Sukses


Liga Spanyol: Gerard Pique Jadi Pusat Perpecahan di Ruang Ganti Barcelona, Bikin Rekan-rekannya Berang

Bola.com, Barcelona - Gerard Pique dikabarkan jadi pusat perpecahan di ruang ganti Barcelona setelah secara mengejutkan meneken kontrak baru di Camp Nou hingga 2024. Manuver ini berlawanan kata-kata Pique sebelumnya yang berjanji membantu dan mendukung rekan-rekannya melawan rencana klub memotong 25 persen gaji pemain utama.   

Barcelona mengumumkan telah resmi memperpanjang kontrak empat pemain tim utama. Empat pemain yang dimaksud adalah Gerard Pique, Marc-Andre ter Stegen, Clement Lenglet, dan Frenkie de Jong, dengan masa perpanjangan bervariasi.

Barcelona menyebut perpanjangan ini dilakukan setelah kesepakatan tercapai lewat proses negosiasi selama berminggu-minggu, termasuk penyesuaian gaji sementara akibat pandemi Covid-19.

Saat ini, Barcelona sedang dilanda krisis finansial akibat pandemi virus corona. Presiden Barcelona yang dikabarkan akan segera kehilangan jabatannya, Josep Maria Bartomeu, melakukan segala cara untuk menyeimbangkan neraca keuangan klub.

Menurut Marca, Rabu (21/10/2020), targetnya dalam beberapa bulan ke depan adalah memotong gaji tim utama sebesar 25 persen. Dia kemudian berjanji kembali menaikkan kembali gaji mereka pada periode selanjutnya, yang tentu saja akan menjadi bumerang untuk presiden berikutnya.   

Ketika sebagian besar pemain meneken surat penolakan negosiasi dengan dewan klub, Pique malah tiba-tiba berbalik arah dan menandatangani kontrak baru. Manuver Pique itu dikabarkan memicu kemarahan rekan-rekannya di Barcelona.  

 

2 dari 3 halaman

Pique Menjilat Lagi Kata-katanya

Ter Stegen dan De Jong sejak awal emoh meneken surat penolakan negosiasi tersebut. Mereka memilih menempuh rute sendiri untuk memperbarui kontrak.

Situasi Pique lebih menarik. Sejak awal dia memang menandatangani surat itu, namun kemudian malah menjilat kembali kata-katanya.

Pada Rabu Barcelona memulai upaya merealisasikan pengurangan gaji pemain tim utama. Tak heran mereka telah mengumumkan empat kontrak baru hanya beberapa jam sebelum pembicaraan berlangsung.

Pada Maret 2020, Lionel Messi mengumumkan para pemain telah menerima pemotongan gaji 70 persen sehingga staf yang tidak bermain dapat tetap dipekerjakan selama pandemi.

Marca menyebut teknik ini sebagai 'memecah belah dan mengatur'. Dewan mencoba untuk membuat perpecahan dalam skuad, dan media Spanyol melaporkan ada celah 'besar' yang tercipta di ruang ganti Barcelona.

Sumber: Marca 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Video Populer

Foto Populer