Otoritas Italia Selidiki Pembalap Formula 1, Ancaman Pidana Membayangi

Pihak berwenang Italia meluncurkan penyelidikan terhadap semua pembalap F1.

Bola.com, Jakarta - Otoritas pajak Italia mulai mengambil langkah serius yang berpotensi mengguncang dunia Formula 1. Seluruh pembalap aktif maupun yang baru-baru ini tampil disebut sedang berada dalam penyelidikan terkait kewajiban pajak.

Langkah ini muncul di tengah jeda panjang kompetisi akibat konflik di Timur Tengah, yang memaksa pembatalan Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi.

Kendati tidak ada aksi di lintasan, dinamika di luar balapan justru meningkat, termasuk perubahan regulasi 2026 yang diumumkan Federasi Otomotif Internasional (FIA) menjelang seri di Miami.

Namun, bukan hanya federasi yang bergerak. Otoritas pajak Italia kini memperketat penegakan aturan mereka, dengan fokus pada potensi pelanggaran oleh para pembalap.

Laporan media Italia, Il Resto del Carlino, menyebutkan bahwa otoritas sedang berupaya menagih pajak secara retrospektif dari para pembalap yang berlaga di grand prix di Italia dalam beberapa musim terakhir.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Latar Belakang Penyelidikan

Penyelidikan ini menyoroti apakah pajak atas pendapatan yang diperoleh saat bekerja di Italia telah dibayarkan secara penuh.

Situasi ini diperkirakan akan memunculkan komplikasi hukum, baik bagi tim maupun pembalap.

Dalam aturan perpajakan Italia, seluruh atlet asing yang bertanding di negara tersebut wajib membayar pajak atas penghasilan yang diperoleh di sana. Namun, penerapannya selama ini dinilai tidak konsisten.

Ketidakkonsistenan tersebut mendorong pengacara Italia, Alessandro Mei, untuk menginisiasi penyelidikan menyeluruh terhadap para atlet, termasuk pembalap Formula 1.

Menurut laporan RacingNews365, seluruh pembalap telah menerima surat resmi yang meminta mereka atau perwakilannya menyerahkan laporan pajak tahun 2025. Selain itu, jika memungkinkan secara hukum, otoritas akan menelusuri potensi tunggakan pajak dari beberapa tahun sebelumnya.

Konsekuensi Hukum

Otoritas disebut ingin mengakses kontrak pembalap dan kesepakatan sponsor guna menghitung secara akurat pendapatan yang diperoleh.

Langkah ini berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum serius bagi sejumlah pembalap.

Di Italia, tunggakan pajak di atas 50.000 euro dapat dikategorikan sebagai tindak pidana. Sanksinya bukan hanya kewajiban membayar pajak yang tertunggak, tetapi juga denda besar.

Sejak 2020, Formula 1 telah menggelar balapan di tiga sirkuit Italia, yakni Sirkuit Monza, Sirkuit Imola, dan Sirkuit Mugello.

Laporan menyebutkan bahwa Pengadilan Audit Italia mendapat mandat untuk melakukan penyelidikan di ketiga wilayah tersebut.

 

Sumber: Sportbible

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer