Sukses


    Prediksi Bali United Vs Mitra Kukar: Peluang Menembus 5 Besar

    Bola.com, Gianyar - Bali United tak boleh berpuasa diri dengan hasil impresif kala merebut tiga poin dari kandang PS Barito Putera pekan lalu. Pasalnya, Mitra Kukar siap memupus harapan Serdadu Tridatu kala mereka bentrok di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (23/7/2016), pada pekan ke-11 pergelaran Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo. 

    Secara kualitas dan statistik, laga ini bakal seru. Anak asuh Indra Sjafrii dalam tren meningkat. Sementara itu, anak asuh Subangkit punya kecenderungan penurunan penampilan.

    Terakhir kali, Naga Mekes dipermalukan Bhayangkara Surabaya United 2-3. Namun pada lawatan kali ini Subangkit sangat percaya diri anak didiknya bakal mampu melampiaskan dendam pekan
    lalu di kandang.

    “Di TSC 2016 hanya beberapa tim yang  punya penampilan stabil. Sisanya, mayoritas masih naik turun. Jadi segala kemungkinan bisa terjadi pada laga nanti. Kami siap mencari tiga poin untuk membayar kekalahan dari Bhayangkara Surabaya United,” sebut Subangkit.

    Kendati berambisi menjinakkan Bali United, Subangkit biasa-biasa saja mempersiapkan skuatnya.

    Zulchrizal Gamal, performa Mitra Kukar belakangan menurun. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

    “Persiapan kami normal saja. Yang jelas pasti ada perubahan taktik dan strategi yang saya sesuaikan dengan karakter permainan Bali United. Kami akan bermain terbuka untuk memancing tuan rumah keluar menyerang,” tutur pelatih asal Pasuruan, Jawa Timur itu.

    Mantan arsitek Persiwa dan Sriwijaya FC ini berani main terbuka karena skuat Naga Mekes telah komplet lagi, setelah Arthur Cunha da Rocha (bek tengah) dan Rodrigo dos Santos (tengah) kembali merumput. Kehadiran Arthur Cunha memperkokoh lini belakang dan memberi rasa aman kepada kiper Shahar Ginanjar.

    “Dengan komposisi lengkap, kami berani tampil menyerang. Saya pribadi sangat suka dengan karakter tim ofensif. Yang jelas, anak-anak tak perlu merasa takut melakukan kesalahan. Prinsipnya harus tampil maksimal untuk merebut kemenangan mutlak,” ujar Subangkit.

     

    Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

    2 dari 2 halaman

    Murni Pemain Lokal

    Di sisi lain, pelatih Bali United, Indra Sjafri menegaskan duel kontra Mitra Kukar merupakan momentum anak asuhannya untuk beranjak ke papan atas klasemen TSC 2016.

    Bali United kini berada di peringkat sembilan dengan koleksi 15 poin dari 10 pertandingan. Mereka hanya terpaut tiga poin dari Persipura Jayapura yang ada di posisi lima besar. Jika bisa mencetak kemenangan menyakinkan amat mungkin menggeser Tim Mutiara Hitam.

    Jika sampai kalah di kandang konsekuensinya juga tidak enak. Mitra Kukar yang ada di posisi 10 dengan koleksi angka 13 bakal menyodok Bali United.

    "Kami harus bisa memanfaatkan momentum bagus ini. Kemenangan akan memperbaiki posisi kami di klasemen sementara. Selain itu kemenangan akan meningkatkan moral para pemain menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Mudah-mudahan pada saat pertandingan nanti taktik dan strategi yang saya siapkan berjalan dengan lancar dan hasil terbaik menjadi milik kami," ujar Indra Sjafri.

    Fadil Sausu (merah), Bali United berhasrat menembus lima besar. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

    Dalam pertandingan nanti Tim Serdadu Tridatu hampir pasti hanya murni memainkan pemain lokal. Trio impor Bali United: Lucas Patinho, Kiko Insa dan Ahn Byung-keon, masih cedera lantaran masih dalam pemulihan cedera.

    Namun menurut Indra, absennya tiga pemain tersebut tidak akan mengurangi kekuatan Bali United. Hal tersebut bisa dilihat dari bagaimana permainan tim asuhannya saat laga tandang melawan Barito Putera yang dimenangi dengan skor 1-0.

    Pemain lokal yang diturunkan ternyata mampu menggatikan peran para legiun asing. "Kami sudah terbiasa mengandalkan pemain lokal. Ya benar pemain asing membuat kami bertaji, tapi kami tetap siap jika mereka absen. Bali United bermain dengan patron kolektif, tidak bergantung pada sosok pemain tertentun," kata Indra Sjafri yang notabene mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 itu.

    Video Populer

    Foto Populer