Sukses


Bacaan Doa setelah Salat 5 Waktu, Mempertebal Pahala dan Berkah

Bola.com, Jakarta - Doa merupakan inti ibadah dalam agama Islam. Membaca doa setelah menunaikan salat lima waktu memiliki kedudukan yang istimewa sekaligus memperkuat ikatan spiritual dengan Allah Swt.

Doa setelah salat fardu memiliki keutamaan besar. Hal ini terdapat dalam hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah saw. mengajarkan bacaan zikir setelah salat lima waktu, yaitu:

"Siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir setelah salat sebanyak 33 kali dan menutupnya dengan membaca lâ ilâha illallâh lâ syarîka lahu lahul mulku wa lahulhamdu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan."

Doa-doa ini memiliki makna yang mendalam dan mengandung permohonan serta ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt. Doa-doa ini juga merupakan bentuk pengabdian dan penyerahan diri kepada-Nya.

Memanjatkan doa juga dapat memberikan ketenangan, kekuatan, dan kepercayaan diri kepada setiap individu yang melantunkannya.

Berikut bacaan doa setelah salat lima waktu, yang bisa mempertebal pahala dan berkah, disadur dari Dream, Kamis (2/11/2023).

2 dari 4 halaman

Bacaan Doa setelah Salat 5 Waktu

1. Membaca Istigfar Tiga Kali

"Astaghfirullah hal'adzim, aladzi laailaha illahuwal khayyul qoyyuumu wa atuubu ilaiih."

Artinya: "Saya mohon ampun kepada Allah yang Maha Besar, tidak ada Tuhan melainkan Dia, yang Maha Hidup yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan saya bertobat kepada-Nya."

2. Memohon Ampun dan Pujian bagi Allah Swt.

"Laa ilaha illallah wakhdahu laa syarika lahu, lahul mulku walahul khamdu yukhyiiy wayumiitu wahuwa 'alaa kulli syai'innqodiir."

Artinya: Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala pujian dan kerajaan adalah milik Allah. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (HR. Bukhari, Muslim)

3. Memohon Perlindungan dari Siksa Neraka

"Allahumma ajirni minan-naar 3X."

3 dari 4 halaman

Bacaan Doa setelah Salat 5 Waktu

4. Doa Memuji Allah Swt

"Allahumma angtassalam, wamingkassalam, wa ilayka ya'uudussalam fakhayyina rabbanaa bissalaam wa-adkhilnaljannata darossalaam tabarokta rabbanaa wata'alayta yaa dzaljalaali wal ikraam."

Artinya: "Ya Allah Engkau-lah as salam, dan keselamatan hanya dari-Mu, Maha Suci Engkau wahai Zat yang memiliki semua keagungan dan kemulian." (HR. Muslim).

5. Membaca Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil

Membaca Kalimat Tasbih 33 kali

Subhanallah

Membaca Tahmid 33 kali

Alhamdulillah

Membaca Takbir 33 kali

Allahu Akbar

Membaca Tahlil 33 kali

Lailaha Illalah

6. Membaca Surat Al-Ikhlas

"Qul huwallaahu ahad. Allaahusshamad. Lam yalid walam yuulad. Walam yakullahu kufuwan ahad."

Artinya: "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia".

4 dari 4 halaman

Bacaan Doa setelah Salat 5 Waktu

7. Membaca Surat Al-Falaq

"Qul a’uudzu birabbil falaq. Min syarri maa khalaq. Wamin syarri ghaasiqin idzaa waqaba. wamin syarrin naffaatsaati fii al’uqadi. Wamin syarri haasidin idzaa hasada."

Artinya: "Aku berlindung kepada Robb Yang Menguasai waktu subuh, dari kejahatan apa-apa (mahluk) yang diciptakan-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia dengki."

8. Membaca Surat An-Naas

"Qul a’uudzu birabbin naas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khannaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas. Minal jinnati wannaas."

Artinya: "Aku berlindung kepada Robb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."

9. Membaca Ayat Kursi

"Allaahu laa ilaaha illaa huu, al hayyul qoyyum, la ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardh. Man djalladjii yasyfa’u ’indahuu illa bi idjnih. Ya’lamu maa bayna aydiihim wa maa kholfahum. Wa laa yuhiithuuna bi syay-im min ’ilmihii illa bi maa syaa-a. Wasi’a kursiiyyuhussamaawaati wal ardh. Walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa. Wa huwal’aliiyul ’azhiim."

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar." (Al-Baqarah: 255)

 

Disadur dari: Dream.co.id  (Penulis: Reni Novita Sari. Published: 26/1/2022)

Yuk, baca artikel Islami lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer