Kisah Hugo Ekitike: Hampir Gagal di Reims, hingga Ambil Peluang Gabung Liverpool

Hugo Ekitike tengah menikmati awal musim yang sensasional bersama The Reds, mencetak lima gol dalam 9 laga usai datang dari Eintracht Frankfurt dengan harga 79 juta pound pada musim panas 2025.

Bola.com, Jakarta - Bintang baru Liverpool, Hugo Ekitike, mengungkap kisah masa mudanya yang hampir membuat mimpinya sebagai pesepak bola hancur. Namun, kini sinar kariernya benderang setelah bergabung bersama Liverpool.

Pemain Prancis itu tengah menikmati awal musim yang sensasional bersama The Reds, mencetak lima gol dalam 9 laga usai datang dari Eintracht Frankfurt dengan harga 79 juta pound pada musim panas 2025.

Namun, perjalanan menuju puncak tidaklah mudah. Ekitike bercerita bahwa titik balik kariernya terjadi saat ia berusia 14 tahun. Kala itu, ia nyaris dilepas oleh akademi Reims karena performanya dianggap buruk.

“Saya bermain di akademi Reims, dan saya benar-benar buruk. Saya tipe pemain yang banyak bermimpi di lapangan. Saya punya kualitas, tapi terlalu banyak melamun, seperti pemain yang tertidur,” kata Ekitike kepada BBC Sport.

“Saya dipanggil bersama orang tua saya, dan mereka mengatakan jika musim berakhir, saya mungkin akan dilepas. Saat itu saya berpikir, saya tidak akan membiarkan itu terjadi. Sejak itu, fokus saya berubah. Itu adalah titik balik pertama dalam hidup saya,” lanjutnya.

Keteguhan hati itulah yang kemudian membawanya menanjak. Musim lalu, ia mencetak 22 gol untuk Eintracht Frankfurt, hingga akhirnya pindah ke Liverpool. Satu-satunya noda di awal karier di Inggris hanya kartu merah melawan Southampton.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dapat Dukungan Mohamed Salah

Tidak semua pemain baru bisa langsung beradaptasi di Premier League. Namun, Hugo Ekitike mengaku bersyukur bisa mendapatkan dukungan penuh dari Mohamed Salah.

“Mo orang yang sangat keren dan terbuka. Dia enak diajak bicara, pemain besar yang sebelumnya hanya saya lihat di TV. Sekarang saya bisa bermain bersamanya, belajar darinya, dan mudah-mudahan mencetak banyak gol bersama untuk tim,” ujar Ekitike.

Hugo Ekitike juga mengaku terkejut dengan kepribadian Salah yang jauh lebih ramah daripada kesan dingin yang terlihat di televisi.

Kehidupan di Luar Lapangan

 

Sementara di luar lapangan, pemain berusia 23 tahun ini tetap menjaga keseimbangannya. Saat libur panjang, ia biasanya pulang ke Paris untuk bertemu keluarga.

Sedangkan jika hanya libur sehari, ia menghabiskan waktu dengan bermain PlayStation, menonton film, atau bersantai di kolam renang dan jacuzzi.

Namun, Ekitike juga punya sisi lain yang jarang diketahui banyak orang.

“Saya bisa menggambar. Orang, pemandangan, kehidupan… apa saja. Menggambar selalu mudah bagi saya, dan kadang saya menikmatinya,” ungkapnya.

Masa Depan Cerah di Anfield

Meski harus bersaing ketat dengan striker lain, seperti Alexander Isak untuk posisi inti, Ekitike telah menunjukkan dirinya punya mental dan kualitas untuk bersinar di level tertinggi.

Dari hampir tersingkir di Reims hingga kini menjadi idola baru di Anfield, kisah perjalanan Ekitike adalah bukti bahwa kegagalan di masa muda bisa menjadi batu loncatan menuju kesuksesan.

Sumber: DailyMail

Persaingan di Premier League

Video Populer

Foto Populer