Bola.com, Jakarta - Karier Benjamin Sesko di Manchester United sejauh ini terasa seperti terbagi dalam dua bab yang kontras.
Pada fase pertama, ia tampil selama 1.404 menit dan hanya mencetak dua gol, rata-rata satu gol setiap 702 menit. Pada fase kedua, ia baru bermain 274 menit tetapi sudah mengemas enam gol, satu gol setiap 45 menit 40 detik. Lonjakan itu terlalu mencolok untuk dianggap kebetulan.
Penjelasannya pun relatif sederhana.
Pada 4 Januari, Sesko tampil melempem saat MU bermain imbang 1-1 melawan Leeds. Ia gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran, akurasi umpannya hanya 76 persen, tak sekali pun mencoba dribel, tetapi tetap kehilangan bola lima kali dan dua kali terjebak offside.
Sehari kemudian, Ruben Amorim dipecat.
Dua hari berselang, Sesko mencetak dua gol dalam hasil imbang 2-2 kontra Burnley.
Membandingkan Amorim, sosok yang selama ini dikenal ramah dan santun, dengan White Witch dalam "The Lion, the Witch and the Wardrobe" memang terdengar berlebihan. Namun, efek "mencair" setelah kepergiannya sulit dibantah.
Salju seperti mulai meleleh, bunga-bunga bermekaran, dan makhluk yang sebelumnya membatu seakan hidup kembali.
Barcelona FC terancam gagal merekrut Alessandro Bastoni dari Inter Milan pada bursa transfer musim panas 2026 setelah bek Timnas Italia itu dikabarkan sedang bernegosiasi memperpanjang kontraknya hingga melewati 2028; kabar yang diungkap jurnalis Mat...
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Tidak Terlena Lagi
MU pernah mengalami situasi serupa ketika performa tim melonjak di bawah arahan mantan pemain yang dicintai suporter. Pengalaman bersama Ole Gunnar Solskjaer membuat sebagian kalangan, baik fan maupun pengamat, kini berhati-hati.
Ada tekad kuat untuk tidak kembali terlena. Apa pun yang dicapai hingga akhir musim, mereka berkeras Michael Carrick tak seharusnya langsung diberi jabatan permanen.
Namun, konteks kali ini berbeda dengan 2019.
Saat itu, ada keyakinan bahwa MU memiliki pemain-pemain bagus yang performanya merosot akibat atmosfer beracun di akhir era Jose Mourinho. Musim ini, justru muncul keraguan apakah skuad Setan Merah memang cukup berkualitas.
Ternyata, dampak manajer tetap bisa sangat besar. Menempatkan pemain di posisi terbaiknya, mengembalikan gelandang muda berbakat yang sempat disisihkan karena tak cocok dengan profil tertentu, serta menanamkan kepercayaan diri, langkah-langkah itu terbukti signifikan.
Usai mencetak gol kemenangan dari bangku cadangan saat melawan Everton, Sesko mengatakan pentingnya perasaan bahwa 'semua orang percaya kepada saya."
Pernyataan itu memunculkan pertanyaan mendasar: mengapa sebelumnya tidak demikian? Apakah Amorim tidak menilainya cukup baik? Apakah ia tak menginginkannya? Atau Amorim kurang mampu mengomunikasikan rencana pengembangan kepada pemain-pemain pinggiran?
Era Pasca-Amorim
Transformasi ini memang berkaitan dengan era pasca-Amorim. Bukan berarti Carrick adalah semacam "pawang Sesko".
Perubahan sudah tampak segera setelah Amorim pergi. Di bawah manajer interim Darren Fletcher, penyerang Slovenia itu mencetak tiga gol dalam dua pertandingan.
Seiring waktu, keputusan menunjuk Amorim kian terlihat keliru. Namun, menjadikannya sebagai kambing hitam juga tidak sepenuhnya tepat. Amorim sejak awal menegaskan ia akan selalu memainkan sistem 3-4-2-1, dan memang konsisten melakukannya hampir hingga akhir masa jabatannya.
Ketika ia akhirnya menurunkan formasi empat bek, itu terasa seperti bentuk perlawanan pasif-agresif.
