tanpa muara yang jelas," ucapnya.

 

Video Populer

Foto Populer