Sukses


Proliga 2017: PLN dan BNI Berebut Tiket Terakhir Final Four

Bola.com, Malang - Tim putra Jakarta Elektrik PLN dan Jakarta BNI Taplus akan bersaing memperebutkan satu tiket tersisa babak final four Proliga 2017 pada seri penutup babak reguler di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, 17-19 Maret 2017.

PLN saat ini menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan tiga kemenangan, sedangkan BNI yang baru mendulang dua kemenangan berada di posisi kelima.

Hanya empat tim teratas yang berhak lolos ke babak empat besar. Posisi tiga teratas bagian putra sudah pasti ditempati Jakarta Pertamina Energi, Surabaya Bhayangkara Samator, dan Palembang Bank SumselBabel. Tim lainnya, Batam Sindo BVN, telah masuk kotak.

PLN dan BNI sama-sama masih menyisakan dua laga lagi. BNI akan menghadapi Pertamina, Sabtu (18/3/2017), dan Samator, Minggu (19/3/2017). Sementara itu, PLN bakal berjumpa Samator, Jumat (17/3/2017), dan Bank SumselBabel, Minggu (19/3/2017).

Situasi pada bagian putri serupa dengan putra. Ada dua tim yang berebut satu tiket tersisa final four, yaitu Bandung Bank BJB Pakuan dan Gresik Petrokimia.

Jakarta Elektrik PLN, Jakarta Pertamina Energi, dan Jakarta PGN Popsivo Polwan yang menguasai posisi tiga teratas klasemen bagian putri sudah pasti lolos ke babak empat besar. Sementara itu, kiprah dua tim terbawah Jakarta BNI Taplus dan Batam Sindo BVN terhenti di babak reguler.

Petrokimia sementara bercokol di posisi keempat klasemen dengan lima kemenangan, sedangkan Bank BJB Pakuan yang baru mencatat empat kemenangan berada di peringkat kelima.

Bank BJB Pakuan akan menghadapi juru kunci BVN pada Jumat (17/3/2017). Sementara itu, Petrokimia bersua sang juara bertahan Proliga, yaitu PLN, pada Sabtu (18/3/2017). Kedua tim akan saling berhadapan pada Minggu (19/3/2017).

Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty, mengatakan seri terakhir di Malang sulit untuk dilewatkan. "Selain perebutan tiket terakhir final four Proliga 2017, seri pamungkas ini juga akan menghadirkan persaingan tim-tim teratas untuk mendapatkan status juara putaran kedua demi uang pembinaan sebesar 15 juta rupiah. Jadi, seri terakhir ini sudah pasti sangat ditunggu-tunggu penggemar bola voli di Malang," kata Hanny dalam rilis yang diterima Bola.com, Kamis (16/3/2017).

Video Populer

Foto Populer