Tunggu Panggilan Kumpul, Pemain SFC Ikut Turnamen 17 Agustus-an

oleh Riskha Prasetya diperbarui 12 Agu 2015, 16:17 WIB
Mahyadi Panggabean ikuti turnamen meriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI (Bola.com/Riskha Prasetya)

Bola.com, Palembang - Vakumnya kompetisi sebagai reaksi atas pembekuan PSSI yang dilakukan Kemenpora membuat mayoritas pemain harus pintar mengisi waktu yang kini luang. Maklum, bila biasanya mereka sibuk bermain mengikuti jadwal kompetisi, praktis kebiasaan itu berubah.

Berbagai aktivitas pun dilakukan para pemain untuk menyikapi situasi itu. Sebagai pesepak bola, kegiatan yang dipilih tetap tak jauh dari si kulit bundar. Semisal dua pemain Sriwijaya FC, Risky Dwi Ramadhana dan Jecky Arisandi. Mereka ikut memeriahkan turnamen sepak bola yang digelar Kodim 0418 Palembang untuk memeriahkan peringatan HUT kemerdekaan RI.

Advertisement

Menurut keduanya, kegiatan ini cukup bermanfaat guna menjaga kebugaran fisik dan tidak kehilangan sentuhan bermain. Risky dan Jecky bergabung dengan tim lokal dan bertanding di lapangan Garuda KM 10.

"Dulu memang setiap jelang 17 Agustus, biasanya banyak cukup turnamen sepakbola yang diadakan. Sebelum gabung di SFC, kami biasanya selalu ikut. Tahun ini karena kompetisi vakum akibat dibekukan Kemenpora, kami berpartisipasi kembali," ujar Risky, pemain muda terbaik ISL U-21 2013 ini.

Selain dua alumnus SONS Palembang tersebut, tim PS Putra Sukma juga diperkuat eks SFC lainnya, yakni Mahyadi Panggabean, Andi Irawan, dan Jarot.

Dalam pertandingan yang digelar Selasa (11/8), Putra Sukma harus mengakui keunggulan lawannya, PLN, dengan adu penalti. Babak tos-tosan harus dilakukan setelah selama 90 menit pertandingan normal, kedua tim sama-sama harus berbagi skor 2-2.

Risky sempat membawa Putra Sukma unggul 2-0 lewat sepasang golnya di babak pertama."Tidak masalah karena memang tidak ada persiapan khusus dan lebih untuk menjaga kondisi dan lawan lebih siap. Apalagi kalah di adu penalti lebih kepada keberuntungan yang belum berpihak," jelasnya.

Di sisi lain, Jecky dan Risky mengakui sudah manajemen SFC guna persiapan mengikuti Piala Presiden. "Seharusnya 10 Agustus kemarin sudah berkumpul, namun sepertinya ada pengunduran jadwal. Soal gaji pun tidak ada masalah, yang jelas kami sudah gatal ingin merumput lagi,” tambah Risky.

Hal senada dikatakan Jecky Arisandi. "Kadang kami nge-gym bersama di hotel Aryaduta dan sekali-kali ikut berlatih dengan tim lokal. Keikutsertaan di turnamen ini lebih untuk meramaikan saja," ungkapnya.

Semantara Mahyadi Panggabean menjelaskan dirinya akan segera bergabung dengan Persela Lamongan yang juga sudah dipastikan jadi salah satu kontestan Piala Presiden.

"Saya menyusul bergabung ke Lamongan. Saya sudah meminta izin karena ada urusan yang harus diselesaikan lebih dulu. Tidak banyak kegiatan yang dilakukan selama kompetisi vakum, hanya mengantar anak sekolah dan jaga kebugaran saja," ungkap pemain yang sekarang berdomisili di Palembang ini. 

Baca Juga :

Ini Alasan Sriwijaya FC Belum Panggil Pemain ke Palembang

Salut! ISL U-21 Terhenti, Sriwijaya FC U-21 Tetap Rutin Berlatih

Wawancara Raphael Maitimo: "Saya ke PSGC Ciamis? Itu Tak Benar!"