Setop Debat! Ini Penjelasan Kenapa Veda Ega Pratama Tertulis Finis ke-16 di Balapan Moto3 Hungaria, padahal Mengakhiri Race di Posisi 15

Ramai jadi perdebatan di dunia maya mengenai posisi finis Veda Ega Pratama pada balapan Moto3 Hungaria di Sirkuit Balaton Park hari Minggu (07/06/2026).

Bola.com, Jakarta - Ramai jadi perdebatan di dunia maya mengenai posisi finis Veda Ega Pratama pada balapan Moto3 Hungaria di Sirkuit Balaton Park hari Minggu (07/06/2026).

Pada race yang diwarnai red flag pada lap ke-20 atau terakhir akibat tiga pembalap kecelakaan, Veda Ega Pratama menyelesaikan balapan di urutan 15. 

Namun saat hasil resmi dirilis, pembalap Honda Team Asia itu divonis finis ke-16 yang artinya gagal mendulang poin. Kenapa hasil ini bisa berubah? 

Untuk diketahui, tiga pembalap yang mengalami kecelakaan adalah Valentin Perrone, Brian Uriarte, dan David Munoz. Ketiganya sedang fighting untuk memperebutkan posisi ketiga.

Nah dari tiga pembalap di atas hanya Brian Uriarte yang masih bisa membawa motor kembali ke pit. Sementara motor milik Perrone dan Munoz mati.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Regulasi Red Flag

Regulasi red flag menuliskan, jika sebuah balapan harus dihentikan akibat bendera merah, maka hasil pada satu lap sebelum red flag muncul dinilai sebagai result yang sah.

Untuk kasus balapan Moto3 Hungaria, hasil resmi mengambil posisi di lap 19 karena red flag terjadi di lap 20.

Jadi karena Brian Uriarte bisa membawa motor ke pit usai crash, ia dinyatakan berhak finis keempat, sesuai posisi yang ia tempati pada lap 19. 

Sementara Veda Ega Pratama harus turun dari posisi 15 ke 16 yang artinya putra dari eks pembalap nasional, Sudarmono itu tanpa poin di Balaton Park. 

 

Long Lap Penalty

Veda Ega Pratama sendiri menyebut jalannya persaingan balapan Moto3 Hungaria sangat sulit. Apalagi ketika ia sedang berada di baris depan, ia harus menjalani Long Lap Penalty. 

"Long Lap Penalty membuat segalanya sangat sulit karena setelah menjalani penalti tersebut, saya kehilangan kontak dengan kelompok depan dan menghabiskan sebagian besar balapan untuk mencoba merebut kembali posisi yang telah hilang," kata Veda Ega Pratama. 

"Tentu saja, ini mengecewakan karena saya tahu saya memiliki kecepatan untuk bertarung lebih dekat di depan. Pada saat yang sama, saya harus menerima situasi ini karena penalti tersebut adalah konsekuensi dari kesalahan yang saya buat selama kualifikasi." 

"Ini semua adalah bagian dari proses pembelajaran dan pengalaman penting lainnya bagi saya sebagai pembalap rookie. Kami akan menganalisis semuanya, belajar dari situ dan kembali lebih kuat di balapan berikutnya," tambahnya. 

Video Populer

Foto Populer