Masalah utamanya terletak pada proses penunjukan itu sendiri. Sir Jim Ratcliffe memaksakan seorang pelatih dengan sistem yang sangat spesifik ke dalam skuad yang tak dirancang untuk itu, meski telah diperingatkan direktur olahraga saat itu, Dan Ashworth, yang kemudian meninggalkan jabatannya.
Kesalahan terbesar Amorim mungkin hanya satu: menerima pekerjaan tersebut. Tak heran jika setelah lengser, ia terlihat lebih muda dan jauh lebih rileks.
Lonjakan Sesko
Kebangkitan MU juga belum sepenuhnya membenarkan keputusan menghabiskan 200 juta paun untuk tiga penyerang musim panas lalu, padahal ada kelemahan jelas di sektor lain. Meski begitu, setidaknya kini terlihat bahwa dana tersebut tidak sepenuhnya salah sasaran.
Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo menunjukkan peningkatan sejak Carrick mengambil alih. Namun, lonjakan paling dramatis terjadi pada Sesko.
Musim panas lalu, klub-klub Premier League berbondong-bondong membeli penyerang murni dengan harga mahal, dengan hasil yang beragam.
Hugo Ekitike tampil menjanjikan. Alexander Isak tak pernah benar-benar bugar setelah kepindahannya ke Liverpool yang penuh gejolak, sebelum akhirnya mengalami patah kaki.
Rory Delap diganggu cedera di Chelsea. Bahkan setelah mencetak gol di derby London utara untuk Arsenal, Viktor Gyokeres masih memicu perdebatan.
Sebelum Januari, Sesko justru terlihat sebagai pembelian paling meragukan. Di usia 22 tahun, ia memang masih sangat muda, tetapi performa awalnya tak mencerminkan penyerang senilai 70 juta paun. Sentuhan bolanya berat, pergerakannya kurang tajam.
Perbedaannya kini terletak pada kepercayaan diri dan sistem yang jelas.
Simbol Musim Semi
Sesi video singkat bersama Fletcher sebelum laga kontra Burnley cukup untuk memulihkan keyakinannya terhadap kemampuan yang selama ini membawanya ke level tertinggi. Sesko unggul dalam melakukan lari di titik buta bek lawan, kualitas yang menghasilkan dua golnya hari itu.
Gol pertama tercipta karena larinya menyambut umpan terobosan Bruno Fernandes tak terpantau. Gol kedua lahir karena, meski Bashir Humphreys sadar ia berada di belakangnya, sang bek tak tahu apakah Sesko akan bergerak ke kiri atau kanan untuk menyambut umpan silang Patrick Dorgu.
Ia melepaskan diri dari Kenny Tete saat mencetak gol kemenangan melawan Fulham. Ia juga mendahului Axel Disasi ketika mencetak gol penyama kedudukan yang impresif kontra West Ham.
Pergerakan tanpa bola mungkin menjadi senjata utamanya. Secara fisik, ia kuat di udara dan cepat dalam jarak menengah hingga jauh, seperti terlihat saat mencetak gol serangan balik melawan Everton. Setiap langkahnya saat menyongsong umpan Mbeumo memancarkan rasa percaya diri.
Memang, ia masih kurang efektif ketika diberi terlalu banyak waktu untuk berpikir. Namun, mengingat usianya, aspek itu bisa berkembang.
Nalurinya dalam mencari ruang dan menyelesaikan peluang sudah membuatnya menjadi talenta yang sangat menarik, meski saat ini lebih sering dimanfaatkan sebagai pemain pengganti.
Perubahan ini menjadi bukti betapa besar dampaknya ketika seorang manajer memaksimalkan kekuatan pemain alih-alih membelenggunya dalam cetak biru taktis yang kaku.
Masalah struktural klub memang belum sepenuhnya hilang. Namun, setidaknya "musim dingin taktis" telah berakhir, dan Sesko menjadi simbol paling nyata dari musim semi pasca-Amorim di Setan Merah.
