Sukses


Momen Kiper Madura United Terpana Tendangan Striker Sriwijaya FC

Bola.com, Balikpapan - Tendangan bebas berbuah gol yang dicetak striker Sriwijaya FC, Manuchekhr Dzhalilov, menuai pujian. Gol itu menjadi pembuka kemenangan Sriwijaya FC ketika melawan Madura United pada laga kedua penyisihan Grup B Piala Gubernur Kaltim II di Stadion Batakan, Balikpapan, Senin sore (26/2/2018).

Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, memberikan pujian atas gol cantik itu. Bola menukik melewati sisi kiri pagar betis Madura United.

Kiper Angga Saputra yang mengawal gawang Madura United tak kuasa membendung sepakan yang diluncurkan pada menit ke-60 itu. Angga menyebut sangat terkejut melihat arah bola yang melengkung dengan keras. Dia mengaku tidak menyangka sepakan Dzhalilov bisa berbuah gol cantik seperti itu.

"Saya kaget waktu melihat bola sangat cepat dan berbelok. Itu tendangan yang sangat sulit ditepis kiper. Saya pikir, Dzhalilov memang punya kualitas. Golnya sangat fantastis," kata kiper yang akrab disapa Cecep itu kepada Bola.com.

Gol itu telah menodai upaya yang dibuat Cecep di laga tersebut. Sebelumnya, dia sudah sempat mementahkan bola tembakan lawan yang semuanya berasal dari open play.

Selama ini, Angga kerap mengamati pemain depan atau eksekutor andal yang dimiliki lawan. Namun, kali ini kasusnya berbeda. Dia belum sekali pun berhadapan dengan Dzhalilov. Maklum, pemain asal Tajikistan itu baru menjalani musim perdana di Indonesia.

"Reputasi striker atau penembak itu bisa jadi referensi kiper untuk bisa menebak arah bola. Kebetulan, saya belum pernah kenal dan tahu seperti apa tembakan yang dimiliki oleh dia (Dzhalilov). Jadi, saya memang kesulitan mengamankan tembakan itu," imbuh kiper 24 tahun itu.

Selama musim ini, Angga sudah turun dalam enam pertandingan pramusim. Satu pertandingan di Suramadu Super Cup, lalu tiga di Piala Presiden 2018, dan dua di Piala Gubernur Kaltim II.

Selama Piala Gubernur Kaltim II, sudah dua gol yang bersarang ke gawang yang dikawalnya. Kebetulan, gol sebelumnya juga lahir dari bola mati. Saat itu, dia gagal membendung penalti yang dieksekusi Misbakus Solikin saat Madura United melawan Persebaya (24/2/2018).

"Ini akan jadi pelajaran berharga buat saya. Saya harus belajar untuk mengantisipasi bola mati yang tepat. Pekerjaan rumah ini penting untuk diatasi supaya saya bisa lebih maksimal di Liga 1 nanti," ujar eks kiper Persekap Pasuruan itu.

Video Populer

Foto Populer