Pesan Ronaldo Jadi Motivasi Patrich Wanggai Hadapi Final

oleh Riskha Prasetya diperbarui 18 Okt 2015, 13:00 WIB
Penyerang Sriwijaya FC Patrich Wanggai siap memberikan yang terbaik pada final Piala Presiden melawan Persib Bandung, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10/2015).

Bola.com, Jakarta - Jelang partai final Piala Presiden, striker  Sriwijaya FCPatrich Wanggai, merasa santai dan sama sekali tidak merasa tegang. Ia pun sangat termotivasi untuk memenangkan partai puncak melawan Persib Bandung, Minggu (18/10) malam di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Yang pasti saya ingin untuk merebut gelar untuk masyarakat Sumsel dan suporter Sriwijaya yang sudah setiap memberikan dukungan selama ini. Namun, ada alasan lain yang membuat saya bersemangat, salah satunya adalah Sriwijaya merupakan klub non Papua pertama saya di Indonesia,” ungkap pemain yang juga pernah merumput di Malaysia ini

Advertisement

Sejak memulai karier bersama Persewon Wondama, Patrich memang terus berkiprah bersama klub asal Papua mulai Perseman Manokwari, Persidafon Dafonsoro hingga terakhir di Persipura Jayapura. “Bersama Persidafon, saya membawa tim tersebut lolos dari divisi utama menuju ISL,” jelas ayah dari satu putri ini.

Prestasi terbaik Patrich adalah saat jadi bagian dari Persipura Jayapura yang menjuarai kompetisi ISL di musim 2013. Striker yang mencuat namanya kala memperkuat SEA Games 2011 ini mengatakan dirinya kini mencoba peruntungan lain dan bertekad mengulangi kesuksesannya dahulu.

Patrich mengutip sebuah kalimat yang disampaikan oleh legenda sepak bola Brasil Ronaldo Luis Nazario de Lima, yaitu pemain terbaik tidak pernah takut bermain di mana pun dan harus menjadi juara di lebih dari satu klub.

“Sekarang saya tengah meniti sejarah baru bersama Sriwijaya. Meski tidak diunggulkan, sekarang tinggal sedikit lagi. Semoga di partai final kami mampu menyempurnakan semuanya,” ia menuturkan.

Soal dirinya yang masuk nomine pemain terbaik Piala Presiden, pemain yang pernah merumput bersama klub Malaysia Super League, T-Team ini, coba merendah dan menganggap semua itu berkat dukungan yang luar biasa dari pemain Sriwijaya lainnya selama ini.

“Ini hanya bonus karena semua pencapaian saya sejauh ini berkat dukungan mereka. Namun, itu sangat berarti dan memacu agar di final nanti bisa bermain lebih baik lagi,” ia memungkasi.

Baca juga :

Bak Srimulat, Belum Bertanding Persib dan Sriwijaya Rebutan Piala

Persib atau SFC? Ini Juara Piala Presiden Prediksi Arema Cronus

Final Piala Presiden, Jokowi Ajak Semua Pihak Tetap Tertib