UGM Trail Run 2026 Bidik 4 Ribu Pelari, Peserta dari Belarus hingga Jepang Siap Meramaikan

KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar UGM Trail Run 2026 sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-77 UGM.

Bola.com, Jakarta - KAGAMA Lari Untuk Berbagi (KLUB) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar UGM Trail Run 2026 sebagai bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-77 UGM.

Memasuki tahun keenam penyelenggaraan sejak kali pertama digelar pada 2019, ajang lari lintas alam tersebut menargetkan partisipasi hingga 4 ribu pelari dari dalam maupun luar negeri.

UGM Trail Run 2026 akan berlangsung pada 26-27 September 2026 di Lapangan Gelora Hargobinangun, Kaliurang, Sleman. Tahun ini, panitia menghadirkan lima kategori lomba; 7 km, 15 km, 30 km, 50 km, serta kategori baru 77K Relay untuk memperingati usia ke-77 UGM.

"Tahun ini merupakan penyelenggaraan keenam kami. UGM Trail Run bukan hanya tentang berlari, tetapi juga membawa misi edukasi dan kepedulian sosial yang terintegrasi dalam seluruh rangkaian kegiatan," ujar Ketua Panitia UGM Trail Run 2026, Budi Susila, Sabtu (6/6/2026).

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Usung Konsep Run, Edu, Care

UGM Trail Run 2026 tetap mengusung konsep utama 'Run, Edu, Care' yang selama ini menjadi identitas ajang tersebut. Konsep itu diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berlari yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, namun juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui konsep Run, panitia menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga lari, khususnya trail running yang popularitasnya terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, konsep Edu diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukasi sebelum hingga saat pelaksanaan acara. Panitia menggandeng sejumlah pihak, seperti tenaga medis dari RSUP Dr. Sardjito, pelatih lari, Balai Taman Nasional Gunung Merapi, hingga BMKG untuk memberikan pemahaman terkait keselamatan berlari, mitigasi bencana, serta pelestarian lingkungan.

"Kami sudah menggelar berbagai talkshow dan pelatihan terkait emergency rescue, pertolongan pertama, hingga teknik berlari yang aman dan nyaman. Edukasi ini akan terus berlanjut hingga pelaksanaan event nanti," jelas Budi.

 

Dorong Kepedulian Sosial Lewat Program Beasiswa

Aspek kepedulian sosial juga jadi perhatian utama dalam penyelenggaraan UGM Trail Run 2026. Melalui konsep Care, sebagian biaya pendaftaran peserta akan dialokasikan untuk mendukung program beasiswa bagi mahasiswa UGM yang membutuhkan bantuan finansial.

Pada awal 2026, KLUB telah menyerahkan dana beasiswa senilai lebih dari Rp500 juta kepada UGM. Langkah tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi komunitas dalam mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu.

Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sudjito, mengapresiasi konsistensi komunitas Kagama yang mampu memadukan olahraga dengan aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Di tengah situasi ekonomi yang tidak mudah, kita perlu terus bergerak, berolahraga, sekaligus peduli kepada sesama. UGM memiliki komitmen agar tidak ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena alasan ekonomi, dan komunitas ini membantu mewujudkan komitmen tersebut," kata Arie.

 

Rute Lebih Aman, Antusiasme Peserta Meningkat

Untuk mengakomodasi peningkatan jumlah peserta, panitia memindahkan venue utama ke Lapangan Gelora Hargobinangun yang dinilai memiliki kapasitas lebih besar. Pelaksanaan teknis juga didukung oleh Trail Runner Yogyakarta (TRY) sebagai race organizer.

"Kami memperkirakan jumlah peserta meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu. Karena itu sejumlah jalur diperlebar dan dibuat alternatif lintasan agar tidak terjadi penumpukan peserta, terutama di area-area sempit dan menantang," papar Race Director UGM Trail Run 2026, Roostian Gamananda.

Antusiasme peserta pun sudah terlihat sejak dibukanya pendaftaran early bird pada April lalu. Slot yang tersedia ludes dalam hitungan menit. Hingga akhir Mei, lebih dari 1.300 peserta telah terdaftar, termasuk pelari dari Eropa dan Asia seperti Belarus, Ceko, dan Jepang.

Selain itu, panitia juga menyiapkan expo yang melibatkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal untuk mendukung geliat sport tourism di kawasan Sleman dan Yogyakarta.

Pendaftaran UGM Trail Run 2026 masih dibuka hingga 23 Agustus 2026 melalui situs resmi penyelenggara. Dengan latar kawasan wisata Kaliurang dan lereng selatan Gunung Merapi, ajang ini diharapkan mampu menjadi perpaduan antara olahraga, edukasi, aksi sosial, serta penggerak perekonomian masyarakat sekitar.

Video Populer

Foto Populer