Max Dowman Dipuji Setinggi Langit, Tapi Masih Terlalu Muda untuk Piala Dunia

Wonderkid Max Dowman tengah menjadi sorotan setelah tampil gemilang bersama Arsenal di Premier League.

Bola.com, Jakarta - Wonderkid Max Dowman tengah menjadi sorotan setelah tampil gemilang bersama Arsenal di Premier League.

Remaja berusia 16 tahun tersebut mencuri perhatian saat masuk sebagai pemain pengganti dan langsung dinobatkan sebagai man of the match dalam kemenangan 2-0 Arsenal atas Everton.

Dowman bahkan mencatat sejarah dengan menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah Premier League setelah mencetak gol kedua Arsenal dengan aksi yang mengesankan.

Penampilan luar biasa itu membuat banyak pihak menilai Inggris kembali memiliki calon bintang besar untuk masa depan.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dipuji John Terry hingga Dibandingkan Messi

Legenda Chelsea dan England national football team, John Terry, bahkan memberikan pujian tinggi kepada Dowman.

Menurut Terry, gaya bermain Dowman mengingatkannya pada salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Lionel Messi.

“Max Dowman, pemain yang luar biasa. Baru 16 tahun dan sudah tampil sangat mengesankan,” kata Terry.

“Saya pernah melihatnya bermain melawan Chelsea sekitar setahun lalu, dan saya belum pernah melihat pemain yang bisa melewati lawan dengan cara seperti itu selain Messi.”

“Itu memang perbandingan yang sangat besar, tapi dia benar-benar talenta luar biasa. Dia akan memainkan peran besar untuk masa depan Arsenal dan juga Inggris.”

Pujian juga datang dari jurnalis sepak bola ternama, Henry Winter.

Ia menilai Dowman memiliki gaya bermain yang mengingatkannya pada legenda Brasil, Kaka.

“Dia jelas pemain yang spesial. Memang masih potensi, tetapi potensi yang sangat cepat bisa menjadi kenyataan,” ujar Winter.

“Ada sedikit kemiripan dengan Kaká dalam cara dia menerima bola, melaju ke depan, dan kecepatannya yang terlihat sederhana tapi sangat efektif.”

 

Piala Dunia Masih Terlalu Cepat

Meski mendapat banyak pujian, pembicaraan mengenai kemungkinan Dowman tampil di FIFA World Cup musim panas ini dianggap masih terlalu dini.

Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, akan segera mengumumkan skuad untuk jeda internasional berikutnya yang menjadi kesempatan terakhir memantau pemain sebelum Piala Dunia.

Namun Winter menilai membawa Dowman ke turnamen sebesar Piala Dunia mungkin bukan keputusan yang tepat.

Ia bahkan sempat bercanda bahwa jadwal ujian sekolah Dowman bisa saja menjadi penghalang.

“Ujian GCSE dimulai pertengahan Mei hingga akhir Juni, jadi mungkin dia akan absen di beberapa pertandingan fase grup,” katanya sambil bercanda.

 

Belajar dari Kasus Theo Walcott dan Wayne Rooney

Kasus pemain muda yang dipanggil terlalu cepat sebenarnya pernah terjadi pada Theo Walcott.

Walcott dibawa ke FIFA World Cup 2006 saat masih berusia 17 tahun, meski akhirnya tidak mendapatkan menit bermain.

Keputusan itu bahkan menuai kritik dari sejumlah pemain senior, termasuk Steven Gerrard.

“Steven Gerrard mengatakan kepada saya bahwa Piala Dunia bukan tempat untuk pengalaman kerja,” ujar Winter.

Meski demikian, Winter tidak menutup kemungkinan bahwa Dowman akan menjadi kekuatan besar bagi Inggris di masa depan.

Banyak pihak juga membandingkannya dengan Wayne Rooney yang meledak sebagai remaja bersama Everton.

Rooney sendiri tampil luar biasa saat bermain di UEFA Euro 2004 pada usia 18 tahun, mencetak empat gol sebelum cedera di babak perempat final.

Menurut Winter, Dowman memiliki potensi besar untuk mengikuti jejak para legenda tersebut.

“Satu hal yang bisa dijamin adalah dia akan menjadi kekuatan besar bagi Inggris di masa depan,” tegasnya.

Video Populer

Foto Populer