Erling Haaland Semprot Gianluigi Donnarumma saat Manchester City Takluk dari Aston Villa

Erling Haaland terlihat meluapkan kekesalannya kepada rekan setimnya di Manchester City, Gianluigi Donnarumma.

Bola.com, Jakarta - Erling Haaland terlihat meluapkan kekesalannya kepada rekan setimnya di Manchester City, Gianluigi Donnarumma, saat The Citizens menelan kekalahan 1-2 dari Aston Villa dalam lanjutan Premier League 2026/2027 di Villa Park, Sabtu (24/10/2026).

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan sempurna Manchester City di Premier League musim ini. Dua gol Nicolas Jackson membawa Aston Villa meraih kemenangan, sekaligus memberikan kekalahan liga pertama bagi pasukan Pep Guardiola pada musim ini.

Jackson membuka keunggulan tuan rumah pada menit keenam melalui penyelesaian apik yang mengarah ke bagian atas gawang.

Gol tersebut membuat Haaland terlihat semakin bersemangat untuk mengejar ketertinggalan. Pada menit ke-33, striker asal Norwegia itu bahkan tampak memarahi Donnarumma yang keluar dari sarangnya untuk menyampaikan protes menjelang tendangan bebas Aston Villa.

Haaland terlihat memberi isyarat dengan nada kesal agar kiper asal Italia tersebut segera kembali ke posisinya di bawah mistar gawang.

Momen itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah penggemar menyoroti sikap Haaland yang terlihat berani menegur rekan setimnya di tengah pertandingan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Haaland Sempat Samakan Kedudukan

Manchester City akhirnya berhasil menyamakan skor pada menit ke-52. Haaland mencetak gol melalui sundulan keras untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Delapan menit kemudian, Jackson kembali membawa Aston Villa memimpin setelah melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi dengan baik oleh Donnarumma.

Gol kedua Jackson menjadi penentu kemenangan tuan rumah dengan skor 2-1.

Secara statistik, Manchester City sebenarnya lebih dominan. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 63 persen dan melepaskan 15 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran.

Sebaliknya, Aston Villa hanya menguasai 37 persen bola dan menghasilkan delapan tembakan, dengan dua mengarah ke gawang. Meski demikian, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda dalam pertandingan ini.

 

Maresca Kecewa dengan Hasil Akhir

Setelah pertandingan, pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menilai timnya pantas mendapatkan hasil yang lebih baik karena mampu menciptakan cukup banyak peluang.

"Menurut saya, kami pantas mendapatkan sesuatu yang lebih dari pertandingan ini. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak lebih banyak gol," ujar Maresca, seperti dikutip dari The Sun. 

Ia juga menyoroti gol kedua Aston Villa yang tercipta setelah tuan rumah hanya menghasilkan satu tembakan pada babak kedua.

"Sayangnya, kami hanya kebobolan dari satu tembakan pada babak kedua, tetapi mereka berhasil mencetak gol. Semoga kami bisa belajar dari hal ini dan segera melangkah ke depan," lanjutnya.

Maresca mengakui bermain di stadion seperti Villa Park selalu menuntut konsentrasi tinggi. Ia menyebut gol pertama Aston Villa tercipta setelah kesalahan timnya, meski Manchester City kemudian mampu mengendalikan permainan, terutama pada babak kedua.

"Kami terus berjuang sampai akhir dan itu sangat bagus. Semangat tim juga baik. Kami bisa mengambil pelajaran dari pertandingan ini dan melanjutkan perjalanan," tuturnya.

Manchester City kini harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Mereka dijadwalkan menjamu Brighton di Etihad Stadium pada Rabu untuk menghadapi putaran keempat Carabao Cup.

Sumber: The Sun

Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Video Populer

Foto Populer