Kalimat Motivasi Yandi Sofyan Usai Persik Dibekuk Madura United: Kami Hanya Butuh Satu Kemenangan untuk Bangkit Lagi

Di tengah rasa sedih dan malu usai dipecundangi Laskar Sapeh Kerrab, ada satu penggawa Persik Kediri yang tetap optimistis. Dia adalah Yandi Sofyan.

Bola.com, Kediri - Persik Kediri dalam tren negatif. Pada laga terakhir, mereka dibekuk Madura United 1-2 pada Derbi Jatim di Bangkalan, Madura, pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (11/4/2026) lalu.

Kekalahan ini menggenapi tiga hasil minor dalam lima pertandingan terakhir. Selain catatan itu, Macan Putih hanya mampu meraih satu kemenangan dan imbang.

Rapor ini jelas kurang memuaskan di saat para kontestan sedang berebut poin di akhir musim ini.

Di tengah rasa sedih dan malu usai dipecundangi Laskar Sapeh Kerrab, ada satu penggawa Persik Kediri yang tetap optimistis. Dia adalah Yandi Sofyan.

Striker lokal senior yang pernah berkarir di Liga Australia bersama klub Brisbane Roar U-21 ini yakin tim kebanggaan Persikmania bakal mampu bangkit lagi untuk memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League.

"Situasi kami saat ini memang sulit. Karena beberapa pertandingan kami tak pernah dapat tiga poin. Saya kira tim-tim lain juga pernah merasakan situasi seperti ini," katanya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Butuh Satu Kemenangan

Dalam persaingan sangat ketat, tiap laga ibarat final bagi semua klub. Adik kandung striker legendaris Persita Tangerang dan Timnas Indonesia, Zaenal Arif, ini menyatakan timnya hanya butuh satu kemenangan untuk bangkit lagi.

"Kami hanya perlu satu kemenangan untuk bangkit lagi. Kami harus mengalahkan Persita di kandang pekan ini. Saya yakin kemenangan akan mendorong motivasi tim untuk meraih kemenangan berikutnya hingga musim ini berakhir," jelasnya.

Yandi Sofyan setuju dengan pelatih Marcos Reina. Mereka sepakat performa Persik di pertandingan sangat bagus. Namun hasil akhir belum berpihak kepada mereka.

Selalu Termotivasi

Tengara alumnus SAD yang berguru di Uruguay ini memang benar. Sebelum dikalahkan Madura United, Persik juga tampil sangat dominan saat menjamu Persijap dengan skor tanpa gol di Kediri.

Padahal di antara dua pertandingan tersebut, kekuatan Persik pincang karena dihantam badai cedera dan akumulasi kartu kuning. Sebut saja Adrian Luna, Telmo Castanheira, Kiko Carneiro, dan Ezra Walian.

Bahkan dua nama terakhir tak tak ada di daftar susunan pemain melawan Persijap dan Madura United. Namun Persik tetap mampu menampilkan permainan dengan ciri khas mereka.

"Tak ada yang salah dengan tim ini. Motivasi kami selalu tinggi saat latihan maupun dalam pertandingan. Seharusnya kami bisa mengalahkan Persijap dan Madura United," ujar Yandi Sofyan.

"Namun, kerja keras kami belum dapat hasil positif. Kami hanya belum beruntung. Namun untuk kedepannya kami harus bekerja lagi di berbagai aspek. Entah itu saat bertahan atau menyerang," tuturnya.

Persaingan di BRI Super League

Video Populer

Foto Populer