Piala Dunia 2026 Punya Badge Baru, tetapi Hanya Dipakai Pemain Tertentu

FIFA menyiapkan badge baru di Piala Dunia 2026, tidak semua pemain akan memakainya.

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan menghadirkan hal baru yang mungkin langsung menarik perhatian para penggemar sepak bola. Sejumlah pemain nantinya terlihat mengenakan lencana khusus di jersey mereka selama turnamen berlangsung.

Piala Dunia 2026 resmi dimulai pada 11 Juni lewat pertandingan pembuka antara Meksiko versus Afrika Selatan di Stadion Azteca.

Turnamen kali ini menjadi edisi pertama yang digelar di tiga negara sekaligus: Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.

Selain itu, jumlah peserta juga bertambah menjadi 48 tim, meningkat dari sebelumnya 32 negara.

Turnamen akan berlangsung di 16 kota tuan rumah dan berakhir di Stadion MetLife, East Rutherford, 19 Juli mendatang.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Debut Patch

Kendati beberapa nama besar dipastikan absen karena cedera atau gagal lolos bersama tim nasional mereka, seperti Robert Lewandowski, Khvicha Kvaratskhelia, dan Hugo Ekitike, sebagian besar bintang terbaik dunia tetap akan tampil.

Sorotan utama diprediksi tertuju kepada pemain muda seperti Lamine Yamal dan Vinícius Junior. Sementara itu, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo disebut akan menjalani Piala Dunia terakhir dalam karier mereka.

Satu hal baru yang akan muncul pada turnamen kali ini adalah penggunaan "Debut Patch", lencana khusus untuk pemain yang menjalani pertandingan Piala Dunia pertama dalam kariernya.

Pemakai Debut Patch

Menurut DAZN, setiap pemain yang tampil untuk pertama kali di Piala Dunia akan mengenakan lencana tersebut di jersey mereka. Tradisi serupa sebenarnya sudah lama digunakan di olahraga Amerika Serikat.

Lamine Yamal menjadi satu di antara pemain yang akan memakai lencana itu saat Spanyol menghadapi Tanjung Verde pada 15 Juni.

Hal yang sama juga akan dialami Erling Haaland ketika Norwegia melawan Irak sehari setelahnya, serta Michael Olise saat Prancis menghadapi Senegal.

Lencana tersebut menjadi bagian dari kerja sama lisensi baru dengan perusahaan kartu koleksi olahraga, Fanatics.

Nantinya, patch yang dikenakan pemain akan disimpan setelah turnamen selesai dan dimasukkan ke koleksi kartu perdagangan (trading card) resmi pada masa mendatang.

Atensi Lebih Besar

Kerja sama eksklusif antara Fanatics dan Piala Dunia sebenarnya baru dimulai pada 2031. Saat ini, mitra resmi produk kartu koleksi FIFA masih dipegang Panini.

Namun, seluruh patch debut dari Piala Dunia 2026 dan 2030 akan tetap dikumpulkan lebih dulu sebelum digunakan ketika perjanjian baru mulai berjalan.

Inisiatif tersebut dibuat untuk memberi perhatian lebih besar kepada para pemain yang baru pertama kali tampil di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

Dengan jumlah peserta yang meningkat menjadi 48 negara, kemungkinan besar akan ada jauh lebih banyak jersey dengan "Debut Patch" pada fase grup Piala Dunia musim panas ini.

 

Sumber: Give Me Sport

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer