Marc Marquez Jatuh di Jerez, Akui Salah Strategi dan Fokus Evaluasi Performa Ducati

Balapan MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez menghadirkan drama bagi pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez.

Bola.com, Jakarta - Balapan MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez, Minggu (26/4/2026) menghadirkan drama bagi pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez. Tampil dari posisi pole, juara dunia tersebut justru harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah mengalami kecelakaan pada lap kedua.

Insiden terjadi saat Marquez memasuki tikungan ke-11. Ia kehilangan kendali motor dan terlempar ke area gravel, membuatnya tak bisa melanjutkan lomba. Hasil ini menjadi pukulan bagi pembalap asal Spanyol tersebut yang sejatinya tampil menjanjikan sejak awal akhir pekan.

Meski demikian, kondisi fisik Marquez dipastikan baik. Ia tidak mengalami cedera serius dan langsung memberikan penjelasan terkait insiden yang dialaminya di Jerez.

Kegagalan ini juga memperpanjang catatan kurang apik Marquez di sirkuit tersebut. Pada musim sebelumnya, ia juga gagal finis di lintasan yang sama, menandakan masih ada pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Akui Kesalahan dan Salah Perhitungan

Marquez secara terbuka mengakui bahwa kecelakaan tersebut dipicu oleh keputusan yang ia ambil sendiri di lintasan.

“Saya baik-baik saja secara fisik. Kami menikmati Grand Prix Spanyol ini dari Kamis sampai Minggu, jadi sangat disayangkan balapan berakhir begitu dini,” ujar Marc Marquez.

“Saya mencoba untuk mengatasi situasi, karena saya tahu Alex lebih cepat, dan tujuannya adalah untuk menyelesaikan di tempat ketiga atau keempat,” lanjutnya.

 

PR Besar Ducati di Trek Kering

Selain faktor insiden, Marquez juga menyoroti performa motor Ducati yang dinilainya masih belum maksimal dalam kondisi lintasan kering.

Evaluasi ini menjadi penting mengingat sebagian besar balapan MotoGP berlangsung di kondisi kering. Jika tidak segera dibenahi, hal ini bisa menghambat konsistensi hasil Marquez di seri-seri berikutnya.

“Kami kompetitif saat basah, tapi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan dalam kondisi kering, dan kami akan mulai membahasnya besok,” katanya.

 

Alex Marquez Lanjutkan Dominasi

Di sisi lain, balapan di Jerez justru menjadi milik Alex Marquez. Pembalap Gresini Racing tersebut tampil impresif dan keluar sebagai juara.

Kemenangan itu sekaligus memperpanjang catatan positif Alex di Sirkuit Jerez setelah sebelumnya juga meraih hasil serupa. Dominasi tersebut menegaskan bahwa ia sedang berada dalam performa terbaiknya musim ini.

Bagi Marc Marquez, kegagalan di Jerez menjadi pengingat bahwa persaingan musim ini semakin ketat. Ia pun dituntut segera bangkit dan menemukan solusi agar bisa kembali bersaing di barisan depan.

Video Populer

Foto Populer