Sumber: The Guardian
bola:strip_icc()/kly-media-production/avatars/337821/original/058832000_1460136394-Anugraheni_Prasetyaningjati.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5318603/original/069217300_1755490450-sesko.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5364360/original/058613400_1759082044-000_76Y672X.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511070/original/000063200_1771886477-000_98PC68E.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5499043/original/030952300_1770765354-000_96XE7NT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511089/original/090002300_1771887695-000_98P784T__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412362/original/085156000_1763089671-500x656_-_Timnas_Indonesia__2_.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516975/original/076209200_1772372351-diks.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486843/original/064724500_1769613330-asnawi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516659/original/049314900_1772339136-justin_hubner.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5320148/original/037889300_1755588308-IDN_3825.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516655/original/068080100_1772338511-justin.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506355/original/008129700_1771431968-InShot_20260218_232119022.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5471181/original/002594400_1768279992-20260113BL_Pengenalan_Pelatih_Baru_Timnas_Indonesia__John_Herdman_19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496699/original/041911600_1770589990-000_96LN2RG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5377685/original/055449000_1760148105-2025098AA_Timnas_Indonesia_Vs_Lebanon-025.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500642/original/084513600_1770872667-InShot_20260212_115715744.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5421175/original/009934900_1763879045-Diks_-_gladbach.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5179861/original/097618100_1743664249-tonali.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5511083/original/059114100_1771887206-9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484330/original/060882100_1769420202-carrick.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516975/original/076209200_1772372351-diks.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486843/original/064724500_1769613330-asnawi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516659/original/049314900_1772339136-justin_hubner.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5320148/original/037889300_1755588308-IDN_3825.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516655/original/068080100_1772338511-justin.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506355/original/008129700_1771431968-InShot_20260218_232119022.jpg.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4532563/original/040805900_1691635891-000_33QU6MP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497332/original/090342400_1770625287-ortu_mbappe.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480094/original/017728600_1769036176-Bayern_Munchen_Liga_Champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4145420/original/031584800_1662191005-AP22246063080426.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5294460/original/077442800_1753406080-mason_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482948/original/011193900_1769304935-Victor_Montagliani.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5384015/original/057909900_1760710023-Persita_vs_PSIM_-21.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5425119/original/084956400_1764214528-ze_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513784/original/008941800_1772068974-bernardo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516421/original/039733900_1772289691-WhatsApp_Image_2026-02-28_at_21.40.01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516434/original/076087200_1772291924-Momen_tangkapan_kamera_di_babak_1___OPPOxBaliUnited__Reignite.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5083118/original/020267900_1736237221-20250107-Diskon_Tarif_Lstrik-HER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5216547/original/087226100_1746977085-voli-e3f228.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5214047/original/099114000_1746709930-Grand_Final_PROLIGA_PLN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5201761/original/052430600_1745832872-WhatsApp_Image_2025-04-28_at_15.06.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5084947/original/041382900_1736372756-logo_proliga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4890375/original/005197100_1720795966-Electric.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516446/original/044537800_1772297442-AP26059569594609.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4590270/original/059423100_1695796499-Liga_Inggris_-_Manchester_United_Vs_Crystal_Palace_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5318603/original/069217300_1755490450-sesko.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500264/original/092631900_1770852526-000_974A2PW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4765878/original/033688200_1709866568-AP24067648047149.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516472/original/037646200_1772306500-Manchester_City_s_Antoine_Semenyo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516488/original/055024500_1772316356-AP26059641465762.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516518/original/022322500_1772321484-000_99C69K6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516509/original/045378500_1772319744-000_99D99LN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516789/original/016102700_1772347791-yamaha-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516753/original/040651000_1772345690-byon_3-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5514998/original/036445000_1772144079-1000370155.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516846/original/091332000_1772354165-AP26060299188372.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516203/original/021232900_1772266389-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516981/original/021848400_1772372516-WhatsApp_Image_2026-03-01_at_20.37.59.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4311735/original/014018700_1675339173-039903900_1672566345-pengendara-moge-penabrak-lansia-hingga-tewas-jadi-tersangka-terancam-6-tahun-penjara.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4314475/original/003617700_1675646177-582569Image1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2875201/original/066634400_1565157463-20190807-Kakbah-6.jpg)